PENDIRI Go-JekĀ Nadiem MakarimĀ mengungkapkan bahwa setidaknya ada tiga alasan yang menjadi latar belakang penunjukannyaĀ sebagaiĀ Menteri PendidikanĀ dan Kebudayaan (Mendikbud).
“Alasan kenapa saya terpilih walaupun saya bukan dari sektor pendidikan adalah pertama saya lebih mengerti, belum tentu mengerti, tapi lebih mengerti apa yang akan ada di masa depan kita,” katanyaĀ setelah acara pelantikanĀ menteriĀ diĀ Istana NegaraĀ Jakarta, Rabu (23/10).
Nadiem, yang dikenal sebagai pembangunĀ perusahaanĀ teknologi, dinilai mampuĀ mengantisipasi tantangan masa depan, termasuk yang berkenaan dengan kebutuhan lingkungan pekerjaan pada masa mendatang.
“Sekali lagi ini adalah visiĀ BapakĀ PresidenĀ bukan visi saya,Ā link and matchĀ itu adalah saya akan mencoba menyambung apa yang dilakukan di institusi pendidikan, menyambung apa yang dibutuhkan di luar institusi pendidikan, agar bisa adaptasi dengan segala perubahan itu,” kata pria yang lahir di Singapura pada 4 Juli 1984 itu.
Alasan berikutnya berhubungan dengan pentingnya peranĀ teknologiĀ dalam mendukung pengembangan 300.000 sekolah dan 50 juta murid di Indonesia.
“Mau enggak mau peranĀ teknologiĀ akan sangat besar dalam semuanya, kualitas, efisiensi, dan administrasi sistem pendidikan sebesar ini ya, jangan lupa ini empat terbesar diĀ duniaĀ sistem pendidikan ini, jadi peranĀ teknologiĀ sangat penting,” katanya.
Alasan yang ketiga, menurut dia,Ā lantaranĀ PresidenĀ memerlukan sosok yang inovatif yang bisa mendobrak, yang tidak melakukan segala sesuai sebagaimana biasa.
“Mohon dukungan para milenial karena saya mewakili satu-satunya milenial di kabinet, jadi mohon dukungan teman-teman milenial,” kata alumnus Harvard Business School itu.


