Hubungi kami di

Budaya

Balimau Kasai | Tradisi Masyarakat Kampar di Batam Jelang Ramadan 1442 Hijriah

iqbal fadillah

Terbit

|

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata menghadiri tradisi mandi Balimau Kasai yang digelar masyarakat Kab. Kampar, Riau di Kota Batam. Minggu (11/4). Poto : @Ist.

SETIAP tahun warga Kabupaten Kampar Provinsi Riau yang tinggal di Kota Batam menggelar tradisi Balimau Kasai untuk menyambut bulan suci Ramadan 1442 Hijriah. Acara ini disimbolkan sebagai penyucian dan saling memaafkan satu sama lain.

Ketua Panitia Balimau Kasai, Adi Kurniawan mengatakan upacara merupakan tradisi masyarakat Kampar sejak tahun 1992 dilaksanakan di Batam. Diperkirakan upacara tahun 2021 diikuti 1.200 orang dari 7.000 warga Kampar yang berdomisili di Kota Batam.

“Upacara ini kami lakukan sehari jelang puasa Ramadan,” katanya, di Pantai Dangas, Sekupang, Minggu (11/4).

Sesuai dengan namanya, tradisi ini menggunakan buah limau yang dicampur dengan bahan lain yakni tumbuhan kasai, kunyit, tepung beras yang ditumbuk halus. “Balimau Kasai disimbolkan menyucikan diri atau mandi taubat, supaya Ramadan tahun ini ibadahnya makin meningkat dan puasanya penuh,” ucapnya.

Selain Balimau Kasai, upacara diselengi dengan materi keagamaan membahas tentang Ramadan dan topik-topik Islam lalu makan Bajambau atau makan bersama. Adi menjelaskan saat makan tersebut waktu untuk saling mengucapkan maaf dan mengakui kesalahan. Dalam satu hidangan diisi lima orang.

BACA JUGA :  "Jangan Takut Merdeka" | Toto Sudarto Bachtiar

“Misalnya saya punya salah sama orang itu, saya duduk dan makan bersamanya dan di momen itulah saya minta maaf dan mengaku salah,” ucapnya.

Adapun makanan yang dihidangkan yakni rendang kerbau merupakan makanan khas dari Kampar, lemang tapai, lepat bugi. Ia berharap kegiatan ini menjadi agenda budaya Kota Batam untuk meningkatkan wisatawan lokal dan mancanegara.

Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, seluruh lapisan masyarakat yang tergabung dalam Keluarga Besar Kabupaten Kampar.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata menghadiri Balimau Kasai. Ardi mengapreasiasi budaya ini masih dilestarikan hingga sekarang sebagai rangkaian menyambut bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya ia berjanji akan menjadikan Balimau Kasai sebagai event budaya Kota Batam. “Kota Batam memiliki 163 kalender budaya dan pariwisata, selanjutnya Balimau Kasai akan kita jadikan agenda budaya Kota Batam,” katanya. (*)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook