PEMERINTAH provinsi Kepulauan Riau mendorong ekspor produk UMKM di Kepri pada tahun 2020 mendatang.
Untuk sampai ke tahap tersebut, pemprov Kepri melalui Dinas Koperasi dan UKM Kepri meminta bantuan kepada pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus guna menunjang perkembangan koperasi dan hasil UMKM di provinsi ini.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kepri, Agusnawarman mengatakan produk UMKM Kepri berpeluang besar masuk ke pasar internasional karena secara geografis berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
Untuk sampai ke tahap tersebut, pihaknya akan meminta bantuan kepada pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus guna menunjang perkembangan koperasi dan hasil UKMM.
Agus menyebut, sejauh ini sudah banyak produk UMKM provinsi Kepri yang diekspor. Khususnya Batam, menjadi daerah paling siap ekspor karena merupakan pusat industri sekaligus berbatasan langsung dengan negara – negara tetangga.
Agus juga menghimbau para pelaku UMKM di Kepri yang belum terdaftar di Online Data Sistem (ODS) maupun di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten/ Kota se-Kepri, agar dapat segera mendaftar.
Pasalnya banyak program pusat yang berorientasi pada peningkatan kualitas rasa, kemasan serta daya tahan produk agar bisa bersaing dengan produk – produk luar negeri.
Berdasarkan data di ODS, saat ini jumlah UMKM Kepri tercatat mencapai 1600 unit usaha.
(GoWestID)


