Connect with us

Gaptek? Gak Lah!

WhatsApp Palsu Bisa Curi Data

iqbal fadillah

Dipublikasi

pada

Aplikasi Whatsapp di ponsel

APLIKASI yang populer digunakan banyak orang kerap menjadi sasaran para pelaku kejahatan cyber untuk memalsukannya.

Salah satunya WhatsApp.

Para pengguna diperingatkan agar mewaspadai WhatsApp versi palsu yang bisa mencuri data-data sensitif.

Penelitian yang diungkap firma riset keamanan Malwarebytes menyebutkan, beredar aplikasi WhatsApp palsu yang dinamai WhatsApp Plus. Aplikasi ini memang tidak ditemukan di Google Play Store atau Apple App Store, melainkan beredar melalui berbagai blog dan forum online.

Ketika pengguna menginstal dan membukanya, mereka akan disapa oleh logo WhatsApp berwarna emas. Di halaman tersebut terdapat opsi untuk menyetujui segala ketentuan dan tombol untuk melanjutkan.

Jika tombol hijau di-tap, pengguna akan diberitahu bahwa WhatsApp yang mereka instal merupakan versi lama. Karenanya, pengguna akan diberi pilihan untuk mengunjungi halaman Google Play Store untuk mendownload versi terbaru WhatsApp, atau memilih tombol ‘download’.

Karena tidak ingin repot berganti halaman ke Play Store, biasanya korban akan memilih opsi ‘download’. Jika tombol ‘download’ ditekan, pengguna akan dibawa ke sebuah halaman yang seluruhnya bertuliskan bahasa Arab. Malwarebytes menyebutkan, aplikasi WhatsApp palsu ini menawarkan fitur yang tidak ada di WhatsApp asli, yakni menjalankan empat akun WhatsApp berbeda secara bersamaan dan menyembunyikan notifkasi ‘sedang mengetik’.

Tentu saja iming-iming ini hanya akal bulus untuk menjerat korban. Seperti dikutip dari Express, Minggu (8/4/2014), aplikasi ini nyatanya mencuri informasi personal korban seperti nomor ponsel, nama, bahkan pesan yang dikirim maupun yang diterima.

Tidak diketahui siapa pembuat aplikasi palsu ini. Malwarebytes tidak bisa dengan mudah menyimpulkan bahwa source code aplikasi WhatsApp palsu ini ditulis oleh developer Arab hanya karena halaman pertama aplikasi tersebut menggunakan tulisan Arab.

Yang jelas, Malwarebytes mengingatkan agar pengguna WhatsApp hanya menggunakan aplikasi yang didownload dari toko aplikasi resmi seperti Google Play Store dan Apple App Store.

“Kode malware ini sangat kompleks. Tapu siapa pun yang membuat kode ini, kami sarankan Anda hanya menggunakan WhatsApp asli yang didownload di toko aplikasi resmi. Bahkan meski jika ada sedikit cacat pada WhatsApp resmi, tetap jauh lebih aman ketimbang mendownload aplikasi dari sumber yang tidak jelas,” tutupnya.

 

Sumber : Express / Detik

 

Lanjutkan
Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Jalan-Jalan Plesir3 hari lalu

9 Jam Trip Batam ke Dabo Singkep

SIAPA bilang perjalanan ke kabupaten Lingga dari Batam menggunakan kapal Roro KMP Sembilang tidak mengasyikkan? Bagi kalian para traveller, perjalanan...

Pilihan gowest.id3 hari lalu

Lihat Kepribadian dari Jabat Tangan

KEPRIBADIAN seseorang bisa terlihat dari berbagai hal, salah satunya caranya saat berjabat tangan. Sebuah penelitian terkini yang dilakukan University of Manchester menemukan...

Gaptek? Gak Lah!1 minggu lalu

Mobil Terbang Pertama di Dunia Siap Dipasarkan

SEKARANG, tidak hanya  pesawat atau helikopter yang dapat terbang, karena belum lama ini  sebuah mobil terbang komersial pertama di dunia, dipamerkan di  sebuah...

Pilihan gowest.id1 minggu lalu

Beda Bos dan Pemimpin

DI berbagai organisasi, institusi hingga perusahaan, lumrah kita temukan kepala yang mengelola sistem kerjanya. Tapi, kamu harus tahu. Tidak semuanya...

Ide2 minggu lalu

Barang yang Seharusnya Rutin Diganti, Tapi Jarang Kita Lakukan

MENJAGA rumah agar tetap bersih dan higienis butuh lebih dari sapu dan pel. Ada banyak barang rumah tangga yang harus diganti secara...

Gaptek? Gak Lah!2 minggu lalu

WhatsApp Palsu Bisa Curi Data

APLIKASI yang populer digunakan banyak orang kerap menjadi sasaran para pelaku kejahatan cyber untuk memalsukannya. Salah satunya WhatsApp. Para pengguna...

Gaptek? Gak Lah!3 minggu lalu

Google Tahu Rahasia Kamu!

Di tengah hingar-bingar soal privasi digital pasca skandal kebocoran data Facebook, kini warganet mulai perhatian dengan apa saja indivasi yang mereka...

Pop & Roll3 minggu lalu

Mereka Tidak Lulus SMA

KARIR bisa jadi penting. Tapi seyogyanya jangan sampai meninggalkan bangku sekolah. Beberapa nama besar selebritas Hollywood ternyata drop out atau tidak sanggup...

Pilihan gowest.id3 minggu lalu

Beda Masalah Antara Kulit Orang Asia, Kaukasia dan Afrika

ADA enam macam pembagian warna kulit berdasarkan pigmen melanin. Mulai dari kulit putih yang dimiliki orang Kaukasia hingga kulit hitam...

Jalan-Jalan Plesir3 minggu lalu

Kebiasaan Orang Indonesia Saat Sedang Berwisata

INDONESIA merupakan salah satu negara yang penduduknya gemar melancong. Baik untuk urusan bisnis, rekreasi keluarga, atau liburan untuk melepas lelah...