BULOG Kantor Cabang Batam menerima pasokan 350 ton beras premium dari Makassar, Sulawesi Selatan. Dari jumlah tersebut, 250 ton dialokasikan untuk kebutuhan di Batam, sedangkan 100 ton lainnya dikirim ke Karimun.
Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Batam, Guido XL Pereira, mengatakan beras premium tersebut tiba di Batam pada Sabtu (28/02/2026).
“Ya, untuk beras premium dari Makassar sudah masuk 350 ton. Sebanyak 250 ton untuk Batam dan 100 ton dikirim ke Karimun,” ujarnya, Minggu (1/03/2026).
Guido menjelaskan, kedatangan ratusan ton beras ini merupakan pengiriman tahap kedua. Dua pekan sebelumnya, Bulog Batam sudah lebih dulu menerima pasokan sebanyak 75 ton. Pengiriman berikutnya akan dilakukan secara bertahap.
“Pengiriman dilakukan bertahap karena pengangkutan tidak khusus untuk beras saja, tetapi juga membawa komoditas lain,” kata Guido.
Menurut Guido, ratusan ton beras premium yang saat ini berada di Batam dikhususkan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penyaluran ini dilakukan sesuai permintaan sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Batam.
“Untuk kali ini memang khusus untuk MBG, bukan untuk dipasarkan langsung,” tegasnya.
Meski demikian, Bulog Batam juga telah menyalurkan beras premium lainnya ke sejumlah ritel modern di Batam. Beras premium Bulog tersebut dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp14.500 per kilogram.
“Beras premium Bulog sudah tersedia di ritel modern, seperti Hypermart,” ujar Guido.
Ia menambahkan, Bulog Batam belum menawarkan beras premium ini kepada distributor. Pasalnya, distributor diketahui sudah mendatangkan beras sendiri langsung dari daerah lain di Indonesia, sesuai dengan segmentasi kualitas masing-masing.
“Tugas Bulog memastikan ketersediaan beras di daerah tetap aman,” jelasnya.
Sementara itu, untuk stok beras medium, Bulog Batam saat ini masih memiliki cadangan sekitar 2.800 ton di gudang. Stok tersebut dipastikan cukup untuk menjaga stabilitas pasokan di wilayah Batam dan sekitarnya.
Sebelumnya, Bulog Batam diketahui mendapat penugasan penyaluran sebanyak 4.000 ton beras premium dari Makassar. Penyaluran dilakukan secara bertahap menyesuaikan kebutuhan dan permintaan di daerah. (*)


