Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Bulog Pasok Lagi 90 Ribu Liter MinyaKita Untuk Distribusi Tanjungpinang, Bintan & Lingga
    1 jam lalu
    Batam Jadi Pilot Project Nasional Program Bansos Online
    1 jam lalu
    Polda Kepri Selidiki Gagal Berangkatnya Kontingen Pesparawi ke Papua
    2 jam lalu
    Dishub Batam Targetkan 8 Halte Baru Rampung Oktober 2026
    2 jam lalu
    Dugaan Eksploitasi Anak dalam Pawai MBG, PMII Batam Buat Laporan ke Polisi
    4 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Sepeda Pancal
    53 menit lalu
    Tiga Gol Prancis ke Gawang Swedia Mantapkan Langkah ke Babak 16 Besar
    10 jam lalu
    2.950 Siswa Batam Gagal Masuk Sekolah Negeri, Kebanyakan Gugur Gara-Gara Berkas
    11 jam lalu
    Kalahkan Pantai Gading 1-2, The Vikings Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar
    12 jam lalu
    Jawab Lonjakan Minat Vokasi 62%, Pemprov Kepri Bangun 2 SMKN Baru di Batam
    1 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Mei 2026: Inflasi Sektor Informasi dan Komunikasi Karimun di Angka 0,1 Persen
    2 hari lalu
    Kancil/ Pelanduk (Tragulidae) di Kepulauan Riau
    4 hari lalu
    Data Volume Sampah di Kota Batam 2026
    4 hari lalu
    Statistika Harga Makanan dan Rokok Melonjak di Batam
    6 hari lalu
    Ikan Lepu (Lion Fish)
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 minggu lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 minggu lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Gelombang Eksodus Warga Wamena Belum Berhenti

Editor Admin 7 tahun lalu 895 disimak

GELOMBANG eksodus warga Wamena dari kota itu masih terus terjadi hingga hari ini, Kamis (3/10/2019).

Atas dasar alasan keamanan, mereka meninggalkan kota yang terletak di Kabupaten Jayawijaya, Papua, tersebut.

Dilansir dari laman Kumparan.com, puluhan warga di sana terlihat keluar dari Wamena dan transit di I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, pada siang ini. Mereka meninggalkan Wamena dengan menggunakan pesawat Hercules C130 milik TNI.

Sebelumnya, menurut Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Edy Rahmayadi, hingga hari ini total ada 80 warganya yang meninggalkan kota tersebut. Itu pun yang terhitung baru di Rindam XVII Cenderawasih, Sentani. Belum di kota atau tempat lainnya.

Semua jumlah tadi merupakan bagian kecil saja dari warga Wamena yang ingin meninggalkan kotanya. Menurut Kepala Penerangan I Gusti Ngurah Rai, Kapten Sus Dani Kusdani, masih ada ribuan warga lainnya yang ingin meninggalkan Wamena.

Dani mengungkapkan, berdasarkan data yang dia peroleh, ada sekitar sembilan ribu warga dari berbagai provinsi tengah menunggu jadwal eksodus. Mereka kini mengungsi di Kodim, Polres dan Bandara di Wamena.

“Masih ada 9.000 orang di Wamena,” ungkap Dani. Total, hingga Selasa (1/10), warga yang meninggalkan Wamena melalui TNI AU mencapai 6.520 orang. Mayoritas dari jumlah itu adalah perantau ke Wamena.

Masih banyaknya warga yang ingin meninggalkan Wamena ini seperti memberi gambaran bahwa imbauan pemerintah belum berhasil. Dalam beberapa hari terakhir, pemerintah, baik di tingkat pusat mau pun daerah, menyarankan warga tak meninggalkan Wamena.

Seperti yang dilakukan Presiden Joko “Jokowi” Widodo pada Senin (30/9) kemarin. “Kita imbau agar masyarakat tidak keluar dari Wamena, karena aparat keamanan sudah bisa mengamankan,” kata Jokowi, seperti yang dikutip dari CNN Indonesia.

Pun, apa yang disampaikan oleh Bupati Jayawijaya, John Richard Banua. Menurut John, saat ini kondisi Jayawijaya, termasuk Wamena, sudah terkendali. Aparat keamanan dari TNI dan Polri menjamin keamanan masyarakat.

Bahkan, untuk membendung eksodus tersebut, John telah meminta Kodam Cenderawasih, untuk menghentikan pengiriman pesawat Hercules. “Untuk sementara Hercules jangan masuk dulu (ke Wamena),” ujar John dalam Jawapos.com.

Permintaan John ini dimaksudkan agar roda ekonomi di Wamena tetap berjalan. John juga mengimbau agar ribuan orang yang masih mengungsi di berbagai tempat tadi untuk kembali ke rumahnya masing-masing, kecuali bagi mereka yang rumahnya hancur atau terbakar.

Perihal keamanan, Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab, pun telah menggaransinya. “Percayakan kepada aparat dan pemerintah untuk keamanan di Wamena dan Papua pada umumnya,” ucap Herman.

Penyebab kerusuhan di Wamena

KASUS di Wamena ini bermula dari adanya kesalahpahaman antara salah seorang guru di SMA PGRI dan murid pada Selasa (17/9). Saat itu, cekcok terjadi di antara mereka hingga sang guru mengeluarkan kata “keras”.

Namun, kata itu terdengar seperti “kera” oleh sebagian murid. Persoalan tersebut pun diklaim telah beres. Namun, Minggu (22/9), tiba-tiba ada penyerangan ke SMA PGRI. Keesokan harinya, guru-guru menemukan banyak fasilitas yang rusak akibat serangan tersebut.

Sejak saat itu, kondisi Wamena mulai mencekam. Itulah fakta yang ditemukan di lapangan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

“Kronologi dari investigasi yang dilakukan oleh perwakilan Komnas HAM menunjukkan ada miskomunikasi,” kata Ketua Komnas HAM, Ahmad Fauzan Damanik, Senin (30/9) dalam Tempo.co.

Sejauh ini, Komnas HAM mencatat ada 31 orang korban meninggal. Serta 43 korban luka-luka yang tercatat menjadi pasien di Rumah Sakit Wamena. Sebanyak 43 korban itu, kata Damanik, banyak yang mengalami luka serius.

Pemerintah sendiri memberikan santunan kepada para korban. Besarannya, Rp15 juta per korban jiwa yang akan diberikan kepada ahli waris.

“Bantuan santunan ahli waris, kami serahkan per rekening, dari penerima manfaat, keluarganya,” ucap Menteri Sosial, Agus Gumiwang Istana Kepresidenan, Kamis (3/10).

Sumber : Kumparan / CNN Indonesia / Jawapos / Beritagar / Tempo / Detikcom

Kaitan Eksodus, rusuh, top, wamena
Admin 4 Oktober 2019 4 Oktober 2019
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Janji Transparansi Perizinan di Bawah Kendali yang Baru
Artikel Selanjutnya Batik Indonesia Harus Mendunia

APA YANG BARU?

Sepeda Pancal
Catatan Netizen 53 menit lalu 47 disimak
Bulog Pasok Lagi 90 Ribu Liter MinyaKita Untuk Distribusi Tanjungpinang, Bintan & Lingga
Artikel 1 jam lalu 70 disimak
Batam Jadi Pilot Project Nasional Program Bansos Online
Artikel 1 jam lalu 64 disimak
Polda Kepri Selidiki Gagal Berangkatnya Kontingen Pesparawi ke Papua
Artikel 2 jam lalu 82 disimak
Dishub Batam Targetkan 8 Halte Baru Rampung Oktober 2026
Artikel 2 jam lalu 76 disimak

POPULER PEKAN INI

Akomodasi Keluhan Warga, Pemko Batam Alihkan Proyek TPS ke 140 Bin Kontainer
Lingkungan 4 hari lalu 465 disimak
Sah! Batam Punya Perda PSU, Pengembang Wajib Sediakan Jalan hingga TPS
Artikel 6 hari lalu 371 disimak
Data Volume Sampah di Kota Batam 2026
Statistik 4 hari lalu 359 disimak
Statistika Harga Makanan dan Rokok Melonjak di Batam
Statistik 6 hari lalu 323 disimak
Piala Dunia 2026, Brace Vinicius Jr Pastikan Tim Samba Brasil Lolos Babak 32 Besar
Sports 6 hari lalu 316 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?