Hubungi kami di

Berita

Kemenag Tetap Gelar Ujian Akhir Berstandar Nasional Untuk Madrasah

iqbal fadillah

Terbit

|

KEMENTRIAN Agama (Kemenag) akan tetap melaksanakan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UANMBN). Kepastian ini disampaikan oleh Direktur Pendidikan Madrasah, M Kholis Setiawan.

“UAMBN yang lima mata pelajaran tetap kita laksanakan. Karena kami tidak mau mendaerahkan kualitas sekaligus juga kontrol pendidikan keagamaan,” ujar Nur Kholis yang dikutip dari Kemenag.go.id, Rabu 30 November 2016.

Selama ini, selain mengikuti Ujian Nasional (UN), siswa madrasah juga mengikuti UAMBN. Ada lima mata pelajaran yang diujikan yakni, Alquran Hadits, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab.

Nur Kholis mengatakan, UAMBN hanya diselenggarakan bagi siswa MTS da MA saja. Sedangkan untuk siswa MA dengan peminatan keagamaan, ujian akan difokuskan pada pelajaran Ilmu Kalam, Akhlak Tasawwuf, SKI, dan Bahasa Arab.

BACA JUGA :  "Palu Arit" di Pecahan Seratus Ribu Itu Rectoverso

Karena, katanya, UAMBN diperlukan untuk mengukur ketercapaian kompetensi peserta didik sesuai standar kompetensi lulusan yang telah dirumuskan. Selain itu, hasil UAMBN akan dijadikan sebagai bahan merumuskan kebijakan bagi peningkatan mutu pendidikan Agama Islam.

“UAMBN diselenggarakan di madrasah melalui kontrol pusat. Anggaran di Kanwil Provinsi dan Kankemenag kabupaten atau kota. Adapun soal yang menyiapkan adalah Kemenag pusat,” tuturnya.

Diketahui, UAMBN sudah berlangsung sejak pelajaran 2008/2009. Pada 2014, seiring dihapusnya UN tingkat sekolah dasar, UAMBN MI juga ditiadakan dan diganti oleh Ujian Akhir Madrasah (UAM). ***

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook