KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) akan segera memproses pengajuan alih fungsi lahan hutan lindung yang akan digunakan untuk memperpanjang landasan pacu Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) di Sei Bati, Kabupaten Karimun, Kepri.
Hal itu ditegaskan Wakil Menteri (Wamen) LHK, Alue Dohong, dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (16/7/2022).
Alue menyatakan akan mengupayakan proses alih fungsi hutan lindung untuk perpanjangan landas pacu Bandara RHA rampung tahun ini.
“Kita akan usahakan tahun ini, paling lama September sudah bisa keluar izin pelepasannya dan langsung jadi areal penggunaan lain (APL),” kata Alue Dohong dalam rapat terbatas bersama Gunernur Kepri, Ansar Ahmad, dan Bupati Karimun, Aunur Rafiq, di kantor Bandara RHA, Karimun, dikutip dari Antara, Sabtu (16/7/2022).
Kunjungan Alue Dohong ke Karimun, juga menyempatkan meninjau langsung kondisi bandara RHA Karimun yang masih belum memadai untuk didarati pesawat berbadan lebar.
Saat ini, Bandara RHA hanya memiliki panjang landas pacu 1.430 meter, sementara untuk didarati pesawat berbadan besar, panjang runway minimum 2.000 meter. Rencananya, manajemen Bandara RHA akan menambah panjangnya hingga 2.000 x 30 meter.
Dohong menyebutkan, berdasarkan SK Nomor 76 tertanggal 6 Maret 2015 kawasan hutan lindung yang berada di area Bandara RHA seluas 38,29 hektare dengan status DPCLS. Artinya hanya tinggal pelepasan saja.
“Kita komitmen bangun teras depan ini agar menjadi lebih bagus dan lebih kompetitif, sehingga kewibawaan bangsa ini semakin terbentuk. Apalagi Kepri ini, berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga,” ujar Dohong.
Sementara, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, usai rapat mengatakan jika Pemprov Kepri telah menghibahkan dana sebesar Rp 10 miliar untuk membebaskan lahan milik warga yang terdampak pengembangan Bandara RHA.
Sedangkan area pengembangan bandara yang melibatkan hutan lindung, kata dia, proses alih fungsinya sedang di proses dan akan segera direalisasikan September ini.
“Semua daerah yang ada di Kepri, kita dorong terus pengembangan infrastrukturnya. Untuk Karimun, salah satunya pengembangan infrastruktur bandara,” kata Ansar.
(*)


