SEBUAH rumah mewah yang berada di Cluster Rosewood, Garden Avenue, Bengkong, Batam, digeledah tim Bareskrim Polri pada Senin (17/08/2026) malam, diduga merupakan salah satu rumah yang dimiliki oleh tersangka berinisial A, yang merupakan pemilik kasino.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Nona Pricilla Ohei, membenarkan bahwa rumah yang dimaksud merupakan rumah yang dimiliki tersangka A dalam pengungkapan kasino di Nine Stage Lounge and Bar, kawasan Nagoya, Batam beberapa hari sebelumnya.
Saat ini, tersangka A sudah dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut di Bareskrim Polri, beserta 8 orang lainnya yang telah ditetapkan tersangka.
“Benar itu rumah A, tersangka utama yang diamankan, saat ini ada 9 orang dan telah dibawa ke Bareskrim untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelas Nona, Rabu (19/8/2026) siang seperti dikutip dari Kompas.com.
Nona juga menjelaskan bahwa penangkapan dan pengungkapan kasus perjudian di Batam hingga penggeledahan terhadap rumah tersangka dipimpin langsung Wakabareskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifuddin.
Dalam penggeledahan yang telah berlangsung, penyidik membawa sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan perkara perjudian.
Namun, Nona belum mengungkap jenis maupun jumlah barang bukti yang diamankan.
“Ada beberapa barang bukti yang dibawa oleh tim penyidik dan untuk lengkapnya nanti akan disampaikan langsung oleh Pak Wakabareskrim,” ujarnya.
Sebelumnya, dalam penggerebekan kasino di Nine Stage Lounge and Bar, Ruko Nagoya Indah Blok B2 Nomor 9, Batu Selicin, Batam, kepolisian mengamankan 197 orang dari lokasi tersebut pada Sabtu (15/8/2026).
Mereka terdiri dari pemilik berinisial A, 2 manajer, 5 kasir, 1 pengawas, 25 penukar chip, 65 diler atau bandar, 2 marketing, dan 96 pemain.
Dari 96 pemain, 86 di antaranya merupakan warga negara Indonesia, sedangkan 10 lainnya warga negara asing yang terdiri dari tujuh warga China, dua Singapura, dan satu Malaysia.
Polisi juga menyita uang tunai sekitar Rp 7,79 miliar serta sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk aktivitas perjudian.
Barang bukti mesin tersebut antara lain 16 mesin tiel atau baccarat, 54 mesin scatter, 22 mesin mahyong, 1 mesin dadu, dan 14 mesin tembak ikan.
(*)


