Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Dua Warga Dilaporkan Meninggal Dalam Bentrokan di Setokok
    9 jam lalu
    Sengketa Lahan di Barelang Memanas, Bentrokan Pecah di Jembatan III Setokok
    10 jam lalu
    Lajur Prioritas Trans Batam Diterapkan Bertahap, Mulai Batam Center
    21 jam lalu
    Cegah Aset Kabur, Buruh PT Ghim Li Batam Bersiaga 24 Jam di Depan Pabrik
    21 jam lalu
    Hujan Ringan Diprakirakan Basahi Batam Siang Hingga Sore
    22 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Warga Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
    9 jam lalu
    Siswa Tanjungpinang Dialihkan Belajar Daring hingga 18 September 2026
    9 jam lalu
    Kebakaran Lahan Berulang di Desa Sebong Pereh; Diduga Sengaja Dibakar
    3 hari lalu
    Ekspedisi Dokumentasi Prasasti Pasir Panjang 1955
    7 hari lalu
    “Absensi Digital Langsung ke WhatsApp Orang Tua’
    7 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    6 hari lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    1 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    1 minggu lalu
    Tanjung Lamun, Batam
    1 minggu lalu
    Gunung Kijang, Bintan
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Ragam

Orangtua Narsistik, Bagaimana Dampaknya pada Anak?

Editor Admin 5 tahun lalu 1k disimak

Orangtua Narsistik, Bagaimana Dampaknya pada Anak? Jika seorang anak memiliki orangtua dengan sifar narsistik, apa yang akan terjadi pada kehidupan anak?

Daftar Isi
Orangtua yang memiliki sifat narsistik dapat menyiksa anaknya secara emosional.Lalu, beberapa narsistik terkadang bersikap “hot and cold.”

SIFAT narsistik dapat didefinisikan sebagai kondisi mental yang membuat seseorang merasa bahwa dirinya sangat penting, memerlukan perhatian terus menerus, namun kurang empati pada orang lain.

Mereka yang mengalami kondisi ini juga akan mementingkan dirinya sendiri dan tak ragu memanfaatkan orang lain uhtuk mendapatkan keinginannya.

Dari luar, orang narsistik akan terlihat sangat percaya diri, meski pikirannya sangat rapuh dan tak dapat menerima kritik.

Nah, bagaimana jika orang dengan kondisi narsistik ini menjadi orangtua?

Dilansir dari Moms, anak yang memiliki orangtua narsistik bisa menderita trauma emosional dan psikologis yang bisa terbawa hingga dia beranjak dewasa.

Efek pengasuhan oleh orangtua narsistik pun akan berbeda karena beberapa hal, seperti tingkat narsisme yang dimiliki orangtua atau apakah kedua orangtua merupakan narsistik atau bukan.

Untuk mengetahui bagaimana pola asuh orangtua narsistik pada anak dan dampaknya, simak paparan berikut ini.Pola asuh orangtua narsistik

Orangtua yang memiliki sifat narsistik dapat menyiksa anaknya secara emosional.

Pasalnya, mereka yang mengalami gangguan narsistik akan memiliki perilaku penuh kritik dan defensif.

Akibatnya, mereka tidak dapat menjalin hubungan yang sehat dengan siapapun, termasuk anak-anaknya.

Kebutuhan emosional anak-anak mereka juga tidak akan terpenuhi dan seorang narsistik tentu tidak akan mempedulikannya.

Pasalnya orang narsis akan lebih memperhatikan kebutuhan dirinya dibanding orang lain, sesuatu yang sudah menjadi ciri mereka.

Orangtua narsistik pun akan memiliki ekspetasi tinggi pada anaknya dan ingin selalu dihormati serta disayangi, namun, mereka tidak melakukan hal yang sama pada anaknya.

Lalu, dikutip dari laman Psychology Today, anak dengan orangtua narsistik biasanya akan dididik untuk percaya bahwa perasaannya tidak penting. Akibatnya, anak tidak mampu mengembangkan sense of self atau rasa diri.

Anak juga tidak diperbolehkan melampaui orangtuanya, namun tidak boleh mempermalukan keluarganya.

Lalu, beberapa narsistik terkadang bersikap “hot and cold.”

Artinya, terkadang dia akan memarahi dan berteriak pada anaknya, namun akan memuji anak di momen lain.

Hal ini akan membuat anak tumbuh dengan perasaan bingung, merasa tidak dicintai, dihakimi, dan tak betah di rumah sendiri.

Tak hanya itu, para narsistik juga sangat peduli pada penampilan mereka dan akan menaruh ekspretasi tinggi terkait hal itu pada anak-anaknya.

Orangtua narsistik pun tak akan percaya atau tidak merasa bahwa dia melukai anaknya.

Mereka hanya berpikir bahwa mereka orangtua terbaik meski anak-anaknya tidak menyukainya.

Orangtua seperti ini pun cenderung tidak mau mendengarkan ketakutan dan kekhawatiran anak, yang akan berdampak buruk pada kesehatan mentalnya.

Apa efeknya?

Anak-anak dari orangtua narsisis akan mengalami luka emosional dan psikologis karena tidak mendapatkan empati dari orangtuanya.

Perkembangan emosional anak pun akan terhambat karena dia tumbuh di bersama orangtua yang mengutamakan dirinya sendiri.

Hasilnya, anak-anak ini akan menghabiskan masa dewasa mereka dengan mencari rasa aman dalam hidupnya.

Harga diri (self-esteem) anak-anak ini pun rendah. Bahkan, tak jarang mereka telah menderita depresi dan gangguan kecemasan sejak kecil.

Anak-anak ini pun akan tumbuh sebagai seoran people-pleaser (selalu ingin menyenangkan hati orang lain) dan mencari validasi emosional karena tak memahami cara menangani emosi dengan cara yang sehat.

Tentu saja, semakin banyak penyiksaan emosional yang dialami anak, semakin parah pula efek traumanya saat anak beranjak dewasa.

Hal ini pun akan menjadi masalah karena anak-anak ini bisa terjebak dalam perilaku tidak aman saat berjuang untuk menghadapi trauma masa lalunya.

Lalu di bidang karir dan hubungan, tak jarang anak-anak ini tumbuh menjadi sosok yang kerap meragukan dirinya sendiri dan terlalu bergantung pada orang lain.

Kerusakan yang diderita anak-anak korban orangtua narsis pun sulit dihilangkan.

Bahkan, anak-anak ini bisa menderita PTSD (gangguan stres pasca trauma) atau rentan terjebak dalam hubungan tak sehat yang melibatkan pasangan narsis.

Terkadang, anak-anak ini juga tumbuh menjadi orang dewasa yang narsistik.

Namun, tak jarang anak-anak ini menemukan cara untuk mengatasi traumanya sendiri saat dewasa.

Misalnya, dengan menghindari keintiman dan menyalahkan diri sendiri atas perilaku buruk orang lain.

Ada pula yang sering merasa sedih saat memikirkan masa kecilnya.

Hingga kini, masih diragukan apakah narsisme bisa disembuhkan atau tidak. Namun, pemutusan siklus bisa dilakukan.

(*)

Sumber : Mom | Kompas | Psychology Today

Kaitan anak, Narsistik, orang tua
Admin 4 Februari 2022 4 Februari 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Hindari Lonjakan, Batam & Tg Pinang Dihimbau Taat Prokes
Artikel Selanjutnya Petugas Ditpam BP Batam Masih Amankan 15 unit Laptop Tak Bertuan

APA YANG BARU?

Warga Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
Lingkungan 9 jam lalu 117 disimak
Siswa Tanjungpinang Dialihkan Belajar Daring hingga 18 September 2026
Pendidikan 9 jam lalu 137 disimak
Dua Warga Dilaporkan Meninggal Dalam Bentrokan di Setokok
Artikel 9 jam lalu 145 disimak
Sengketa Lahan di Barelang Memanas, Bentrokan Pecah di Jembatan III Setokok
Artikel 10 jam lalu 136 disimak
Lajur Prioritas Trans Batam Diterapkan Bertahap, Mulai Batam Center
Artikel 21 jam lalu 141 disimak

POPULER PEKAN INI

Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
Artikel 5 hari lalu 872 disimak
Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
Tokoh 6 hari lalu 297 disimak
“Kapasitas Produksi Air Bersih di Batam vs Realitas Frekuensi Mati Air Bulanan”
In Depth 6 hari lalu 284 disimak
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya
Artikel 5 hari lalu 269 disimak
Diduga Mengangkut Barang Tanpa Dokumen Resmi, KM Cahaya Al Khair Diamankan BC Batam
Artikel 6 hari lalu 256 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?