Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    242 KK Telah Menempati Kawasan Hunian Baru di Rempang Eco-City
    4 jam lalu
    Terlibat Eksploitasi Seksual Anak Dibawah Umur, WNA Malaysia Ditangkap Polisi
    8 jam lalu
    UPTD PPA Batam Berikan Konseling Pada Anak Terindikasi Jaringan Terosrisme
    9 jam lalu
    Sabu 1.315,4 gram Ditemukan di Area Terminal Keberangkatan Bandara RHF
    15 jam lalu
    Polisi di Tanjungpinang Amankan 4 Operator Live Chat Judi Online Berjejaring Internasional
    15 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Nelayan Bintan Unjuk Rasa Tolak Sedimentasi Pasir Laut
    14 jam lalu
    Niat Baik, Jangan Sampai Bikin Bingung
    15 jam lalu
    Disdik Batam Mau Rehab Sekolah dan Bangun Ruang Kelas Baru Tahun Ini
    1 hari lalu
    Mendikdasmen Tinjau Pelaksanaan Digitalisasi Pendidikan dan MBG di Batam
    2 hari lalu
    FLS3N dan O2SN untuk Bakat Non-Akademik Siswa Digelar di Batam
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    1 minggu lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    2 minggu lalu
    Data Kinerja Nilai Ekspor Batam Januari–Februari 2026 yang Turun
    2 minggu lalu
    Pulau Pecong, Batam
    3 minggu lalu
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

Teladan Buya Syafii

Editor Admin 4 tahun lalu 1k disimak

“Banyak orang bilang Anda orang yang sederhana”.
“Ah, ndak juga. Saya menikmati hidup juga”.
“Menikmati kemewahan juga ?”.
“Ya, istri saya kan pintar masak. Sesekali kami makan yang enak-enak juga”.

Makan yang enak-enak hasil masakan istri adalah batas kemewahan tertinggi dalam hidup Ahmad Syafii Maarif. Setidaknya, itu tergambar dari dialog mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah itu dengan presenter Muhammad Farhan dalam acara Tatap Muka, di TV One, belum lama ini.

Sesungguhnya banyak kisah tentang kesederhanaan Buya Syafii yang disampaikan di media oleh orang-orang yang (pernah) mengenalnya dari dekat. Di rubrik Opini Harian Kompas, beberapa tahun lalu, seorang aktivis muda Muhammadiyah menggambarkan betapa bersahajanya hidup seorang yang, jika dia mau, sebenarnya bisa menikmati hidup lebih dari yang dimilikinya saat ini.

Dia punya semua modal dasar -kecuali kekayaan- yang diimpikan oleh orang-orang yang rindu ingin disebut pemimpin: kecerdasan, karakter yang kuat, pengikut yang banyak (Muhammadiyah adalah ormas Islam terbesar kedua di Indonesia), ketokohan yang diakui lintas etnis, agama, dan negara.

Buya Syafii punya sebuah rumah pribadi yang cicilannya di bank baru lunas sekitar empat tahun silam. Itu dibenarkan Buya saat berbincang dengan Farhan. “Uang mukanya adalah upah istri saya saat jadi baby sitter di Chicago,” ungkapnya.

Syafii, yang lahir di Sumpur Kudus, Sumatera Barat, meraih gelar doktor di Chicago University, Amerika Serikat.

Ia tak pernah memanfaatkan jabatan dan kekuasaannya sebagai pemimpin organisasi besar untuk keuntungan pribadi, apalagi membarter kebenaran yang diyakininya dengan materi. Buya mengaku pernah ditawari jadi komisaris PT Garuda Indonesia.

“Tapi saya menolaknya,” kata dia.

Alasannya, karena dia, tidak punya keahlian di bidang itu. “Kalau saya terima, selain dapat gaji besar, saya bisa naik Garuda gratis kemana-mana,” ujarnya.

Buya adalah orang yang langka. Jangankan jabatan komisaris di perusahaan sebesar Garuda, jabatan ecek-ecek di perusahaan ecek-ecek pun kini ramai orang rela menjilat dan menyembah-nyembah untuk mendapatkannya. Bahkan, ada yang berani menjanjikan setoran segala. Di instansi manapun kini, pemerintah atau partikelir, tiap berembus isu mutasi orang-orang cemas, grasa grusu mencari informasi soal perubahan posisi. Resah jika tak dapat kursi basah.

“Dengan ketokohan Anda, masak tidak ada yang ngasih bantuan?” kata Farhan.

Buya mengungkapkan, banyak orang datang mengantarkan bantuan untuknya. “Tapi, itu tidak saya pakai untuk pribadi saya,”ujarnya.

Uang bantuan dari pengusaha dan kader Muhammadiyah yang makmur, yang sebenarnya diberikan untuk ia pribadi, dikelola oleh seorang staf khusus. “Kalau ada warga Muhammadiyah datang minta bantuan, uang itu yang diberikan. Jadi kas organisasi Muhammadiyah tidak terganggu,” katanya.

Saya teringat keluh kesah seorang teman di sebuah perusahaan swasta. Saat Lebaran lalu, ada klien perusahaannya menitipkan THR kepada atasannya untuk dibagi-bagi kepada seluruh karyawan.

“Tapi, si Bos nggak pernah bagi-bagi ke bawah. Semua dimakan sendiri. Kejadian seperti ini sudah sering terjadi. Banyak hak kami yang diambilnya. Mudah-mudahan Tuhan menghukum dia. Hak kami itu kan dimakan anak istri dia juga,” kata teman tadi mengeluarkan seluruh umpatan dan makian.

Kata Buya Syafii, faktor penentu kepercayaan anak buah terhadap pemimpinnya adalah satunya kata dengan perbuatan. “Masalahnya, banyak orang yang disebut sebagai pemimpin punya sifat munafik,” ujarnya.

Ia bukan tipe pemimpin yang di depan pengikutnya bicara kebaikan, tapi di belakang justru menelikung kepercayaan yang diberikan oleh orang-orang yang dipimpinnya.

“Ahmad Syafii Maarif adalah tipikal pemimpin yang hanif (jujur), istikomah (konsisten), dan bisa menjaga jarak dengan politik secara konstan,” (Kompas, Rabu, 10/3)

Ia tidak pernah “main mata” dengan pejabat korup, itulah yang membuat Buya Syafii tidak punya beban mengkritik pejabat mana pun di Indonesia. Tentu saja, orang seperti dia, tidak pernah gamang dalam menentukan sikap, sebab pendapat dan pemikiran yang disampaikannya tidak terjepit di antara kepentingan pribadi dan amanah yang diembannya.

Karena itu, Buya Syafii bukan hanya seorang pemimpin, tapi juga teladan ….***

Kaitan buya syafii, muhammadiyah, teladan buya syafii
Admin 29 Mei 2022 29 Mei 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kadin Kepri Ajak Pemerintah Daerah Bahas Solusi Regulasi Perizinan yang Rumit
Artikel Selanjutnya RUPST PGN 2022 Setujui Deviden 67,8 Persen dari Laba Bersih 2021

APA YANG BARU?

242 KK Telah Menempati Kawasan Hunian Baru di Rempang Eco-City
Artikel 4 jam lalu 40 disimak
Terlibat Eksploitasi Seksual Anak Dibawah Umur, WNA Malaysia Ditangkap Polisi
Artikel 8 jam lalu 50 disimak
UPTD PPA Batam Berikan Konseling Pada Anak Terindikasi Jaringan Terosrisme
Artikel 9 jam lalu 66 disimak
Nelayan Bintan Unjuk Rasa Tolak Sedimentasi Pasir Laut
Lingkungan 14 jam lalu 196 disimak
Niat Baik, Jangan Sampai Bikin Bingung
Catatan Netizen 15 jam lalu 222 disimak

POPULER PEKAN INI

Bus Sekolah Gratis di Tanjungpinang Masih Sepi Peminat
Pendidikan 6 hari lalu 693 disimak
Cuaca Batam Berawan, Potensi Hujan Petir (10–11 Mei 2026)
Artikel 5 hari lalu 678 disimak
“Makam Bukit Batu dan Kehidupan di Alur Sungai Rocoh Bintan”
Histori 4 hari lalu 631 disimak
MAN Insan Cendekia Batam Juara 1 LCC Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kepri
Pendidikan 5 hari lalu 595 disimak
KJRI Johor Bahru Pulangkan 232 WNI dan PMI via Batam
Artikel 6 hari lalu 548 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?