POSKO Angkutan Laut Lebaran secara nasional dijadwalkan mulai dibuka pada 13 Maret 2026 atau H-8 sebelum Idul Fitri.
Terkiat dengan hal tersebut, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Khusus Batam (KSOP) mulai bersiap menghadapi lonjakan penumpang angkutan laut menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran.
Kepala KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku, mengatakan posko tersebut akan menjadi pusat koordinasi pengawasan dan pelayanan selama periode angkutan Lebaran, baik untuk arus mudik maupun arus balik.
“Posko ini akan menjadi pusat kendali selama masa mudik dan arus balik. Kami ingin memastikan pelayanan kepada penumpang berjalan lancar sekaligus siap jika terjadi kondisi darurat,” ujarnya, Kamis (12/03/2026) seperti dikutip dari batampos.com.
Meski posko resmi dibuka pada H-8, KSOP Batam sebenarnya telah melakukan berbagai persiapan lebih awal. Takwim menyebutkan, pelaporan dan pemantauan internal bahkan sudah dimulai sejak H-15 Lebaran sebagai langkah antisipasi menghadapi peningkatan aktivitas di pelabuhan.
“Secara nasional posko dimulai 13 Maret atau H-8. Namun untuk kesiapan internal, kami sudah mulai lebih awal agar seluruh sistem pengawasan dan pelayanan benar-benar siap,” jelasnya.
Selama periode angkutan Lebaran, KSOP Batam juga akan menyiapkan posko di setiap pelabuhan penumpang di Batam. Posko tersebut berfungsi memantau pergerakan penumpang, memastikan keselamatan pelayaran, serta mempermudah koordinasi jika terjadi kondisi darurat.
KSOP Batam memproyeksikan jumlah penumpang angkutan laut pada Lebaran tahun ini akan meningkat sekitar 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18–19 Maret, sementara arus balik diprediksi memuncak pada 28–29 Maret.
Menurut Takwim, sejumlah pelabuhan diperkirakan menjadi titik konsentrasi penumpang, khususnya untuk rute domestik. Pelabuhan Sekupang dan Pelabuhan Telaga Punggur diproyeksikan mengalami pergerakan penumpang paling tinggi selama masa mudik.
Saat ini, KSOP Batam mengawasi tujuh pelabuhan penumpang di Batam, yakni Pelabuhan Sekupang Domestik, Telaga Punggur Ro-Ro dan Domestik, Pelabuhan Bintang 99, Harbour Bay Ferry Terminal, Batam Centre Ferry Terminal, serta Gold Coast Bengkong Ferry Terminal.
Selain menyiapkan posko, KSOP Batam juga telah melakukan evaluasi pelaksanaan angkutan Lebaran tahun sebelumnya untuk memetakan strategi pengawasan tahun ini. Berbagai potensi risiko pun telah diantisipasi melalui penyusunan rencana kontinjensi.
“Semua SOP sudah kami siapkan. Termasuk mengantisipasi kemungkinan penumpukan penumpang di pelabuhan, cuaca ekstrem, hingga potensi kebakaran kapal. Dari sisi pengawasan dan kesiapan operasional, kami pastikan siap,” kata Takwim.
Dengan berbagai langkah tersebut, KSOP berharap pelaksanaan angkutan laut selama periode Lebaran di Batam dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan nyaman.
(*/batampos)


