Connect with us

Khas

ASN, Narkoba & Tempat Hiburan Malam di Batam

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

Ilustrasi Narkoba : © sensors.cs.umass.edu

PENANGKAPAN 1,1 ton sabu-sabu dari kapal Sunrise Glory oleh jajaran TNI AL beberapa hari kemarin, kembali membuka mata kita semua.

Narkoba sudah sedemikian mudah masuk ke negeri ini. Lantas, jika berhasil masuk, kemana barang-barang itu akan diedarkan?

Salah satu yang sering jadi sorotan adalah lokasi-lokasi Tempat hiburan Malam (THM).

Menyikapi temuan narkoba dalam jumlah besar tersebut dan kemungkinan alur peredarannya, Pemerintah Kota Batam sendiri akan membentuk tim pengawasan internal pegawai.

Khususnya dalam hal kunjungan ke tempat hiburan malam.

Walikota Muhammad Rudi dalam apel gabungan pegawai Pemko Batam di Dataran Engku Putri Batam Centre, Senin (12/2) pagi memegaskan hal itu.

“Tidak ada satupun pegawai Pemko yang masuk ke klub malam. Tidak terkecuali saya, Wakil Walikota, Kepala OPD. Saya minta Satpol PP awasi, nanti kita bentuk tim, wasdalnya (pengawasan dan pengendalian) Pak Sekda,” kata Rudi tegas.

Kebijakan ini ia buat menyusul baru tertangkapnya kapal berbendera asing yang memuat 1 ton sabu pekan lalu.

Rudi mengatakan posisi Batam yang berada di jalur perairan internasional berisiko menjadi lokasi transit berbagai hal termasuk barang terlarang seperti narkotika. Jika sebagian barang tersebut beredar di Batam, tentu akan berbahaya bagi masyarakat.

“Informasi semalam itu sangat menakutkan. Maka kita harus mulai dari kita dulu. Saya ingatkan, itu tidak ada gunanya, yakinlah,” katanya.

Rudi menegaskan bahwa meskipun di luar jam kerja, Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap memiliki tanggungjawab dan kewajiban yang mengikat. Termasuk aturan mengenai larangan terkait penyalahgunaan narkoba.

“Dari dulu sebetulnya saya larang pegawai Pemko masuk ke daerah yang tidak pas. Karena ada aturannya, tata tertib sebagai ASN harus diikuti. Melekat sampai pensiun, harus patuh pada aturan ASN-nya, bukan berarti di luar jam kerja boleh tak patuh,” sebutnya.

Menurutnya jika ada pegawai yang tertangkap melanggar kebijakan tersebut, akan diberi sanksi. Adapun sanksinya nanti disesuaikan dengan perbuatan pegawai itu sendiri.

Kepada Kepala Dinas Pendidikan, Rudi berpesan untuk melakukan hal serupa bagi anak usia sekolah. Ia minta Dinas Pendidikan membuat sistem untuk pengawasannya.

“Khusus anak-anak sekolah, coba bikin sistem, bagaimana supaya bisa kita kontrol. Harus kita selamatkan generasi penerus kita ini,” kata Rudi.

Rekam Jejak THM & Narkoba

PEREDARAN narkoba di lokasi-lokasi Tempat Hiburan Malam di Batam sulit dipungkiri.

Beberapa kali operasi razia yang dilakukan aparat, baik dari Kepolisian maupun Badan Narkotika Nasional mendapati temuan itu.

Misalnya saja Razia gabungan Polda Kepri dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri di sejumlah tempat hiburan malam di Batam pada 7 April 2016 silam. Petugas mengamankan 76 orang yang positif pengguna narkoba.

“Dari 132 orang yang dilakukan tes urine ditemukan 76 orang positif menggunakan narkotika. Di antaranya 45 orang laki-laki dan 31 orang perempuan,” kata Direktur Ditresnarkoba Polda Kepri saat itu, Kombes Pol Wiyarso.

Operasi dilakukan di Diskotek HH Club, Spinx, Pub dan KTV Billiar Center, Pasifik Batam, M One, Karoke Osean dan Karoke Permata.

Dalam operasi, petugas memang hanya mendapati pengunjung yang positif menggunakan narkoba. Sementara barang bukti tidak ditemukan.

Tujuh orang pengunjung tempat hiburan malam diperiksa terkait dugaan penyalahgunaan narkoba.

Kemudian temuan keterkaitan narkoba dan  THM juga didapati menjelang akhir tahun 2016 lalu.  Tujuh pengunjung tempat hiburan malam diamankan dari beberapa lokasi  yang berbeda pada 30 Desember 2016 malam.

Razia saat itu dilaksanakan oleh Direktorat Narkoba Polda Kepri, bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri. Tim Razia yang turun saat itu terbagi menjadi dua grup.

Mereka berpencar melakukan razia di tujuh tempat hiburan malam seperti Grand Dragon, Square, Billiard Centre, M One, dan beberapa lagi.

 (*)

Lanjutkan
Advertisement
Klik untuk memberi komentar
Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Gaptek? No!23 jam lalu

Google Maps VS. Waze, Mana yang Unggul?

DUA aplikasi berikut ini menjadi andalan banyak orang saat bepergian. Ada yang memilih Google Maps. Ada juga yang lebih sreg...

Pop & Roll24 jam lalu

Kenali Perilaku Copet

COPET ialah kejahatan jalanan yang bisa saja terjadi pada diri kita. Tak cukup kita menyadarai kita telah kecopetan lalu teriak,...

Pop & Roll24 jam lalu

Cara Tak Benar Keringkan Celdam di Pesawat

SUNGGUH, jangan Anda tiru perilaku ini. Sebuah video viral di medsos. Seorang penumpang mengeringkan celana dalam memanfaatkan saluran angin yang...

Pop & Roll2 hari lalu

Rambo yang Dikabarkan Telah “Pergi’

BINTANG film Rambo, Sylvester Stallone kembali dikabarkan meninggal. Apakah benar? Pada akun Instagramnya, @officialstallone, Senin (19/2/2018) kemarin, pemeran John Rambo...

Gaptek? No!2 hari lalu

Panduan Registrasi Simcard Jelang Deadline

BATAS pendaftaran SIM card terus mendekati akhir. Meski angka nomor seluler prabayar yang melakukan registrasi terus meningkat, ada baiknya melihat...

Otto Keren!3 hari lalu

Ujicoba Mobil Terbang yang Gagal Total

REALISASI mobil terbang akan mendekati kenyataan. Banyak perusahaan melihat ke dalam mesin terbang yang bisa merevolusi cara barang dan manusia diangkut....

Pop & Roll3 hari lalu

Jadi Pembantu Rafi Ahmad Hingga Menunggang Spiderman

MENYUNTING foto merupakan salah satu hobi yang marak dilakukan anak muda. Aplikasi sejuta umat seperti Photoshop adalah yang sering digunakan....

Inspiring Story3 hari lalu

Bad or Good? (Jahat atau Baik)

DALAM hidup sering kali kita disuguhi drama kenyataan yang membuat kita mengambil sikap penilaian terhadap hal itu. Ini jahat. Itu...

Pop & Roll4 hari lalu

Road to The Chainsmokers, Panitia makin Pede

RATUSAN penonton yang didominasi anak muda terlihat antusias menikmati lagu di bawah sorot lampu gemerlap pada konser Road to The...

Otto Keren!5 hari lalu

Motor Keren, Hunter Scooter

KEREN. Luke Sommen bersama dengan timnya dari Australia mengembangkan sebuah modifikasi sekuter selama dua tahun. Dari tangan kreatif mereka lahirlah...