Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Upacara dan Pawai Meriahkan HUT ke-81 RI di RW 20 Perumahan Cipta Permata
    10 jam lalu
    3.188 Warga Binaan di Kepri Terima Remisi, 36 Langsung Bebas
    21 jam lalu
    IPAM Duriangkang Alami Gangguan Listrik di Hari HUT RI ke-81
    21 jam lalu
    Pemko Batam Bersiap Evaluasi Izin Tempat Hiburan Malam
    21 jam lalu
    Bareskrim Polri Gerebek Gelper di Batam
    22 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Manajemen Tua Vs Muda: di Dua Toko Grosir Battery
    20 jam lalu
    14 Tim Berlaga dalam Lomba Sampan Naga di Desa Kuala Sempang
    20 jam lalu
    Nindy, Siswi SMAN 2 Tanjungpinang yang Jadi Paskibraka Kepri
    21 jam lalu
    Tentang Orang Hutan; Suku Asli di Batam
    3 hari lalu
    17
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 3)
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    22 jam lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    3 hari lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    4 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    1 bulan lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Budaya

Gasing, Warisan Budaya Tak Benda dari Bumi Melayu

Editor Redaksi 6 tahun lalu 2.5k disimak

SEBAGAI wujud upaya untuk melestarikan salahsatu warisan kekayaan budaya melayu, saat ini pemerintah Kota Batam telah membuat patung replika gasing yang berada di taman Tuah Madani Sungai Panas.

Permainan gasing tak asing lagi didengar. Di Indonesia permainan tradisional ini cukup populer dikalangan anak-anak maupun orang dewasa. Di Kota Batam permainan gasing bukan sesuatu yang asing. Bahkan setiap tahun Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar atraksi permainan gasing pada saat perhelatan tahunan acara Kenduri Seni Melayu (KSM).

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Muhammad Zen mengatakan gasing telah dikenal di kancah nasional dan internasional. Untuk Provinsi Kepri hampir seluruh kota dan kabupatennya memainkan gasing. Diantaranya Batam, Natuna, Karimun dan Tanjung Pinang. Setiap daerah memiliki cara berbeda dalam memainkan gasing ini.

“Cara memainkannya berbeda, di Natuna permainan gasing dilakukan dengan cara diputar kemudian diletakkan di atas kaca berukuran 40×40 centimenter dan bertandingnya siapa yang paling lama bertahan,” katanya bertempat di Kantor Disbudpar Kota Batam, Batam Centre, Selasa (4/08).

Zen menjelaskan juga, untuk Kota Batam, Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Karimun cara memainkannya, uri atau memutar gasing dengan tidak menggunakan alas, namun langsung di tanah. Kemudian setelah uri gasing yang berhenti duluan, gasing tersebut akan dipangkah oleh gasing lainnya.

Gasing merupakan permainan tradisional orang Melayu sejak dahulu kala. Gasing terbuat dari kayu stigi yang tumbuh di batu. Kayu ini bertekstur keras dan cocok untuk dibuat gasing, namun kayu ini susah didapat. Kemudian kayu Asam juga biasa digunakan untuk membuat gasing karena mudah didapat.

“Kayu Lebam juga bisa, biasanya digunakan untuk membuat gasing anak-anak, karena dahulu setiap mau main gasing, baru dibuat dulu gasingnya,” terangnya.

Cara membuat Gasing

Pertama-tama kayu dikikis menjadi bentuk gasing. Untuk talinya dulu berasal dari kulit pohon Bebaru yang tumbuh di pantai, namun sekarang tali gasing bisa digunakan dengan tali nilon.

Panjang tali sekitar satu meter. Permainanan gasing terus berkembang hingga sekarang. Gasing dibentuk bulat dan memiliki tiga bagian penting, yakni kepala, badan kemudian ujung bawa gasing. Di bagian bawah dibuat lekukan yang berfungsi untuk tali gasing.

“Gasing memiliki beberapa bentuk, ada gasing jantung bentuknya seperti jantung pisang, gasing piring seperti bentuk piring, dan gasing berembang, gasing berukuran kecil,” jelasnya.

Untuk keseimbangannya, gasing diberikan paksi (besi yang diletakkan dibagian bawah gasing untuk keseimbangan) sehingga ketika diputar diatas lantai atau tanah, gasing akan seimbang.

Seiring dengan perkembangan zaman, selain terbuat dari kayu kini gasing juga dibuat dengan plastik dan bahan lainnya.

Kadisbudpar Kota Batam, Ardiwinata mengatakan permainan gasing ini merupakan salah satu objek Pemajuan Kebudayaan Melayu yang diatur dalam Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pemajuan Kebudayaan Melayu.

“Dalam Perda ini, ada 12 Objek Pemajuan Kebudayaan Melayu, salah satunya adalah permainan rakyat, seperti permainan gasing ini,” ujar Ardi.

Kadisbudpar Batam ini juga mengakui, permainan gasing ini sangat populer di Kota Batam. Gasing dimainkan oleh anak-anak maupun orang dewasa. Di Kecamatan Belakang Padang bahkan terdapat lapangan gasing sebagai tempat permainan gasing.

“Kalau wisatawan mancanegara berkunjung, biasanya diajak bermain gasing di sana (Lapangan Gasing Belakang Padang),” ungkapnya.

Sebagai warisan budaya tak benda di bumi Melayu, Ardi berharap permainan gasing tetap ada dan dapat memperkuat kebudayaan Melayu agar dikenal oleh masyarakat khususnya generasi muda.

“Kita upayakan untuk selalu menghadirkan atraksi gasing. Kota Batam juga sudah memiliki tugu gasing yang berada di Batam Centre,” pungkasnya.

*(Zhr/GoWestId)

Kaitan Gasing, melayu, top, Warisan Budaya
Redaksi 5 Agustus 2020 5 Agustus 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Sambut HUT RI, Sekda Kepri Tanam Bakau di Malang Rapat
Artikel Selanjutnya Polda Kepri Berbagi Beras Dengan Warga Pesisir Batam

APA YANG BARU?

Upacara dan Pawai Meriahkan HUT ke-81 RI di RW 20 Perumahan Cipta Permata
Artikel 10 jam lalu 275 disimak
Manajemen Tua Vs Muda: di Dua Toko Grosir Battery
Catatan Netizen 20 jam lalu 172 disimak
14 Tim Berlaga dalam Lomba Sampan Naga di Desa Kuala Sempang
Budaya 20 jam lalu 149 disimak
3.188 Warga Binaan di Kepri Terima Remisi, 36 Langsung Bebas
Artikel 21 jam lalu 154 disimak
Nindy, Siswi SMAN 2 Tanjungpinang yang Jadi Paskibraka Kepri
Pendidikan 21 jam lalu 158 disimak

POPULER PEKAN INI

Ada Pekerjaan Pembersihan Pipa Distribusi, Berikut Beberapa Wilayah Terdampak
Artikel 6 hari lalu 610 disimak
Barelang Jadi Prioritas Pusat Pertumbuhan Ekonomi Melalui Program Transmigrasi Patriot
Artikel 4 hari lalu 326 disimak
Daerah Dilarang Pesta Hari Jadi Daerah
In Depth 3 hari lalu 314 disimak
Tentang Orang Hutan; Suku Asli di Batam
Histori 3 hari lalu 290 disimak
Upacara dan Pawai Meriahkan HUT ke-81 RI di RW 20 Perumahan Cipta Permata
Artikel 10 jam lalu 275 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?