DUA orang nelayan selamat setelah kapal yang mereka tumpangi terbalik di perairan Pulau Putri, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Sabtu (14/03/2026) malam. Keduanya berhasil menyelamatkan diri sebelum tim SAR tiba di lokasi kejadian.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Kapal yang membawa dua orang kru itu sebelumnya berangkat melaut sekitar pukul 18.00 WIB.
Dua nelayan yang berada di kapal tersebut yakni Aris (57) dan Raja Wadi Harahap (49). Saat berada di sekitar perairan Pulau Putri, kapal yang mereka gunakan dilaporkan terbalik.
Salah satu korban sempat menghubungi rekannya melalui telepon untuk mengabarkan kondisi darurat yang mereka alami di tengah laut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli, melalui Danpos SAR Batam, Dedius Sembiring, membenarkan adanya laporan kecelakaan kapal tersebut.
“Benar, kami menerima informasi sekitar pukul 21.55 WIB dari pelapor. Namun saat tim akan bergerak ke lokasi, kedua korban sudah berhasil menyelamatkan diri,” ujar Dedius, Minggu (15/03/2026).
Setelah kapal terbalik, kedua nelayan tersebut berupaya bertahan di laut hingga akhirnya berhasil dievakuasi oleh kerabat mereka dan dibawa ke Pantai Nongsa.
Tim SAR yang menerima laporan sempat melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait, di antaranya Pos TNI AL Batam, Polairud Batam, dan KSOP Batam. Namun proses evakuasi oleh tim SAR tidak sempat dilakukan karena korban telah lebih dahulu ditemukan oleh keluarga.
“Korban semuanya dalam kondisi selamat dan sudah mendapatkan penanganan dari pihak keluarga,” jelas Dedius.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menjadi pengingat bagi para nelayan untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan saat melaut, terutama terkait kondisi cuaca dan kelengkapan keselamatan di kapal. (*)


