Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    3 Kapal Pelni Layani Angkutan Mudik dari Tanjungpinang
    4 jam lalu
    Diskon Tiket Penyeberangan ASDP Batam untuk Lebaran 2026
    4 jam lalu
    Hutan dan Lahan di Bintan Terbakar Lagi, Waspada di Musim Panas
    4 jam lalu
    Rute Penerbangan Internasional Baru dari Batam ke Kuala Lumpur
    4 jam lalu
    Harga Tiket Ferry Batam – Singapura Naik, Gubernur Minta untuk Operator Ferry Jaga Tarif
    4 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    2 jam lalu
    Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
    4 jam lalu
    Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
    1 minggu lalu
    Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
    1 minggu lalu
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    3 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    2 hari lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 minggu lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    1 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 minggu lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    1 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    2 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Ragam

Lima Parfum Kuno Yang Masih Diproduksi Hingga Kini

Editor Admin 4 tahun lalu 821 disimak

ADA masa saat manusia menciptakan produk yang bertujuan untuk menutupi bau yang tidak sedap, dari dupa hingga rempah-rempah yang diaplikasikan ke tubuh. Lalu, tiba masa saat orang mulai menciptakan parfum dan bentuk wewangian lain mulai ditinggalkan.

Daftar Isi
1. 4711 Echt Kölnisch Wasser  2. Fougère Royale 3. Narcisse Blanc  4. Tabac Blond   5. Chanel N°5   

Konon, parfum paling awal berasal dari Yunani Kuno yang terbuat dari minyak ambergris, musk atau luwak, dengan aroma lain yang ditambahkan, biasanya dari bunga dan rempah-rempah.

Selama bertahun-tahun, resep wewangian terus dikembangkan tergantung selera masyarakat pada zaman tersebut.

Meskipun begitu, ternyata ada juga parfum “kuno” yang masih diproduksi hingga saat ini tanpa perubahan komposisi yang signifikan, seperti beberapa parfum ini. Parfum-parfum berikut terus diproduksi dengan mempertahankan resep asli meskipun usianya sudah lebih dari 1 abad sejak pertama kali diproduksi.

1. 4711 Echt Kölnisch Wasser  

Parfum ini telah diproduksi sejak lebih dari 200 tahun yang lalu, tepatnya 1792. Beberapa komposisi utama dari 4711 Echt Kölnisch Wasser mencakup lemon, jeruk, bergamot, lavender, rosemary, petitgrain, dan neroli. Secara keseluruhan, parfum ini memiliki aroma yang menenangkan, membuat rileks, dan menyegarkan.

Dijelaskan dalam laman resmi 4771, nama parfum ini diambil dari nomor rumah sang pencipta, yaitu Wilhelm Mülhens, yang tinggal di Glockengasse No. 4711. Parfum ini juga dikenal dengan nama lain Original Eau de Cologne.

2. Fougère Royale

Dijelaskan dalam situs resmi Parfums Houbigant Paris, Fougère Royale diproduksi pertama kali pada 1882 dari minyak jeruk dicampur dengan rempah-rempah Mediterania aromatik. Dianggap sebagai terobosan dalam dunia wewangian, aroma tanah dari Fougère Royale membuka segmen baru parfum lelaki dengan nada sensual, hangat, dan memancarkan kegembiraan.

Parfum ini sempat berhenti diproduksi untuk jangka waktu tertentu, tetapi kemudian diproduksi kembali pada 2010. Fougère Royale adalah parfum pertama yang diketahui telah menggunakan kumarin versi sintetis terisolasi, yang merupakan rasa dan aroma alami yang ditemukan dalam kacang tonka, kayu manis, rumput bison, dan beberapa teh hijau.

3. Narcisse Blanc  

Narcisse Blanc diciptakan oleh pembuat parfum Ernest Daltroff pada 1911. Dijelaskan dalam laman resmi Caron Paris 1904, komposisi utama parfum Narcisse Blanc adalah beberapa bunga jeruk dan beberapa herbal lembut.

Secara umum, parfum ini memiliki wangi yang segar, mewah, dan lembut. Parfum ini cocok untuk perempuan, baik yang memiliki karakter feminin maupun tomboi.

4. Tabac Blond   

Dijelaskan dalam laman resmi Caron Paris 1904, pada 1919 setelah Perang Dunia II berakhir, Ernest Daltroff ingin membuat wewangian pertama dalam sejarah yang didominasi aroma kulit untuk laki-laki. Sayangnya, parfum ini ternyata dinilai terlalu inovatif oleh banyak laki-laki pada masa itu. Namun, tanpa disangka wewangian dengan aroma kulit ini ternyata mendapat sambutan baik dari para perempuan.

Selain aroma kulit dan tembakau, Tabac Blond juga memiliki nada anyelir, mawar turki, dan kenanga dengan cedar musky, nilam, cengkih, dan vanila. Produksi Tabac Blond sempat dihentikan selama beberapa waktu sebelum kemudian diproduksi kembali.

5. Chanel N°5   

Menurut laman resmi Chanel, Chanel N°5 diciptakan pada 1921 dan memancarkan esensi feminitas berupa aroma abstrak, misterius, dan memancarkan kekayaan bunga yang luar biasa. Parfum ini dibuat oleh pembuat parfum Prancis/Rusia, yaitu Ernest Beaux. Parfum ini diberi nama N°5 karena Ernest Beaux meluncurkan koleksi ini pada hari ke-5 bulan ke-5.

Awalnya, Chanel N°5 diberikan sebagai hadiah untuk teman dekat dan pelanggan khusus, tetapi kemudian diproduksi untuk umum karena banyaknya permintaan dari pelanggan. Chanel No. 5 dianggap sebagai wewangian yang tidak stabil karena baunya berbeda pada setiap orang yang memakainya. Namun, secara umum, Chanel  N°5 memiliki nada mawar, melati, jeruk, dengan sedikit vanila.

Sudah tentu, semua parfum ini memiliki aroma khas yang banyak disukai sehingga tetap diproduksi meskipun resepnya telah berusia lebih dari 2 abad sejak pertama kali diproduksi. Untuk kamu yang merupakan penggemar parfum, apakah kamu tertarik mencoba parfum-parfum kuno ini?

(*)

Sumber : IDN TIMES

Kaitan Parfum kuno, pop, Wangi
Admin 14 Desember 2021 14 Desember 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kepri Masuk 11 Provinsi Yang Sudah Bisa Gelar Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Mulai Selasa (14/12/2021)
Artikel Selanjutnya Pembangunan Jalan Tanjakan Southlink Hampir Rampung

APA YANG BARU?

Dua Karakter Berbeda Orangtua
Catatan Netizen 2 jam lalu 27 disimak
3 Kapal Pelni Layani Angkutan Mudik dari Tanjungpinang
Artikel 4 jam lalu 62 disimak
Diskon Tiket Penyeberangan ASDP Batam untuk Lebaran 2026
Artikel 4 jam lalu 56 disimak
Hutan dan Lahan di Bintan Terbakar Lagi, Waspada di Musim Panas
Artikel 4 jam lalu 55 disimak
Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
Lingkungan 4 jam lalu 53 disimak

POPULER PEKAN INI

Penangkapan Upaya Pengiriman Pekerja Migran Ilegal di Batam
Artikel 6 hari lalu 270 disimak
Lokasi Insiden Tugboat Terbalik di PT ASL Terus Dipantau Pihak KSOP Batam
Artikel 6 hari lalu 239 disimak
Baznas Batam Salurkan Bantuan Kepada 1.870 Penerima dan 300 Penyandang Disabilitas
Artikel 5 hari lalu 227 disimak
Bandara Hang Nadim Siapkan 248 Penerbangan Ekstra
Artikel 6 hari lalu 207 disimak
Larangan Gratifikasi Bagi ASN Menjelang Idulfitri di Batam
Artikel 6 hari lalu 194 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?