Hubungi kami di

Khas

Heboh ‘Pandora Paper’ dan Data Pemimpin Dunia di Dalamnya

Terbit

|

Ilustrasi, Pandora Papers

KONSORSIUM Jurnalis Investigatif Internasional (ICIJ) merilis sebuah dokumen bernama ‘Pandora Papers’ yang kemudian membuat heboh dunia, termasuk di Indonesia. ‘Pandora Papers’ memuat kekayaan rahasia para elit dunia dari lebih 200 negara di dunia.

Para elit dunia kaya tersebut terdiri dari politisi hingga pejabat publik.

Mereka diduga menyamarkan kekayaannya menggunakan perusahaan off shore untuk membeli properti juga memanfaatkan negara-negara surga pajak.

Pandora Papers membocorkan sekitar 12 juta file berupa dokumen, foto, dan email yang mengungkap harta tersembunyi, penggelapan pajak, serta kasus pencucian uang yang melibatkan orang terkaya dan berkuasa di dunia.

Lebih dari 600 jurnalis di 117 negara terlibat dalam proses pengolahan dokumen dari 14 sumber perusahaan keuangan berbeda selama berbulan-bulan.

Data tersebut diperoleh oleh Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional di Washington DC, dan telah bekerja dengan lebih dari 140 organisasi media untuk investigasi tersebut.

Dikutip dari laman resmi ICIJ, terdapat sekitar 330 politisi dan 130 miliarder yang ada dalam daftar Forbes yang namanya disebutkan dalam Pandora Papers.

Selain itu juga ada selebriti, pelaku tindak kejahatan penipuan, hingga gembong narkoba dan keluarga kerjaan serta pemimpin agama yang namanya juga disebutkan di dalam daftar tersebut.

BACA JUGA :  SMKN 1 Batam Siap Menuju SMK Pusat Keunggulan

ICIJ juga menyebut ada dua orang politisi asal Indonesia yang namanya masuk ke dalam ‘Pandora Papers’ namun tidak disebutkan jelas siapa nama dua orang politisi tersebut.

ICIJ berencana bakal merilis daftar lengkap perusahaan dan sosok yang terdapat dalam ‘Pandora Papers’ akhir tahun ini.

Beberapa nama yang hingga saat ini sudah dirilis di antaranya yakni Raja Yordania Abdullah II, Perdana Menteri Republik Ceko Andrej Babis, hingga Presiden Kenya Uhuru Kenyatta.

Mantan pempimpin negara yang masuk dalam daftar tersebut salah satunya adalah mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.

Ada pula nama Perdana Menteri Uni Emirat Arab Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

Berikut daftar nama-nama yang masuk ke dalam ‘Pandora Papers’:

Pemimpin Negara

Raja Yordania Abdullah II

Perdana Menteri Republik Ceko Andrej Babis

Presiden Gabon Ali Bongo

Presiden Kenya Uhuru Kenyatta

Presiden Kongo Denis Sassou-Nguesso

Perdana Menteri Pantai Gading Patrick Achi

Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati

Perdana Menteri Uni Emirat Arab Mohammed bin Rashid Al Maktoum

BACA JUGA :  Menteri Keuangan Sebut Anggaran Vaksin Covid-19 Mungkin Membengkak

Presiden Republik Dominika Luis Abinader

Presiden Ekuador Gillermo Lasso

Presiden Montonegro Milo Djukanovic

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy

Eqir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani

Mantan Pemimpin NegaraMantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair

Mantan Pempimpin Hong Kong CY Leung

Mantan Pemimpin Hong Kong Tung Chee-hwa

Mantan Perdana Menteri Mozambik Aires Ali

Mantan Perdana Menteri Bahrain Shseikh Khalifa bin Salman Al Khalifa

Mantan Perdana Menteri Kolombia Cesar Gaviria

Mantan Presiden Honduras Porfirio Lobo

Mantan Presiden El Salvador Alfredo Cristiani

Mantan Perdana Menteri Yordania Abdelkarim Kabariti

Mantan Presiden El Salvador Fransisco Flores

Mantan Perdana Menteri Yordania Nader Dahabi

Mantan Presiden Paraguai Horacio Cartes

Mantan Perdana Menteri Haiti Pedro Pablo Kuczynski

Mantan Presiden Panama Juan Carlos Varela

Mantan Perdana Menteri Georgia Bidzina Ivanishvili

Mantan Perdana Menteri Mongolia Sukhbaataryn Batbold

Mantan Presiden Panama Ricardo Martinelli

Mantan Presiden Panama Ernesto Perez Balladares

Mantan Presiden Kolombia Andres Pastrana

Mantan Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab

Emir Qatar Sabah Al Ahmad Al Sabah

Mantan Perdana Menteri Qatar Hamad bin Jassim Al Thani

(*)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook