Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Gubernur BI Mendadak Mundur, Prabowo Siapkan Kepres Pemberhentian
    7 jam lalu
    Aniaya Seorang Warga Hingga Meninggal, Seorang Anggota Denpom jadi Tersangka
    19 jam lalu
    Unit Reskrim Polsek Bintan Timur Ringkus Pria Pemeras 10 Anak di Mantang
    1 hari lalu
    Penuh Tawa dan Nostalgia, Mantan Pegawai Pemko Batam Sambut HUT RI ke-81 di Taman Kolam
    1 hari lalu
    KKP dan BP Batam Bangun Kerjasama Permudah Layananan Sertifikasi Mutu Hasil Laut
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Alun-Alun Engku Putri Penuh Sorak, Event FIBA 3×3 2026 Ramaikan Batam
    21 jam lalu
    Bungkam China 22-9, Belanda Juara FIBA 3×3 Women’s Series Batam 2026
    2 hari lalu
    Curhat Penyandang Keterbelakangan Mental
    4 hari lalu
    31 Tim Basket 3×3 Internasional Mulai Berlaga di Batam Hari ini
    4 hari lalu
    KKP Lebur 11 Politeknik Menjadi Satu Bernama Institut Kelautan Indonesia
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    6 hari lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    1 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    3 minggu lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    3 minggu lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Merawat Kucing Kampung Hingga Pantas Dipelihara

Editor Redaksi 8 tahun lalu 2.3k disimak

KUCING merupakan salah satu hewan favorit untuk dipelihara.

Bentuknya yang lucu, dengan bulu halus, membuat sebagian orang jatuh cinta dengan kucing.

Apalagi kucing juga dikenal sebagai binatang yang suka diajak bermain.

Namun sayangnya, tidak sedikit juga‎ orang yang tidak menyukai binatang ini. Ada yang malah tidak segan-segan menyiksa kucing.

Seperti kucing-kucing liar atau pun kucing kampung. Melihat kucing-kucing yang penuh luka di tubuhnya tersebut, sekelompok pecinta kucing pun membangun sebuah komunitas penyelamat.

Berdiri sejak 9 Desember 2015. Komunitas bernama Cat Rescue Team (C.R.T) Batam, kerap melakukan penyelamatan masing-masing. Namun, karena keterbatasannya, mereka pun membentuk kelompok agar penyelamatan kucing lebih memadai.

“Rata-rata sudah melakukan aksi penyelamatan sendiri. Tapi yang namanya masuk ke rumah, pasti terbatas kucing yang bisa dibawa. Sementara jumlah kucing yang penuh luka itu banyak. Akhirnya kami bentuk komunitas ini, dan membuatkan shelternya,” ujar satu diantara founder Cat Rescue Team,‎ Heni Noviani kepada GoWest.ID.

Ia menyebutkan, melalui media sosial Facebook dan Instagram, para anggota CRT mengetahui dimana saja terdapat kucing dengan luka Parah. Mereka pun langsung melakukan penyelamatan, dan membawanya ke shelter.

“Dulu setiap ada kasus, kita pilih rumah member mana yang bisa dititipkan. Tapi lama-lama full juga, akhirnya kami carilah tempat untuk jadi shelter April 2016 lalu,” katanya.

Wanita yang akrab disapa Oppie itupun menjelaskan, shelter yang dibuatkan juga bukan rumah penampungan biasa. Melainkan sebagai rumah mampir ketika kucing tersebut sakit saja. Di sana, mereka akan mendapatkan perawatan, baik secara medis maupun asupan gizi dan kasih sayang.

“Harapan kami, ketika kucing-kucing masuk kemari dalam kondisi sakit, mereka bisa disembuhkan. Kemudian ada yang mengadopsinya. Kami juga membuat komunitas bukan supaya orang cuma bisa kasih tahu, itu di sana ada kucing yang perlu di rescue. Justru kami buat grup supaya, dimana ada kasusnya, siapa member yang terdekat di sana, mau mengamankan kucingnya. Lebih bagus lagi ketika sudah sembuh, dia mau mengadopsi kucingnya itu,” tuturnya.

Ia mengatakan, nyatanya cukup banyak orang yang akhirnya mengadopsi kucing-kucing malang tersebut. Atau sekedar menjadi donaturnya.

“Ada juga, meskipun misalnya matanya sudah buta. Atau yang terkena hernia. Itukan tidak sempurna. Tapi banyak juga yang cinta sama kucing seperti itu. Itulah yang membuat kami bersyukur juga,” ucapnya.

Komunitas inipun berkomitmen tidak akan menyuntik mati kucing yang mereka dapatkan. Tujuannya terbentuk komunitas ini, justru memberikan peluang lain bagi si binatang tersebut.

“Biasanya orang beranggapan, kasihanlah sakit kenapa tidak “ditidurkan” saja. Namanya rescue artinya kami mau kasih peluang lain, masa diambil untuk ditidurkan saja. Contohnya satu diantara anak kami, Mabeng, dia menderita kanker mulut. Jadi lama-lama daging dibagian mulutnya itu habis. Tapi dengan perawatan, dia masih bertahan sampai dua tahun,” tuturnya lagi.

‎Setiap kucing yang diselamatkan pun diupayakan untuk disteril dan dikebiri. Hal tersebut penting untuk menjaga kesehatan si kucing itu sendiri.

“Kami khawatir kalau tidak disterilkan, nanti banyak melahirkan, dan rahimnya bernanah atau ‎terkena virus lain. Lagipula, kalau disterilkan, mereka akan kembali seperti anak-anak. Jadi senang diajak bermain,” ucap founder lain, Lily Damaris.

Selain melalui facebook, komunikasi para anggota kitapun terbangun melalui grup what’sapp. Ia menyebutkan, komunitas ini mempunyai sembilan founder dengan enam pengurus. Serta lebih dari 4000 an member yang kebanyakan berada di Batam.

Bukan hanya menyelamatkan kucing biasa yang terluka, komunitas inipun membuka diri pada kucing-kucing ras yang mengalami hal serupa.

“Kadang ada juga pemilik yang tidak bertanggungjawab. Dan itu ada kasusnya. Pernah ada kucing ras dipukul sama tetangganya sampai matanya mengalami kebutaan. Karena sudah dianggap tidak sempurna, pemiliknya sudah tidak mau lagi,” ucap Lily.

Saat ini setidaknya ada 20 ekor kucing yang sedang mendapatkan perawatan dan menunggu orang yang tertarik untuk mengadopsinya di shelter C.R.T.

“Kami memang batasi maksimal 30 ekor di shelter. Kami juta tidak publish dimana shelternya, karena khawatir nanti ada‎ yang meletakan kucing sembarangan di sini. Kalau memang mau adopsi atau memberikan bantuan, bisa menyapa kami lewat facebook C.R.T Batam saja,” kata Lily lagi.

Bentuk Yayasan dengan berbagai Program Kerja

TIDAK hanya menyelamatkan kucing-kucing yang dalam keadaan terluka atau sakit, komunitas‎ yang juga membuat yayasan tersebut mempunyai berbagai program kerja lainnya.
“Setelah berjalan setahun, kami memang buatkan yayasan sahabat kucing terlantar. Itu tepatnya tanggal 6 Juni 2017‎. Jadi yayasan inilah yang menaungi, sehingga kami punya program kerja dan AD/ART yang jelas. Ini kami lakukan, karena memang dana yang diperlukan untuk mengobati kucing ini tidak sedikit,” ucap founder C.R.T, Aida.‎
Dalam sebulan, untuk tagihan saja sudah mencapai puluhan juta rupiah. Mulai dari sewa tempat shelter, perawatan medis kucing, asupan makanan, dan banyak lagi.
“Makanya kami ada ‎buat program usaha juga, karena kalau mengandalkan donasi saja, seberapa kuat itu,” ucapnya.
Adapun program-program kerjanya seperti street feeding, atau memberi makan kucing jalanan sebulan sekali. Arisan donasi, yakni arisan bulanan yang dilakukan member untuk diberikan kepada keperluan kucing.
“Arisannya Rp 50 ribu per orang. Nanti siapa yang tarik, dia akan jadi donatur of the month,” ucapnya.
Lalu ada juga program klenceng, atau tabung Rp 1.000 per hari, untuk disetorkan kepada yayasan setiap bulannya. Serta program member card, yang bekerjasama dengan beberapa merchant.
“Member card‎ untuk yang Platinum Rp 150 ribu, dan Gold Rp 100 ribu.‎ Jadi kami bekerjasama dengan beberapa merchant. Nanti yang beli member card, bisa dapat diskon vaksin di dokter hewan, atau diskon salon, make up artist, tempat makan dan lainnya. Nah uangnya kami buat untuk keperluan anak-anak (kucing) ini. Sedangkan merchantnya akan kami libatkan juga di setiap program kerja kami,” tuturnya.
Selain itu, ada juga program kerja membagi-bagikan pakan kepada shelter-shelter mandiri. Dengan pembentukan yayasan, mereka juga dapat memberikan bantuan pendampingan hukum terhadap kasus-kasus penelantaran atau kekerasan pada binatang, dalam hal ini kucing.
“Kalau di Jakarta sudah banyak kasus-kasusnya. Seperti yang kemarin anjing ditinggal pemiliknya di dalam mobil itu. Cuma selama ini diabaikan, karena hukumanya juga ringan kan. Nah, itupun sedang kami perjuangkan, supaya tindakan penelantaran ini bisa diberikan hukuman yang membuat efek jera”, tutup Aida.

(*/GoWest.ID)

Kaitan batam, kucing, penyelamat, top
Redaksi 12 Maret 2018 12 Maret 2018
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Pelabuhan Batuampar Jadi Prioritas Proyek Pembenahan Infrastruktur
Artikel Selanjutnya Gedung Baru RSBP Untuk Tangani Penyakit Jantung dan Otak

APA YANG BARU?

Gubernur BI Mendadak Mundur, Prabowo Siapkan Kepres Pemberhentian
Artikel 7 jam lalu 103 disimak
Aniaya Seorang Warga Hingga Meninggal, Seorang Anggota Denpom jadi Tersangka
Artikel 19 jam lalu 99 disimak
Alun-Alun Engku Putri Penuh Sorak, Event FIBA 3×3 2026 Ramaikan Batam
Sports 21 jam lalu 188 disimak
Unit Reskrim Polsek Bintan Timur Ringkus Pria Pemeras 10 Anak di Mantang
Artikel 1 hari lalu 152 disimak
Penuh Tawa dan Nostalgia, Mantan Pegawai Pemko Batam Sambut HUT RI ke-81 di Taman Kolam
Artikel 1 hari lalu 158 disimak

POPULER PEKAN INI

ABH Lakukan Penyambungan Pipa Air, Berikut Wilayah yang Akan Terdampak
Artikel 6 hari lalu 836 disimak
KKP Lebur 11 Politeknik Menjadi Satu Bernama Institut Kelautan Indonesia
Pendidikan 5 hari lalu 346 disimak
BP Batam Rekonstruksi Total Jalan Gajah Mada Mulai 25 Juli, Arus Dialihkan
Artikel 2 hari lalu 313 disimak
Kemenkeu Berikan Insentif Pajak 0% Selama 50 Tahun Untuk Investor di PFII
Artikel 3 hari lalu 298 disimak
Diduga Puting Beliung Sapu Kawasan PT VME Batu Ampar, Sejumlah Bangunan Rusak
Artikel 5 hari lalu 297 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?