Terhubung Dengan Kami

Ini Batam

Empat Kawasan FTZ Di Kepri Akan Segera Diintegrasikan

iqbal fadillah

Dipublikasi

pada

EMPAT kawasan Free Trade Zone (FTZ) di Kepri, FTZ Batam, Bintan, Tanjungpinang, dan Karimun (BBTK) akan diintegrasikan. Hal itu ditujukan untuk menghadirkan efisiensi administrasi antar kawasan.

Sekertaris Menko Perekonomian, Susiwijono menuturkan, kenyataan terkini di masing-masing kawasan FTZ ini dikeluhkan oleh para pengusaha di dalamnya. Dimana administrasi yang dilakukan antar kawasan justru lebih rumit dibandingkan urusan antara kawasan dengan aktivitas ekspor impor dengan pihak luar negeri.

Saya juga kemarin keliling ke beberapa industri di Bintan dan mereka ngeluh pergerakan antar kawasan itu administrasinya lebih rumit, dengan cost lebih tinggi. Masak lebih mudah saya mendatangi dan ngirim barang ke Singapura dari pada dari Batam ke Bintan. Ini contoh sederhana saja,” kata Susiwijono di Gedung BP Batam setelah melakukan pembekalan kepada pejabat baru dilingkungan BP Batam pada Senin (13/1).

Proses integrasi ini, lanjut Susiwijono, merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dimana empat struktur yang ada dimasing-masing kawasan akan disederhanakan, sehingga tidak lagi memiliki empat Badan Pengusahaan (BP), empat Dewan Kawasan (DK).

“Kayak BP Bintan dan Karimun itu kepresnya tidak diperpanjang di 2018 lalu, sehingga kasihan temen-temen kesulitan pengelolaannya. Makanya akan disederhanakan,” kata Susiwijono lagi.

Pada prosesnya, tahap awal dari integrasi ke-4 kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (KPBPB) Kepri ini akan dilakukan dalam tiga bulan. Dimana akan dimulai dengan penyusunan konsep DK yang akan menaungi keempatnya.

Kemenko Perekonomian, telah menjalin komunikasi dengan Gubernur dan Ketua DPRD Kepri untuk bersama-sama menyusun konsep DK ini.

“Untuk konsep integrasi Dewan Kawasannya, ini kami sedang siapkan, kami pasti akan mengundang dulu bapak Gubernur Kepri (Isdianto) dan Ketua DPRD Kepri (Jumaga Nadeak). Karena oleh undang-undang otoritasnya ada di gubernur dan ketua DPRD.

Ini harus kami diakusikan dulu, arahnya jelas supaya lebih efisien dan lebih optimal ekonomi di kawasan ini tidak hannya Batam, maka harus diintegrasikan,” kata dia.

Lebih jauh, Susiwijono menjelaskan, kalau pihaknya akan hati-hati dalam melakukan integrasi ini. Hal ini demi mengoptimalkan tujuan dari integrasi itu sendiri. Sejauh ini memang konsep yang diharapkan belum ketemu. Karena memang belum ada pertemuan antara Kemenko Perekonomian dengan Gubernur dan Ketua DPRD Kepri.

“Kita sudah undang pak Gubernur dan Ketua DPRD Kepri, tapi memang belum ketemu karena waktunya belum pas. Tapi intinya kita matangkan dulu konsepnya,” kata Susiwijono.

Setelah konsep awal DK sudah selesai, akan dilanjutkan dengan terbitnya peraturan pemerintah (PP) tentang ini, desain integrasi kawasan yang pada bentuk fisiknya tidak lagi memerlukan dokumen administrasi, hingga akhirnya DK ini menjadi satu. Proses itu diakui Susiwijono akan membutuhkan lebih banyak waktu.

*(bob/GoWestId)

Klik untuk memberi komentar

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Histori3 jam lalu

Sejarah Pengelolaan Air Bersih di Batam (2) | KONSESI MODAL ASING & DAM BALOI YANG MERANA

SEJALAN dengan perkembangan Batam di dekade 90-an, kota ini dituntut untuk mampu menyediakan air bersih dengan kualitas yang baik. Terutama...

Histori9 jam lalu

Sejarah Pengelolaan Air Bersih Di Batam (1) | WADUK-WADUK & DURIANGKANG YANG FENOMENAL

SAAT mulai ditangani oleh PT. ATB pada tahun 1995, Otorita Batam sebenarnya telah memiliki aset waduk yang telah beroperasi. Tercatat...

NGOBROL EVERYWHERE4 hari lalu

MENEROKA ASA PARIWISATA KITA | NGOBROL EVERYWHERE (FULL)

ADA lima atraksi wisata di Provinsi Kepri masuk dalam kalender acara atau Calender of Event (CoE) Pariwisata Indonesia yang ditetapkan...

NGOBROL EVERYWHERE5 hari lalu

MENEROKA ASA PARIWISATA KITA (Behind The Scene) | NGOBROL EVERYWHERE

ComingSoonSenin20012020 ADA lima atraksi wisata di Provinsi Kepri masuk dalam kalender acara atau Calender of Event (CoE) Pariwisata Indonesia yang...

Makan Enak5 hari lalu

Makan Ketam Mak Biyah | MAKAN ENAK!

KETAM atau rajungan atau kepiting merupakan biota laut yang sering diolah menjadi sajian lezat oleh masyarakat Kepulauan Riau. Hewan laut...

Jalan-Jalan Plesir6 hari lalu

Jalan-Jalan di JALAN LEBAR BATAM

SEJAK 2016, infrastruktur jalan di kota Batam mulai membaik. Ruas-ruas jalan utama yang berpotensi menyebabkan kemacetan, kini sudah semakin melebar....

Histori7 hari lalu

Perkembangan Doktrin Hukum Laut | SIAPA BERHAK ATAS LAUTAN?

SEJARAH telah membuktikan, bahkan hingga saat ini. Laut memiliki banyak fungsi strategis yang mendorong penguasaan & pemanfaatan oleh masing-masing negara...

Pop & Roll7 hari lalu

Pornhub Digugat Pria Tuli Karena Tak Ada Subtitle

SEORANG pria bernama Yaroslav Suris, warga Amerika Serikat, telah mengajukan gugatan kepada situs esek-esek Pornhub gara-gara kurangnya subtitle atau terjemahan dalam bentuk...

Pop & Roll7 hari lalu

Ade Irawan Meninggal Dunia

AKTRIS senior Ade Irawan menyusul sang puteri Ria Irawan yang telah meninggal dunia 11 hari yang lalu. Ria Irawan meninggal dunia pada...

Jalan-Jalan Plesir1 minggu lalu

“HIKAYAT SI BADANG” | JELAJAH WISATA KARIMUN (Bagian 2)

BADANG adalah sosok yang sangat terkenal di Tanjung Balai Karimun. Merupakan seorang Hulubalang Kerajaan Riau Lingga yang pada masa hidupnya...