Hubungi kami di

Ini Batam

La Nyalla : Kepri Diharapkan Sumbang Banyak Pengusaha Baru

iqbal fadillah

Terbit

|

Foto : © GoWest Indonesia

KETUA Dewan Perwakilah Daerah (DPD) RI La Nyalla Mattalitti berharap akan hadir banyak pengusaha baru Indonesia yang berasal dari Kepulauan Riau (Kepri). Harapan itu ia sampaikan ketika memberikan arahan kepada pengurus baru Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kepri yang dipimpin oleh Akhmad Ma’ruf Maulana di Radisson Hotel and Convention, Batam pada Rabu (5/2) malam.

La Nyala menjelaskan, dengan hadirnya pengusaha baru di Kepri, diharapkan bisa mengoptimalkan potensi luar biasa Kepri, yang saat ini dinilainya belum optimal. Mantan Ketua Kadin Jawa Timur ini juga mengajak kalangan pengusaha dan pemerintah di Kepri untuk bersama-sama menghadirkan solusi bagi berkembangnya indstri agar lebih baik lagi.

“Kepri dihadiahi sumber daya alam (SDA) luar biasa di Barat Indonesia, tapi faktanya industri loyo, Galangan kapal dijual. Untuk itu tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja, kita harus berfikir out of the box. Kita harus petakan apa masalah yang dihadapi Kepri, kami akan menyerap aspirasi dan berusaha mewujudkan aspirasi tersebut.

Negara ini membutuhkan enterpreneur. Saat ini Indonesia masih di bawah 3 persen pengusaha, kalah dari Malaysia 5 persen, Singapura 7 persen, Thailand 3 persen. Dibutuhkan sekitar 6 juta pengusaha baru untuk bisa menyentuh angka 4 persen pengusaha,” kata La Nyala dalam arahannya.

BACA JUGA :  Jelang Pilkada, KPU Batam Susun Ulang Jadwal Tahapan Pendaftaran Paslon

Terkait dengan pengembangan kawasan perbatasan seperti di Kepri, pihaknya telah mengajukan RUU perbatasan, tentang pengelolaan wilayah perbatasan negara. Dimana DPD RI ingin wilayah perbatasan seperti Kepri dikembangkan menjadi pintu gerbang aktivitas ekonomi dan perdagangan antar negara.

Realisasi proyek utama sebagai proyek prioritas strategis seperti FTZ Batam Bintan dan Karimun, serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) termasuk pembangunan jembatan Batam-Bintan diyakini sebagai langkah untuk mendukung kejayaan daerah perbatasan, selain mengembalikan kejayaan Batam di masa lalu. Untuk itu phaknya juga mendorong Pemprov Kepri untuk segera menyelesaikan Ranperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) sebagai acuan pengelolaan potensi kelautan dan kemaritiman.

Sinergi pengusaha dengan pemerintah daerah diharapkan dapat berjalan harmonis sehingga gagasan dan pemikiran dunia usaha dapat menjadi sumbangan bagi kejayaan Kepri di masa mendatang.

“Beberapa waktu lalu, saya sampaikan ke pak Jokowi, kami akan memajukan daerah dengan memberdayakan pengusaha lokal, jangan terus bergantung dengan BUMN. BUMN yang ada harus bersinergi dengan Kadin dan pengusaha lokal untuk membangun bersama dengan pengusaha,” kata dia lagi.

*(bob/GoWestId)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook