NOVEL Coronavirus – 2019 – nCov atau Virus Corona menjadi pukulan berat bagi sektor pariwisata di Kepulauan Riau (Kepri) khususnya Kota Batam.
Virus yang mewabah hingga ke negara tetangga Singapura ini diperkirakan akan memangkas tingkat kunjungan wisatawan ke Batam, baik wisatawan mancanegara (Wisman) maupun wisatawan nusantara (Wisnus).
Berbanding terbalik dengan sector pariwisata, Virus Corona justru menjadi pemantik hadirnya peluang peningkatan sektor industri di Kepri. Industri di China yang mengalami perlambatan karena terpaan Virus Corona, membuat investasi di bidang industri beralih ke negara lain, termasuk di wilayah Kepri.
Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kepri, Akhmad Ma’ruf Maulana menuturkan, efek positif dari perlambatan yang terjadi di China sudah mulai dirasakan. Dimana order produk industri di beberapa perusahaan di Kepri sudah mengalami peningkatan, bahkan meningkat secara signifikan.
“Kita diuntungkan dengan adanya momentum Corona ini, dimana order yang sebelumnya di China bergeser ke kami. Di Muka Kuning (Kawasan Industri Batamindo) salah satu perusahaan sudah mendapatkan orderan dan kualahan untuk memenuhi permintaan,” kata Ma’ruf saat ditemui di Radisson Hotel and Convention pada Rabu (5/2) malam.
Ma’ruf melanjutkan, karena Virus Corona, dunia usaha tidak lagi melihat China. Sehingga para pengusaha dan pemerintah di Kepri harus bisa bersinergi dengan saling mendukung hadirnya investasi di Kepri.
Ia berharap pemerintah Provinsi Kepri bisa memberikan dukungan dalam aturan dan kebijakan dari pemerintah.
Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Indonesia, Anindya Bakrie menuturkan, Corona Virus memang memberi dampak besar, utamanya efek psikologis terhadap China.
Berkah itu, lanjut Anindya harus bisa disikapi dengan baik, tapi tetap harus dengan kewaspadaan. Sehingga efek positif yang diharapkan bisa terealisasi.
“Corona Virus ini harus disikapi dengan baik, tapi jangan juga dianggap enteng,” kata Anindya.
Di tempat yang sama, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pemerintahan Pemprov Kepri, Syamsul Bahrum menyampaikan, peluang positif dari hadirnya Virus Corona ini harus bisa dioptimalkan dunia usaha di Kepri.
Meskipun demikian, ia mengingatkan agar tetap bisa mengukur kemampuan sehingga bisa membuat peningkatan yang bisa berjalan optimal.
Pemprov Kepri, kata dia terbuka dengan berbagai inovasi yang akan dihadirkan alangan pengusaha demi tercapainya peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kepri. Syamsul juga mengajak kalangan pengusaha untuk bisa menjaga peningkatan pertumbuhan industry, khususnya di bidang konstruksi yang mengalami peningkatan besar di Kepri di 2019 lalu.
*(bob/GoWestId)


