Hubungi kami di

Pilihan gowest.id

12 Tahanan Polsek Kabur Saat Petugas Jaga Tertidur Pulas

Zilfia Sarah

Terbit

|

12 tahanan kabur dari sel tahananPolsek Percut Sei Tuan, Medan. Tahanan dari berbagai kasus itu kabur saat petugas jaga tengah tertidur pulas.

Belasan tahanan kabur dengan cara merusak terali besi ruang tahanan. Kemudian, para tahanan kabur melalui ventilasi (lubang udara) gedung Mapolsek Percut Seituan.

Aksi para tahanan semakin leluasa saat mengetahui petugas jaga, Aiptu Haposan dan Brigadir Putra Surbakti tidur pulas. Akibat kejadian itu dua petugas jaga serta 3 Petugas SPK, Aiptu E M, Bripka P L dan Brigadir CW N diperiksa Propam Polresta Medan.

“Belum bisa kami pastikan apakah ada kelalain atau tidak. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap petugas jaga RTP,” ungkap Kombes Pol Sandi Nugroho, seperti dilansir dari sumutpos.co, jumat (30/12).

Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel menegaskan akan akan mengevaluasi Kapolsek Percut Seituan, Kompol Lesman Zendrato.

“Akan kami periksa. Atasannya akan dievaluasi juga,” jelas Rycko di laman itu.

Berhasil kaburnya tahanan ini, kata Rycko, karena terlalu banyak tahanan di Mapolsek Percut Seituan tersebut. Alhasil, tahanan yang sejatinya di dalam sel diposisikan di lorong.

“Over kapasitas,” katanya.

Sejatinya, kata dia, kapasitas tahanan itu hanya mampu menampung 50 orang. Namun kenyataannya, tahanan di Mapolsek Percut Seituan sebanyak 75 orang.

Menurut Kapoldasu, insiden 12 tahanan kabur ini pasti karena petugas penjaga lalai.

“Namanya tahanan pasti mau lari, makanya itu harus dijaga. Ini pasti karena kelalaian,” ujar jenderal bintang dua ini.

Ke-12 tahanan yang kabur yakni Yudi Sanjaya, warga Jalan Pipit 4 Perumnas Mandala, Dika Andrian, warga Jalan Bersama Gg. Amal Medan, Abdi Lubis, warga Jalan Balai Utama Gang Pisang Desa Tembung, Aprianto alias Black, warga Jalan Perhubungan Dusun 1 Desa Bandar Setia, Andes Sianturi, warga Jalan Lima Kel. Pulau Brayan, Abdul Imam, warga Jalan Bersama Gang Karya, Kel. Banten.

Novi Andri Syahputra, warga Jalan Antariksa Belakang Komp Paskhas, M Aldi Reza, warga Jalan Setia Budi Tj.Sari Gang Cempaka Kel.Selayang, Kasima Handayani, warga Jalan Selamat Ketaren Desa Medan Estate, M Fadli Reza,warga Jalan Baru Gang Pekantan, M Tahir Nasution, warga Jalan Letda Sujono Gang Kasih Kel. Bandar Selamat dan Agus Ramadani, warga Jalan Seser Kel. Sidorejo Medan.

Satu tahanan menyerahkan diri

Agus Ramadani warga Jalan Seser Kelurahan, Medan Tembung, salah seorang dari 12 tahanan Polsek Percut Sei Tuan yang kabur lewat jerjak ventilasi Ruangan Tahanan Kepolisian (RTP), Jumat (30/12) pagi, akhirnya menyerahkan diri, Jumat (30/12) sore.

Sebelum tersangka Agus yang terlibat kasus perampokan itu diamankan, pihak kepolisian terlebih dahulu menemui orangtua Agus di rumah. Di situ petugas meminta orangtua Agus untuk menghubunginya (tersangka-red), serta memintanya menyerahkan diri.

Setelah Agus dihubungi dan diberi pengertian orangtuanya, akhirnya ia menyetujui untuk berdamai. Jumat (30/12) sore tersangka menghubungi orang tuanya dan menyebutkan jika Agus berada di seputaran tempat pemakaman umum (TPU) Muslim Jalan Halat, Medan Area.

Atas informasi itu orangtua tersangka memberitahukan hal tersebut ke pihak kepolisian. Petugas Polsek Percut Sei Tuan saat itu juga menjemput tersangka ke lokasi yang dimaksud dengan menggunakan mobil pribadi. Setibanya di lokasi, tersangka yang menyerahkan diri itu kemudian diboyong ke Mako guna menjalani pemeriksaan. ***

 

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook