Hubungi kami di

Ini Batam

Bangun “Taxiway” Khusus ke Bengkel, Lion Air Group Tunggu Izin Otoritas Batam

Mike Wibisono

Terbit

|

LION Group sedang memperluas fasilitas pemeliharaan dan perbaikan pesawat atau maintenance repair overhaul (MRO) Batam Aero Technic (BAT).

Fasilitas bengkel pesawat tersebut letaknya bersebelahan dengan Bandara Internasional Hang Nadim di Batam.

Menurut General Manager Logistic BAT, Dedeng Achmadi dikutip Kompas.com mengatakan, proyek perluasan tersebut dilakukan secara menyeluruh.

Beberapa yang dilakukan antara lain membangun sejumlah hanggar tambahan dan area-area perbaikan untuk beberapa komponen.

Selain itu, direncanakan bakal ditambah pula satu taxiway atau jalur khusus untuk pesawat melakukan taxi dari landasan bandara menuju hanggar BAT. Saat ini, sudah ada satu taxiway dari landasan bandara menuju BAT.

“Untuk mendukung kegiatan maintenance (perawatan) tidak cukup hanya satu akses taxiway,” kata Dedeng di hanggar BAT, Rabu (11/10/2017).

Oleh sebab itu, BAT direncanakan bakal memiliki satu taxiway tambahan. Akan tetapi, pembangunan taxiway tersebut masih harus menunggu izin dari Badan Pengelola Batam selaku otoritas.

“Rencananya memang akan bangun taxiway lagi, tapi masih menunggu izin dari pihak otoritas Batam untuk pembangunan taxiway itu,” ungkap Dedeng.

BACA JUGA :  Pasca Kebijakan Bekerja Di Rumah, Jalanan di Batam Terlihat Sepi Pengendara

Hanggar yang dimiliki BAT saat ini sudah bisa menangani perawatan dan perbaikan 12 pesawat narrow body (berbadan ramping) sekaligus.

Adapun semua proyek pengembangan fasilitas BAT ditargetkan rampung pada tahun 2022.

Dedeng menjelaskan, area hanggar yang dimiliki BAT saat ini menangani beragam perbaikan pesawat. Namun, sejalan dengan perkembangan jumlah pesawat yang dimiliki Lion Group, maka fasilitas BAT akan ditambah.

Menurut Dedeng, Lion Group pun saat ini sudah memiliki hanggar perbaikan dan pemeliharaan pesawat di Tangerang. Akan tetapi, direncanakan semua fasilitas tersebut akan dipindahkan ke Batam.

Hal ini mengingat Lion Group tidak hanya beroperasi di Indonesia, namun juga di sejumlah segara lainnya di kawasan Asia Tenggara.

Dengan demikian, pesawat-pesawat tersebut lebih mudah untuk dilakukan perbaikan dan perawatan di Batam yang letaknya strategis. (*)

 

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook