Hubungi kami di

Gaptek? Gak Lah!

TikTok Kumpulkan Data Pengguna dari Wajah dan Suara

Mike Wibisono

Terbit

|

Ilustrasi, logo TikTok

PENGEMBANG aplikasi TikTok baru saja melakukan serangkaian pembaruan terkait kebijakan privasi. Dengan pembaruan mereka, maka TikTok bisa mengumpulkan data pengguna dalam bentuk wajah dan suara.

Pembaruan ini tercantum dalam catatan mengenai pengenal biometrik terbaru. Namun, data ini diklaim bisa diperoleh apabila mendapatkan izin hukum.

Hal ini diketahui dari versi terbaru di kebijakan privasi TikTok untuk pengguna Amerika Serikat. Terlihat ada perubahan pada opsi “Image and Audio Information”.

Dikutip dari Slashgear, Minggu (6/6/2021), TikTok menambahkan catatan bahwa aplikasi dapat mengumpulkan informasi dengan mengidentifikasi objek dan pemandangan yang muncul, keberadaan dan lokasi, wajah beserta anggota tubuh lain, suara, hingga teks yang dimasukkan.

BACA JUGA :  Ngobrol Bahasa Indonesia Bersama Speaker Pintar Google Home

TikTok mengaku, data ini didapatkan ketika kamu mengaktifkan beberapa fitur tambahan seperti efek audio khusus.

Begitu juga moderasi konten, klasifikasi demografi, rekomendasi konten, dan rekomendasi iklan.

Selain itu, TikTok juga dilaporkan merekam informasi pengguna hingga aktivitas mereka di dalam aplikasi. Beberapa informasi seperti email, nomor telepon, hingga informasi lain yang menyangkut pengguna akan direkam di TikTok.

Lebih lanjut, TikTok juga akan menyertakan sejumlah data lain seperti user agent, jenis jaringan, identifikasi, ID perangkat, status baterai.

Termasuk pengaturan audio, hingga perangkat audio yang terhubung seperti speaker bluetooth, mikrofon, ataupun headset.

(*)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook