Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pemko Batam Kaji Aturan Administrasi Kependudukan, Pendatang Wajib Bawa SKCK
    14 jam lalu
    Tersangka ‘Rayap Besi’ Terowongan Pelita Positif Amphetamine dan Methamphetamine
    17 jam lalu
    Pemerintah Beri Sinyal Turunkan Harga BBM Non-Subsidi
    17 jam lalu
    Datangi DPRD Batam, Mahasiswa Sampaikan Lima Tuntutan Kebijakan Nasional
    1 hari lalu
    Siswa SMA Keluarga Mampu Bisa Tidak Lagi Jadi Prioritas Penerima MBG
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Liga Takraw Season 2 2026 Tuntas, Tim Juara Terima Piala dan Uang Pembinaan
    14 jam lalu
    Puluhan Ribu Calon Murid Baru SMA dan SMK di Kepri Bersaing Ketat Masuk Sekolah Negeri
    14 jam lalu
    Pelatih Iran Nilai Timnya Paling “Tertindas” di Piala Dunia 2026
    17 jam lalu
    Disdik Batam Terbitkan Surat Edaran Pengawasan Gadget Siswa
    1 hari lalu
    Mengapa Judi ‘Online’ Masih Marak Meskipun Sudah Ada Aturan Pidananya?
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Benan, Lingga
    2 hari lalu
    Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
    2 hari lalu
    ANALISIS DATA: Cuaca Batam & Kepri Sepekan ke Depan
    4 hari lalu
    Sultan Sulaiman II Badrul Alamsyah (Sultan Riau Lingga Keempat 1857 – 1883)
    7 hari lalu
    Penduduk Batam Kategori Miskin 3,81 persen, Lingga Tertinggi di Kepri 9 persen
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 hari lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Ancaman Atau Peringatan Dari Harimau Dempo?

Editor Admin 6 tahun lalu 1.4k disimak

SELAMA ribuan tahun, kehidupan masyarakat di Gunung Dempo Sumatera berjalan harmonis. Hubungan harmonis tersebut kini mulai berkurang, ditandai adanya konflik manusia dengan harimau yang hidup di sekitar Gunung itu.

Kenapa?

Konflik manusia dengan harimau dinilai bukan sebuah ancaman, melainkan peringatan.

Gunung Dempo merupakan salah satu gunung berapi tertua di Indonesia. Masyarakat sudah menetap di sekitar gunung yang masuk wilayah Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, ini sejak ribuan tahun lalu dan hidup harmonis dengan alam.

Namun beberapa tahun terakhir, hubungan baik tersebut terlihat terganggu, ditandai dengan turunnya harimau ke permukiman masyarakat. Konflik bahkan hingga merenggut nyawa.

Seperti serangan yang terjadi di Dusun Tebat Benawa, Kelurahan Penjalang, Kecamatan Dempo Selatan, Kamis (5/12) awal Desember ini.

Kapolsek Dempo Selatan Iptu Zaldi Jaya deperti dikutip dari CNN Indonesia mengonfirmasi peristiwa serangan tersebut. Ia mengatakan peristiwa serangan diduga terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

“Kita bersama BKSDA dan dibantu oleh 100 pasukan gabungan dan masyarakat turun untuk melakukan evakuasi. Saat ditemukan korban sudah tidak bisa dikenali. Jarak lokasi kejadian cukup jauh, sekitar 1 jam perjalanan dari perkampungan terdekat,” kata Zaldi.

Ia mengatakan polisi telah melakukan evakuasi terhadap anggota tubuh korban yang tersisa ke rumah sakit untuk proses visum dan identifikasi.

Terkait risiko serangan lain harimau yang turun ke permukiman, Zaldi mengatakan, “Kita imbau kepada masyarakat untuk sangat berhati-hati dan jangan ke kebun sendirian.”

Konflik Harimau Dengan Masyarakat

“Konflik dengan masyarakat di sekitar Hutan Lindung Gunung Dempo cukup mengejutkan. Selama ini tidak pernah terjadi. Jika pun muncul ke permukiman masyarakat, tidak sampai ada konflik. Ini menandakan ada yang salah,” kata Dr. Husni Thamrin, budayawan Palembang, seperti dikutip dari Mongabay Indonesia, Selasa (9/11) lalu.

Yang salah itu, kata Husni, nilai-nilai adat yang membangun hubungan harmonis manusia dengan alam di Gunung Dempo dilanggar. 

Pertama, terkait alam dan perilaku manusia (etika).

“Manusia telah merusak rumah (habitat) makhluk hidup yang ada di sekitar Gunung Dempo. Bentuknya bisa merusak hutan, membukanya untuk dijadikan kebun, termasuk juga membakar lahan.”

Kedua, pelanggaran etika atau moral. Misalnya terkait asusila. Mungkin banyak pendatang yang tidak paham ini, seperti sombong, takabur, dan lainnya. “Jadi konflik manusia dengan harimau beberapa hari lalu itu sebuah peringatan, bukan ancaman,” kata Ketua Yayasan Alam Melayu Sriwijaya (Malaya) itu.

Hidupkan kembali tradisi

MENURUT Dr. Husni Thamrin, budayawan Palembang, seperti dikutip dari Mongabay Indonesia, Selasa (9/11) lalu, Solusi dari konflik harimau versus masyarakat, nilai-nilai adat yang membangun hubungan harmonis manusia dengan alam perlu dihidupkan kembali.

“Tradisi dapat berupa bentuk baru, tapi intinya tidak melanggar dua hal tersebut. Bisa dihidupkan melalui organisasi adat. Setiap masyarakat di sekitar Gunung Dempo harus patuh dan turut memberikan imbauan kepada pendatang, seperti halnya masyarakat di sekitar gunung lain di Indonesia, sebut saja Gunung Kerinci,” katanya.

Sebenarnya, kata Husni, masih ada tokoh adat di Pagaralam dan Lahat yang paham nilai-nilai adat yang menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan alam.

“Tapi tokoh adat ini tersembunyi. Mereka takut jika menjelaskan nilai-nilai tersebut dinilai syirik. Padahal, jika dipahami hubungan manusia dengan alam, sebenarnya merupakan perintah semua ajaran agama. Pemerintah harus mengembalikan peran tokoh adat tersebut,” ujar Husni.

Konflik harimau dengan manusia merupakan peringatan awal. Jika kita bersikap “berperang” jelas harimau kalah.

Manusia punya senjata mematikan. Tapi jika Gunung Dempo yang marah, manusia jelas tidak akan mampu mengatasinya.

“Intinya, jangan rusak hutan atau alam di sekitar Gunung Dempo. Juga, jangan berperilaku buruk atau moral tidak baik. Percayalah, semua akan berjalan baik, harmonis seperti sebelumnya,” ujarnya.

————————-

Sumber : CNN / MONGABAY INDONESIA / GOWESTID

Foto Cover Ilustrasi : ist.

Kaitan Dempo, Gunung, Harimau sumatera, konflik, Perkebunan, top
Admin 28 Desember 2019 28 Desember 2019
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Tim Pruning Penghijauan BP Batam Siaga Tangani Pohon yang Tumbang
Artikel Selanjutnya Saat Ribuan Ikan Penis Terdampar di Pantai California

APA YANG BARU?

Pemko Batam Kaji Aturan Administrasi Kependudukan, Pendatang Wajib Bawa SKCK
Artikel 14 jam lalu 161 disimak
Liga Takraw Season 2 2026 Tuntas, Tim Juara Terima Piala dan Uang Pembinaan
Sports 14 jam lalu 164 disimak
Puluhan Ribu Calon Murid Baru SMA dan SMK di Kepri Bersaing Ketat Masuk Sekolah Negeri
Pendidikan 14 jam lalu 148 disimak
Tersangka ‘Rayap Besi’ Terowongan Pelita Positif Amphetamine dan Methamphetamine
Artikel 17 jam lalu 174 disimak
Pemerintah Beri Sinyal Turunkan Harga BBM Non-Subsidi
In Depth 17 jam lalu 188 disimak

POPULER PEKAN INI

Kalah Dari Australia, Nova Arianto Segera Evaluasi Tim Garuda Muda
Sports 7 hari lalu 721 disimak
ANALISIS DATA: Cuaca Batam & Kepri Sepekan ke Depan
Statistik 4 hari lalu 695 disimak
Piala Dunia 2026, Korea Selatan Comeback (2-1) Atas Republik Ceko
Sports 6 hari lalu 660 disimak
Gagal ke Final, Tim Garuda U19 Kalah Tipis dari Australia
Sports 7 hari lalu 651 disimak
Proyek Jembatan Batam–Bintan Senilai Rp17 Triliun Masih Mandek, Investor Belum Ada
Artikel 6 hari lalu 645 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?