UNTUK mengatasi persoalan daya tampung sekolah Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sedang membangun 143 ruang kelas baru (RKB) untuk satuan pendidikan SMA/SMK. Ditargetkan akhir tahun 2022 ini pembangunannya rampung.
“Saat ini pembangunannya sedang berjalan. Kita optimistis akhir tahun ini selesai dibangun,” kata Kepala Disdik Provinsi Kepri, Andi Agung, di Tanjungpinang, Jumat (30/9/2022).
Andi Agung menyebutkan dari 143 RKB tersebut, 108 RKB di antaranya dipusatkan di Kota Batam karena jumlah penduduk yang padat, yaitu mencapai sekitar 1 juta jiwa. Sementara selebihnya tersebar di enam kabupaten/kota se-Provinsi Kepri.
Dia mengatakan, pemerataan infrastruktur pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Kepri
Andi Agung menyebutkan anggaran pembangunan infrastruktur pendidikan tersebut sebesar Rp 44,3 miliar. Dana itu diperuntukkan bagi penambahan 43 RKB SMA yang dialokasikan dari program Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Adapun PA sebesar Rp 12,8 miliar. Pembangunan RKB akan dilakukan di Bintan, Lingga, Batam, Tanjungpinang, dan Natuna,” jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, ada pembangunan 8 RKB untuk SMA Negeri 25, 26, 27, dan 28 di Kota Batam. Pekerjaan ini menggunakan anggaran daerah sebesar Rp 2,5 miliar. Kemudian untuk penambahan 86 RKB SMK dialokasikan sebesar Rp 29 miliar.
“Pembangunan dilakukan di Bintan, Lingga, Batam, dan Tanjungpinang. Dengan rencana-rencana ini, kita harapkan bisa mengatasi persoalan daya tampung sekolah,” kata Andi Agung.
(*)
Sumber: Antara


