POTENSI bahaya di area lahan kering kembali terbukti setelah kebakaran melanda kawasan Jalan Trans Barelang, tepat sebelum Jembatan I Barelang, pada Sabtu (22/8/2026) malam. Insiden yang menghanguskan sekitar tiga hektare lahan vegetasi kering ini sempat menjadi tontonan warga akhir pekan sebelum akhirnya berhasil dijinakkan oleh petugas.
Api mulai berkobar pada malam hari dan menjalar cepat ke bagian dalam lahan akibat banyaknya vegetasi serta semak kering. Kepulan asap tebal membubung tinggi dan terlihat jelas dari badan jalan hingga mengganggu pemandangan di sekitar kawasan.
Proses pemadaman berlangsung selama hampir dua jam. Sejumlah armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk memblokir pergerakan api agar tidak kian meluas di area yang rawan terbakar tersebut.
Kebakaran ini menarik perhatian para pengguna jalan dan wisatawan yang sedang menghabiskan akhir pekan di Jembatan I Barelang. Banyak di antaranya sengaja menghentikan kendaraan untuk menyaksikan kobaran api dari jauh, membuat kawasan tersebut kian dipadati massa.
Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan estimasi area terdampak mencapai tiga hektare. Penyebab pasti munculnya titik api masih dalam proses penyelidikan, sementara petugas terus menyisir lokasi untuk memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Mengingat kondisi cuaca yang sedang terik dan panas, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah atau material secara sembarangan, terutama di sekitar area lahan kosong yang rawan membakar vegetasi kering.
(dha)


