Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    BMKG Batam: “Cuaca Kota Batam Awal Bulan September Cerah Berawan”
    15 jam lalu
    Bareskrim Terus Telusuri Kepemilikan Aset Bos THM Planet, Yuwanky
    16 jam lalu
    Pengusaha THM di Kepri Deklarasikan Pencegahan Peredaran Narkoba di Tempat Usahanya
    1 hari lalu
    Diduga Dampak Karhutla, Langit Batam Mulai Diselimuti Kabut Asap
    1 hari lalu
    Akibat Sakit Hati, ART Baru 10 Hari Kerja Bunuh Majikan
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
    2 hari lalu
    Lomba Jong di Pantai Wan Seri Beni Bintan
    2 hari lalu
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
    4 hari lalu
    Garuda Spark Hub Resmi Meluncur
    6 hari lalu
    Pasokan Air Baku Sei Pulai dan Gesek Bertahan Lebih Baik Dibanding Waduk Batam
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gedung Beringin, Batam
    1 minggu lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    2 minggu lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    2 minggu lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    3 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Tempat Aman Menyimpan Barang Elektronik Rawan Ledakan di Pesawat Terbang

Editor Redaksi 5 tahun lalu 1k disimak

MASKAPAI Penerbangan Garuda Indonesia melarang pengiriman seluruh HP merek Vivo di pesawar kargo mereka. Keputusan ini tertuang dalam surat edaran internal yang bocor di media sosial pada Selasa (13/4) beberapa waktu yang lalu.

Lewat surat tersebut, pelarangan HP Vivo di pesawat kargo Garuda Indonesia muncul setelah insiden smartphone Vivo Y20 yang terbakar di Bandara Hong Kong, Minggu (11/4). Insiden itu terjadi pada pesawat Hong Kong Air Cargo.

Aturan serupa sudah diberlakukan lebih dulu oleh Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA). Pada 2017, FAA mengeluarkan pedoman keamanan yang mengatur tempat teraman untuk menyimpan barang elektronik di pesawat.

Barang elektronik yang dimaksud meliputi laptop, tablet, handphone, dan perangkat lain yang didukung oleh lithium dan baterai ion.

Dilansir CNBC, FAA menekankan bahwa kargo adalah tempat yang berbahaya untuk menyimpan barang elektronik. Kantor Keamanan Bahan Berbahaya lembaga tersebut mengatakan, perangkat elektronik portabel tidak menimbulkan ancaman kebakaran saat dibawa ke dalam kabin pesawat.

FAA bahkan menegaskan bahwa pihaknya melarang keras perangkat yang mengandung logam lithium atau baterai lithium ion harus diangkut ke dalam bagasi kabin dan tidak ditempatkan di bagasi terdaftar. Kebijakan itu bukan tanpa alasan, menurut FAA, laptop dan barang elektronik lainnya lebih aman di letakkan di kabin penumpang.

“Perangkat yang mengandung logam lithium atau baterai lithium ion (laptop, smartphone, tablet, dan sejenisnya.) Harus diangkut dalam bagasi kabin dan tidak ditempatkan di bagasi terdaftar,” kata FAA.

Sebab, jika terjadi ledakan, penumpang dan awak kabin memiliki kesempatan untuk memadamkan api. Terlebih, jika ledakan itu dipicu oleh baterai yang ada pada perangkat elektronik.

Meski begitu, dekrit tersebut bukanlah aturan yang melarang maskapai penerbangan untuk mengizinkan barang elektronik masuk ke bagasi terdaftar. FAA menekankan, perangkat elektronik yang masuk ke dalam kargo penerbangan harus dalam posisi mati total atau OFF.

Selain itu, barang elektronik juga tidak boleh diletakkan dalam mode tidur (sleep), harus dilindungi dari aktivasi yang tidak disengaja, dan dikemas di tempat yang aman. Sehingga barang elektronik tersebut terlindung dari kerusakan.

Kebijakan ini dikeluarkan mendukung keluhan pelaku industri penerbangan AS, terkait aturan keamanan yang lebih ketat untuk penerbangan tertentu dari Timur Tengah ke AS yang dikeluarkan Departemen Keamanan Dalam Negeri negara tersebut.

Sebelumnya, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS melarang penumpang pesawat membawa perangkat elektronik yang lebih besar dari ponsel ke dalam tas jinjing. Kala itu, Homeland Security Homeland Security bertindak berdasarkan intelijen mengindikasi adanya aksi terorisme dengan menyembunyikan bahan peledak di perangkat elektronik.

Setelah aturan tersebut berlaku pada Maret 2017, para pendukung keselamatan memperingatkan potensi risiko ledakan baterai lithium-ion aktif yang diletakkan di dalam pesawat kargo. Ledakan yang ditimbulkan oleh baterai lithium-ion aktif diprediksi dapat menimbulkan insiden pesawat jatuh.

Kekhawatiran itu mendorong Cabang Keselamatan Kebakaran FAA untuk melakukan investigasi, guna melihat potensi bahaya meletakkan perangkat elektronik ke ruang kargo. Hasilnya, perangkat elektronik lebih aman diletakkan di kabin penumpang daripada di ruang kargo. (*)

Sumber : kumparan.com

Kaitan Barang Elektronik, Keamanan Penerbangan, Pesawat Terbang, Rawan Meledak, top
Redaksi 27 April 2021 27 April 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Pasca Penembakan Kabinda Papua | BIN Beri Label Teroris ke KKB
Artikel Selanjutnya Kue Jungkong Jajanan Khas Melayu Bangka di Batam Wonderfood Ramadhan

APA YANG BARU?

BMKG Batam: “Cuaca Kota Batam Awal Bulan September Cerah Berawan”
Artikel 15 jam lalu 162 disimak
Bareskrim Terus Telusuri Kepemilikan Aset Bos THM Planet, Yuwanky
Artikel 16 jam lalu 148 disimak
Pengusaha THM di Kepri Deklarasikan Pencegahan Peredaran Narkoba di Tempat Usahanya
Artikel 1 hari lalu 173 disimak
Diduga Dampak Karhutla, Langit Batam Mulai Diselimuti Kabut Asap
Artikel 1 hari lalu 197 disimak
Akibat Sakit Hati, ART Baru 10 Hari Kerja Bunuh Majikan
Artikel 2 hari lalu 234 disimak

POPULER PEKAN INI

50 Hektare Lahan di Bintan Terbakar: 67 Titik Karhutla Sejak Juli, Bintan Timur Paling Parah
Artikel 6 hari lalu 358 disimak
Garuda Spark Hub Resmi Meluncur
Pendidikan 6 hari lalu 301 disimak
Akses Southlink–UIB Masih Ditutup, Pengendara Nekat Terobos Trotoar
Artikel 6 hari lalu 297 disimak
Empat Hari Krisis Air di Batam, Warga Mulai Kesulitan
Artikel 4 hari lalu 281 disimak
Kemarau Panjang, 2 Sumber Air Bintan Masih Aman
Artikel 5 hari lalu 275 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?