Hubungi kami di

Dunia

Ever Given Mulai Bergerak | Terusan Suez Kembali Normal Beraktifitas

iqbal fadillah

Terbit

|

Poto udara saat Kapal Kargo Ever Given kandas di Terusan Suez belum lama ini. Photo : @tirto.id

TERUSAN Suez, Mesir kembali dibuka. Setelah kapal kontainer raksasa yang tersangkut di Terusan Suez dilaporkan telah berhasil mengapung kembali.

Dilansir AFP, Selasa (30/3) Terusan Suez kembali dibuka sejak Senin (29/3). Terusan Suez sendiri diketahui sempat ditutup selama satu minggu.

“Mengumumkan dimulainya kembali lalu lintas pengiriman di Terusan Suez,” kata Kepala Otoritas Terusan Suez (SCA), Laksamana Osama Rabie.

SCA memperingatkan, akan memakan waktu lebih dari tiga hari untuk mengatasi kemacetan lalu lintas kapal yang terjebak di ujung Utara dan Selatan kanal. Beberapa jam sebelum kapal dibongkar, tailback sudah mencapai 425 kapal.

Diketahui kapal kontainer raksasa dengan panjang 400 meter dan lebar 59 meter ini berbendera Panama, dikelola Taiwan dan dimiliki perusahaan Jepang, Shoei Kisen KK.

Kapal ini kandas dan terjebak di seluruh bentangan kanal satu jalur ini, tepatnya di lokasi berjarak sekitar 6 kilometer sebelah utara pintu masuk bagian selatan, dekat kota Suez, Mesir.

Pada Sabtu (27/3), upaya evakuasi berhasil membuat kemajuan kecil dalam menarik kapal yang tersangkut. Salah satu sumber mengatakan telah terjadi beberapa gerakan di haluan kapal.

Pada hari Senin (29/03) pada video yang diunggah media sosial tampak memperlihatkan buritan kapal Ever Given bergeser ke arah tepian kanal, membuka ruang di saluran tersebut. Perusahaan jasa maritim Inchcape juga melaporkan kapal itu telah berhasil kembali mengapung.

BACA JUGA :  Vladimir Putin: Bolivia di Ambang Kekacauan

Ever Given

EVER Given atau Evergreen adalah salah satu kapal kargo terbesar di dunia, menurut manajer teknis kapal, Bernhard Schulte Shipmanagement (BSM).

Dua kapal tunda tambahan dikerahkan pada Minggu waktu setempat ke Terusan Suez Mesir untuk membantu upaya membebaskan kapal kontainer berukuran pencakar langit yang terjepit selama berhari-hari di jalur air penting ini.

Ever Given, kapal milik Jepang berbendera Panama yang membawa kargo antara Asia dan Eropa, terjebak sejak Selasa di bentangan kanal Suez satu jalur itu.

Pihak berwenang mengurai kemacetan lalu lintas yang terjadi di Terusan Suez akibat kapal Evergreen tersangkut. Kanal tidak bisa digunakan, dan prediksi kerugian mencapai $9 miliar sehari (sekitar Rp129 triliun). Hal ini semakin mengganggu jaringan pengiriman global yang sudah bermasalah karena pandemi.

Ever Given atau Evergreen terjepit sekitar 6 kilometer (3,7 mil) di utara pintu masuk kanal Laut Merah dekat kota Suez.

Penutupan jalur air penting yang berkepanjangan akan menyebabkan penundaan dalam rantai pengiriman global. Sekitar 19.000 kapal melewati kanal tahun lalu, menurut angka resmi.

Sekitar 10% perdagangan dunia terjadi melalui Terusan Suez. Penutupan tersebut dapat memengaruhi pengiriman minyak dan gas ke Eropa dari Timur Tengah. (*)

Sumber : tirto.id / detik.com

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook