SELAIN betis yang gempal karena kebiasaan jalan kaki, satu ciri khas yang selalu ada pada diri orang Singapura: bawa BOTOL air minum. Mulai anak TK, SD, karyawan/ti, orang kantoran maupun pekerja lapangan; semuanya, nyaris saban hari membawa botol air minum.
Oleh : Sultan Yohana
YANG bisa diisi ulang dengan air kran. Yang memang bisa langsung diminum. Jadi, kalau Anda ke Singapura, melihat ada orang bawa air minum kemasan yang dijual-jual itu. 90 persen kemungkinan dia bukan asli Singapura. Atau orang Singapura “longor” yang malam sebelumnya teler kebanyakan ngebir.
.
Warga asli Singapura, tidak punya kebiasaan membeli air mineral botolan dalam aktivitas mereka. Air minum, selalu sudah dibawa dari rumah. Bahkan, saya kerap melihat, karwayan-karyawan kantor, membawa botol minum seukuran 1.5 liter. Mungkin biar ndak bolak-balik ngisi.
Saya pun ketularan. Kini terbiasa bawa botol air minum dari rumah. Mengikuti kebiasaan istri. Dua anak saya, saban hendak berangkat sekolah, tak pernah lupa membawa botol air minum. Membiasakan diri minum air putih. Di mana pun, kapan pun. Si bungsu di TK malah, “diwajibkan” menghabiskan air putih yang dibawa.
Itulah kenapa, nyaris tidak ada perusahaan air mineral yang bisa tumbuh besar di Singapura. Tidak pula ada usaha air isi ulang di sini. Konsumen utama pembeli air minum botolan adalah warga asing yang tinggal di sini. Atau turis.
Bagi saya yang pecinta air putih, kebiasaan ini tak saja baik untuk kesehatan. Tapi juga keren untuk keramahan lingkungan. Juga mampu menghemat keuangan. Bayangkan, jika jatah beli air mineral Anda ditabung, berapa duit yang bisa diuntung?
Anda masih suka beli air kemasan plastik? Ah…, itu sih ciri-ciri orang NDESO!
(*)
Penulis/ Vlogger : Sultan Yohana, Citizen Indonesia berdomisili di Singapura. Menulis di berbagai platform, mengelola blog www.sultanyohana.id
Rubrik : Catatan Netizen jadi platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi para netizen yang gemar menulis, tentang apa saja hal positif yang bisa dibagikan melalui wadah GoWest.ID. Kirim artikel/ konten/ esai anda secara mandiri lewat cara ini ya.


