Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Macet Parah Akibat Tabrakan di Simpang Gelael Sungai Panas
    18 jam lalu
    Ayah Kandung Cabuli Anak Balita Sendiri, Ditangkap Petugas Polsek Sagulung
    1 hari lalu
    Marak Kembali Aksi Pencurian Komponen Perangkat Traffic Light di Batam
    1 hari lalu
    Pembatasan Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen, Pemko Batam Diposisi Aman
    1 hari lalu
    BP Batam Himbau Masyarakat Waspadai Potensi Bahaya Kebakaran Hutan
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Tahun 2026 Kemenag Batam Buka PMB Satu Pintu Jalur Prestasi Pada MTs Negeri
    1 hari lalu
    Debut Manis Herdman, Timnas Menang 4-0 Atas Saint Kitts
    2 hari lalu
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    2 minggu lalu
    Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
    2 minggu lalu
    Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
    3 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    2 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    1 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Ragam

Orangtua Narsistik, Bagaimana Dampaknya pada Anak?

Editor Admin 4 tahun lalu 958 disimak

Orangtua Narsistik, Bagaimana Dampaknya pada Anak? Jika seorang anak memiliki orangtua dengan sifar narsistik, apa yang akan terjadi pada kehidupan anak?

Daftar Isi
Orangtua yang memiliki sifat narsistik dapat menyiksa anaknya secara emosional.Lalu, beberapa narsistik terkadang bersikap “hot and cold.”

SIFAT narsistik dapat didefinisikan sebagai kondisi mental yang membuat seseorang merasa bahwa dirinya sangat penting, memerlukan perhatian terus menerus, namun kurang empati pada orang lain.

Mereka yang mengalami kondisi ini juga akan mementingkan dirinya sendiri dan tak ragu memanfaatkan orang lain uhtuk mendapatkan keinginannya.

Dari luar, orang narsistik akan terlihat sangat percaya diri, meski pikirannya sangat rapuh dan tak dapat menerima kritik.

Nah, bagaimana jika orang dengan kondisi narsistik ini menjadi orangtua?

Dilansir dari Moms, anak yang memiliki orangtua narsistik bisa menderita trauma emosional dan psikologis yang bisa terbawa hingga dia beranjak dewasa.

Efek pengasuhan oleh orangtua narsistik pun akan berbeda karena beberapa hal, seperti tingkat narsisme yang dimiliki orangtua atau apakah kedua orangtua merupakan narsistik atau bukan.

Untuk mengetahui bagaimana pola asuh orangtua narsistik pada anak dan dampaknya, simak paparan berikut ini.Pola asuh orangtua narsistik

Orangtua yang memiliki sifat narsistik dapat menyiksa anaknya secara emosional.

Pasalnya, mereka yang mengalami gangguan narsistik akan memiliki perilaku penuh kritik dan defensif.

Akibatnya, mereka tidak dapat menjalin hubungan yang sehat dengan siapapun, termasuk anak-anaknya.

Kebutuhan emosional anak-anak mereka juga tidak akan terpenuhi dan seorang narsistik tentu tidak akan mempedulikannya.

Pasalnya orang narsis akan lebih memperhatikan kebutuhan dirinya dibanding orang lain, sesuatu yang sudah menjadi ciri mereka.

Orangtua narsistik pun akan memiliki ekspetasi tinggi pada anaknya dan ingin selalu dihormati serta disayangi, namun, mereka tidak melakukan hal yang sama pada anaknya.

Lalu, dikutip dari laman Psychology Today, anak dengan orangtua narsistik biasanya akan dididik untuk percaya bahwa perasaannya tidak penting. Akibatnya, anak tidak mampu mengembangkan sense of self atau rasa diri.

Anak juga tidak diperbolehkan melampaui orangtuanya, namun tidak boleh mempermalukan keluarganya.

Lalu, beberapa narsistik terkadang bersikap “hot and cold.”

Artinya, terkadang dia akan memarahi dan berteriak pada anaknya, namun akan memuji anak di momen lain.

Hal ini akan membuat anak tumbuh dengan perasaan bingung, merasa tidak dicintai, dihakimi, dan tak betah di rumah sendiri.

Tak hanya itu, para narsistik juga sangat peduli pada penampilan mereka dan akan menaruh ekspretasi tinggi terkait hal itu pada anak-anaknya.

Orangtua narsistik pun tak akan percaya atau tidak merasa bahwa dia melukai anaknya.

Mereka hanya berpikir bahwa mereka orangtua terbaik meski anak-anaknya tidak menyukainya.

Orangtua seperti ini pun cenderung tidak mau mendengarkan ketakutan dan kekhawatiran anak, yang akan berdampak buruk pada kesehatan mentalnya.

Apa efeknya?

Anak-anak dari orangtua narsisis akan mengalami luka emosional dan psikologis karena tidak mendapatkan empati dari orangtuanya.

Perkembangan emosional anak pun akan terhambat karena dia tumbuh di bersama orangtua yang mengutamakan dirinya sendiri.

Hasilnya, anak-anak ini akan menghabiskan masa dewasa mereka dengan mencari rasa aman dalam hidupnya.

Harga diri (self-esteem) anak-anak ini pun rendah. Bahkan, tak jarang mereka telah menderita depresi dan gangguan kecemasan sejak kecil.

Anak-anak ini pun akan tumbuh sebagai seoran people-pleaser (selalu ingin menyenangkan hati orang lain) dan mencari validasi emosional karena tak memahami cara menangani emosi dengan cara yang sehat.

Tentu saja, semakin banyak penyiksaan emosional yang dialami anak, semakin parah pula efek traumanya saat anak beranjak dewasa.

Hal ini pun akan menjadi masalah karena anak-anak ini bisa terjebak dalam perilaku tidak aman saat berjuang untuk menghadapi trauma masa lalunya.

Lalu di bidang karir dan hubungan, tak jarang anak-anak ini tumbuh menjadi sosok yang kerap meragukan dirinya sendiri dan terlalu bergantung pada orang lain.

Kerusakan yang diderita anak-anak korban orangtua narsis pun sulit dihilangkan.

Bahkan, anak-anak ini bisa menderita PTSD (gangguan stres pasca trauma) atau rentan terjebak dalam hubungan tak sehat yang melibatkan pasangan narsis.

Terkadang, anak-anak ini juga tumbuh menjadi orang dewasa yang narsistik.

Namun, tak jarang anak-anak ini menemukan cara untuk mengatasi traumanya sendiri saat dewasa.

Misalnya, dengan menghindari keintiman dan menyalahkan diri sendiri atas perilaku buruk orang lain.

Ada pula yang sering merasa sedih saat memikirkan masa kecilnya.

Hingga kini, masih diragukan apakah narsisme bisa disembuhkan atau tidak. Namun, pemutusan siklus bisa dilakukan.

(*)

Sumber : Mom | Kompas | Psychology Today

Kaitan anak, Narsistik, orang tua
Admin 4 Februari 2022 4 Februari 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Hindari Lonjakan, Batam & Tg Pinang Dihimbau Taat Prokes
Artikel Selanjutnya Petugas Ditpam BP Batam Masih Amankan 15 unit Laptop Tak Bertuan

APA YANG BARU?

Macet Parah Akibat Tabrakan di Simpang Gelael Sungai Panas
Artikel 18 jam lalu 54 disimak
Tahun 2026 Kemenag Batam Buka PMB Satu Pintu Jalur Prestasi Pada MTs Negeri
Pendidikan 1 hari lalu 56 disimak
Ayah Kandung Cabuli Anak Balita Sendiri, Ditangkap Petugas Polsek Sagulung
Artikel 1 hari lalu 70 disimak
Marak Kembali Aksi Pencurian Komponen Perangkat Traffic Light di Batam
Artikel 1 hari lalu 70 disimak
Pembatasan Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen, Pemko Batam Diposisi Aman
Artikel 1 hari lalu 76 disimak

POPULER PEKAN INI

Akhir Maret ini SPPG Batam Mulai Distribusikan Kembali MBG ke Sekolah
Artikel 3 hari lalu 302 disimak
Diskominfo Batam Sosialiasikan Larangan Penggunaan Medsos Anak Dibawah 16 Tahun
Artikel 3 hari lalu 297 disimak
Kantor Imigrasi Batam Tindak Lanjuti Keluhan Pemerasan Kepada WNA di Pelabuhan
Artikel 4 hari lalu 292 disimak
Terapkan WFA, Rabu 25 Maret ASN Pemko Batam Mulai Bekerja Kembali
Artikel 6 hari lalu 291 disimak
Bandara Hang Nadim Batam Siaga Lonjakan Penumpang Arus Balik Lebaran
Artikel 6 hari lalu 235 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?