Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Polda Kepri Pecat Tidak Hormat Empat Bintara Penganiaya Bripda Natanael
    5 jam lalu
    Tingkatkan Potensi Wisata, Pemkab Bintan Kembangkan Konsep Desa Wisata
    6 jam lalu
    MF Spesialis Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Bintan Timur
    7 jam lalu
    Triwulan 1 2026 Sektor Logistik Batam Meningkat 12%
    7 jam lalu
    Mantan Kades Sugi Karimun Divonis 1 Tahun dan 6 Bulan Penjara
    16 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
    1 hari lalu
    Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas Digelar di SMKN 1 Batam
    1 hari lalu
    Berapa Lama Emas Harus Disimpan Agar Menguntungkan?
    4 hari lalu
    Pemko Batam Rencanakan Bangun Zona Selamat Sekolah di SD Negeri 001 Batam Kota
    4 hari lalu
    Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    1 bulan lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Ragam

6 Sub Spesies Harimau Yang Masih Tersisa di Dunia

Editor Admin 5 tahun lalu 1.4k disimak

HARIMAU merupakan spesies kucing besar dengan ukuran terbesar di dunia. Hewan penyendiri dengan warna jingga dan garis hitam ini tersebar hanya di sekitar benua Asia dan merupakan predator puncak di habitatnya.

Daftar Isi
1. Harimau Benggala 2. Harimau Amur atau harimau Siberia 3. Harimau Indochina 4. Harimau China Selatan 5. Harimau Malaya 6. Harimau Sumatra

Salah satu fakta menyedihkan mengenai hewan ini adalah jumlahnya yang terus menyusut dalam satu abad terakhir. Dalam kurun waktu tersebut, tiga dari sembilan subspesies dari harimau telah punah. Hingga hari ini, tersisa enam subspesies harimau saja yang masih menjelajahi alam. Itu pun dengan jumlah yang sangat meprihatinkan.

Dari keenam subspesies yang tersisa, yuk, kita kenali bersama.

1. Harimau Benggala

Harimau Benggala

Harimau benggala atau bengal tiger tersebar di beberapa negara seperti India, Nepal, Bangladesh, dan Bhutan. Berkat persebarannya yang luas tersebut, populasi dari harimau benggala adalah yang terbesar dari seluruh subspesies harimau yang tersisa saat ini, yaitu hampir setengah dari total populasi harimau di seluruh dunia.

Menurut laman Tigers World, harimau benggala dapat dikenali berkat kaki yang tebal, gigi dan rahang yang kuat, serta motif pada ‘mantel bulunya’ yang berwarna kuning hingga jingga terang dan warna putih pada bagian perut dan kakinya. Motif tersebut dilengkapi dengan garis belang hitam keabuan yang berada di seluruh tubuhnya hingga bagian ekor yang berbentuk seperti cincin.

2. Harimau Amur atau harimau Siberia

Harimau Siberia

Harimau dengan nama latin Panthera tigris altaica ini merupakan subspesies harimau sekaligus jenis kucing terbesar di dunia. Harimau siberia tersebar di bagian timur Rusia dan sebagian kecil dipercaya juga ditemukan di Tiongkok dan Korea Utara.

Sempat hampir punah pada tahun 1940-an dengan hanya tersisa lima puluh individu di alam. Kini populasi dari harimau amur mulai bertambah dengan populasi lebih dari lima ratus ekor di alam.

Pada laman Wildcats Conservation Alliance, disebutkan bahwa ciri khusus pada harimau ini ada pada warna jingganya lebih terang daripada subspesies harimau lain. Tak hanya itu, mantel bulu pada harimau ini juga lebih panjang. Surai mereka pun lebih tebal ditambah dengan adanya bulu tambahan di kaki yang berguna untuk menghadapi iklim dingin di habitat aslinya.

3. Harimau Indochina

Harimau Indochina

Harimau indochina atau yang biasa disebut harimau corbett merupakan harimau yang sempat tersebar di beberapa beberapa negara seperti barat daya Tiongkok, Myanmar, Thailand, Laos, Vietnam, dan Kamboja. Kendati tersebar di banyak negara, ternyata populasi dari harimau ini di alam tidak lebih dari 400 individu.

Dikutip dari laman Tigers World, harimau Indochina termasuk harimau berukuran kecil, namun bukan yang terkecil dari keenam subspesies yang lain. Warna bulu mantel dari harimau ini sekilas mirip dengan harimau lain.

Hanya saja, jika diperhatikan lebih detail warna jingga dari harimau ini lebih gelap dan lebih keemasan. Selain itu, garis-garis belang pada harimau ini juga lebih tipis dari subspesies yang lain.

4. Harimau China Selatan

Harimau China Selatan

Harimau china selatan yang pertama kali diketahui pada tahun 1905 memiliki banyak kemiripan dengan harimau bengal, tapi dengan ukuran yang lebih kecil. Mereka masuk ke dalam daftar hewan yang paling terancam keberadaannya di dunia. Bahkan, sebenarnya harimau china selatan sudah dinyatakan punah di alam dan saat ini hanya tersisa beberapa ekor saja di penangkaran.

Menurut laman Tigers World, harimau china selatan merupakan salah satu harimau berukuran terkecil, tapi masih lebih besar dari harimau sumatra. Bulu mantel mereka lebih kekuningan dengan garis-garis hitam yang lebih tipis dan panjang daripada harimau bengal.

5. Harimau Malaya

Harimau Malaya

Dulu harimau malaya sempat dianggap subspesies yang sama dengan harimau indochina. Hingga pada tahun 2004 mereka baru dikenali sebagai subspesies yang terpisah dari harimau indochina.

Daerah persebaran harimau ini cukup sempit, yaitu hanya di sekitar Semenanjung Malaysia dan di ujung selatan Thailand. Sempitnya persebaran mereka pun berbanding lurus dengan kantong habitat yang memiliki lebih dari lima puluh ekor harimau malaya di dalamnya, dikutip dari National Geographic. Kendati demikian, saat ini populasi dari harimau ini ada direntang 200-300 individu di alam.

Ciri-ciri dari harimau malaya mirip dan bahkan cenderung sulit dibedakan dengan harimau indochina. Sebab sebenarnya dulu kedua harimau ini sempat dikenali sebagai subspesies yang sama. Perbedaan mencolok dari kedua harimau ini terletak pada susunan genetiknya yang tentu mustahil untuk dilihat dengan mata telanjang.

6. Harimau Sumatra

Harimau Sumatera

Seperti namanya, harimau sumatera adalah harimau endemik Indonesia yang hanya bisa ditemui di pulau Sumatra. Sebenarnya dulu ada pula harimau jawa dan harimau bali di Indonesia, namun keduanya telah dinyatakan punah.

Mirisnya, kini harimau sumatera juga sedang berada di dalam kondisi yang terancam. Populasi mereka saat ini tidak lebih dari empat ratus individu saja di alam liar sehingga mereka juga masuk ke daftar hewan terancam punah.

Melansir dari laman World Wildlife Fund (WWF), harimau sumatra merupakan subspesies harimau paling kecil di antara yang lain. Mereka juga dikenal dengan warna lebih gelap dari subspesies harimau yang lain.

Selain itu, motif garis hitam pada mantel bulu mereka lebih tebal dari saudaranya yang lain.

Itu dia keenam subspesies harimau yang masih tersisa di dunia. Mirisnya, seluruh subspesies harimau tersebut telah memasuki daftar merah IUCN yang membuat keseluruhan spesies harimau sudah terancam punah.

Total populasi harimau di seluruh dunia tidak lebih dari 4.000 individu saja di alam. Sehingga perlu program konservasi serius agar keenam subspesies yang tersisa tidak bernasib sama seperti Harimau Jawa, Harimau Bali, dan Harimau Kaspian. Semoga populasi mereka tetap terjaga agar generasi selanjutnya tetap bisa melihat kegagahan dan pesona dari harimau.

(*)

Sumber : TIGER WORLD | WILDCAT CONSERVATION ALLIANCE | WWF | IDNTIMES 

Kaitan Harimau, langka, Spesies, Sub spesies
Admin 17 Oktober 2021 17 Oktober 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Anugerah Parahita Ekapraya Buat Kepri
Artikel Selanjutnya Rahma Pastikan Pangkalan Gas Aman & Penuhi Syarat

APA YANG BARU?

Polda Kepri Pecat Tidak Hormat Empat Bintara Penganiaya Bripda Natanael
Artikel 5 jam lalu 57 disimak
Tingkatkan Potensi Wisata, Pemkab Bintan Kembangkan Konsep Desa Wisata
Artikel 6 jam lalu 73 disimak
MF Spesialis Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Bintan Timur
Artikel 7 jam lalu 77 disimak
Triwulan 1 2026 Sektor Logistik Batam Meningkat 12%
Artikel 7 jam lalu 77 disimak
Mantan Kades Sugi Karimun Divonis 1 Tahun dan 6 Bulan Penjara
Artikel 16 jam lalu 109 disimak

POPULER PEKAN INI

Kapolda Kepri Pastikan Proses Hukum Kematian Bripda Natanael Dijalankan Secara Transparan
Artikel 3 hari lalu 328 disimak
BP Batam Pastikan Pengadaan Pot Bunga Pakai Dana CSR
Artikel 3 hari lalu 289 disimak
BP Batam Segera Bangun Dua Jaringan Pipa Distribusi
Artikel 3 hari lalu 281 disimak
Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Kampung Jabi, Batu Besar
Artikel 4 hari lalu 273 disimak
Perkuat Sinergi Lintas Pemerintah, Menkum RI Kunker di Kota Batam
Artikel 3 hari lalu 251 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?