Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Rapor Merah Industri Perhotelan di Tengah Tren ‘Wisata Sehari’ Batam
    5 jam lalu
    Hindari Kendaraan Mogok, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Brio WN Singapura di Bintan
    5 jam lalu
    Polisi Jaring 33 Motor Berknalpot Brong di Batam
    9 jam lalu
    Kemkomdigi Desak Operator Eksekusi Utuh Putusan MK Soal Kuota Internet
    9 jam lalu
    Sepertiga Wilayah ‘Stress Area’ Batam Masih Tunggu Kepastian Air Bersih Hingga 2027
    9 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Bintan Triathlon 2026 Diikuti Atlet dari 32 Negara
    5 jam lalu
    Kontingen SMAN 1 Tanjungpinang Sabet 19 Medali Asia Pasifik
    9 jam lalu
    FIFA ASEAN Cup 2026, Menang Dramatis 9-2 Atas Bangladesh, Indonesia Singkirkan Malaysia
    3 hari lalu
    FIFA ASEAN Cup 2026, Laga Lawan Bangladesh Timnas Garuda Harus Menang Besar
    3 hari lalu
    Asian Games 2026, Panahan Sumbang Koleksi Emas untuk Indonesia
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    4 hari lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    5 hari lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    5 hari lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    2 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    4 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    8 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Para Hantu di Game Klasik Pac-Man

Editor Admin 5 tahun lalu 1.2k disimak

PADA 22 Mei 1980, tepatnya 41 tahun yang lalu, game Pac-Man diluncurkan dan langsung menjadi favorit banyak orang. Game papan alur (Maze) membuat ketagihan karena pemain harus menghindari empat hantu lucu yang berbeda warna.

Game Pac-Man didesain oleh Toru Iwatani yang saat itu baru berusia 24 tahun. Dia mengaku jika ide game tersebut muncul saat sedang mengeluarkan sepotong Pizza dari kotaknya.

Dia juga mengungkap jika game ini terinspirasi dari frasa onomatopoeic, paku-paku atau berarti chomp-chomp. Ada juga inspirasi dari simbol kanji dengan kata ‘taberu‘ yang berarti ‘memakan’.

Iwatani sangat ingin menarik minat pengguna untuk memainkan game ini. Maka dari itu dibuatlah karakter dalam game tersebut lebih imut atau dalam bahasa Jepang disebut ‘Kawaii’.

Iwatani pun membuat karakter hantu dalam Pac-Man dalam bentuk yang lebih berwarna dan mata yang lebih besar.

Game klasik Pac-Man

Hantu-hantu tersebut berjumlah empat jenis dengan warna yang berbeda-beda. Ada Blinky, Pinky, Inky dan Clyde. Masing-masing hantu itu memiliki peran yang berbeda-beda, di antaranya

1. Blinky
Blinky merupakan hantu berwarna merah. Dia sudah ditakdirkan untuk bisa mengikuti gerak Pac-Man atau berada di belakang Pac-Man. Dalam bahasa Jepang, Blinky disebut juga dengan Oikake yang artinya Chase.

2. Pinky
Hantu berwarna pink ini ditugaskan untuk selalu menghadang Pac-Man. Tidak heran jika dia pun selalu berada lebih dulu dari Pac-Man dan posisinya selalu berada di depan. Sedangkan Pinky dalam bahasa Jepang disebut Machibuse yang berarti penyergap (ambusher).

3. Clyde
Sedangkan Clyde, juga bertugas mengejar Pac-Man. Namun kadang-kadang perilakunya sama dengan Blinky si hantu merah. Kadang juga dia bergerak sesuai kemauannya sendiri. Inky dalam bahasa Jepang disebut Kimagure atau ‘berubah-ubah’ (labil).

4. Inky
Dia adalah hantu berwarna biru yang selalu bergerak tanpa bisa diprediksi. Dia kadang bisa berperan seperti Blinky, Pinky, atau kadang seperti Clyde. Clyde dalam bahasa Jepang disebut Otoboke yang artinya ‘pura-pura tidak tahu’.

(*)

Kaitan games, histori, Klasik, PAC man, sejarah
Admin 10 Oktober 2021 10 Oktober 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Goro Massal di 18 Titik, Sambut HUT Kota Otonom Tanjungpinang
Artikel Selanjutnya Jimmy Ho, Terpilih Jadi Ketua PHRI Kepri | Fokus Kembangkan Wisata Medis

APA YANG BARU?

Rapor Merah Industri Perhotelan di Tengah Tren ‘Wisata Sehari’ Batam
In Depth 5 jam lalu 95 disimak
Hindari Kendaraan Mogok, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Brio WN Singapura di Bintan
Artikel 5 jam lalu 121 disimak
Bintan Triathlon 2026 Diikuti Atlet dari 32 Negara
Sports 5 jam lalu 114 disimak
Polisi Jaring 33 Motor Berknalpot Brong di Batam
Artikel 9 jam lalu 179 disimak
Kontingen SMAN 1 Tanjungpinang Sabet 19 Medali Asia Pasifik
Pendidikan 9 jam lalu 150 disimak

POPULER PEKAN INI

Terkait Judul “Tambang Rexvin”, PT. Rexvin Group Beri Klarifikasi: Kami Bukan Perusahaan Tambang
Artikel 4 hari lalu 730 disimak
Penyelundupan 11,31 Kg Emas ke Singapura Gagal
Artikel 6 hari lalu 584 disimak
Uji Ketahanan Infrastruktur di Balik Lonjakan Investasi Rp500 Triliun Pusat Data Batam
In Depth 4 hari lalu 570 disimak
Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
Rupa 4 hari lalu 554 disimak
Nasib 1.025 Buruh PT Ghim Li Indonesia Masih Menggantung
Artikel 7 hari lalu 518 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?