Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Night Party Lantern Festival, Momentum Kebangkitan Ekonomi Kawasan Nagoya
    7 jam lalu
    Selama Ramadhan Pemko Batam Lakukan Penyesuaian Jam Kerja ASN
    11 jam lalu
    Selama Bulan Ramadhan SPPG Batam Tetap Distribusikan MBG ke Sekolah
    13 jam lalu
    Terbentur Fasilitasi dari Provinsi, Pembahasan Ranperda Adminduk Batam Ditunda
    13 jam lalu
    Walikota Batam Salat Tarawih Perdana di Masjid Raya Batam Center
    14 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Pengaturan Jam Operasi Tempat Hiburan Malam Selama Ramadan di Batam
    1 hari lalu
    Ziarah Kubur Jelang Bulan Ramadhan, TPU Sei Panas Ramai Dikunjungi Peziarah
    2 hari lalu
    Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
    2 hari lalu
    DPRD Batam Klaim Anggaran Pendidikan Tak Terdampak Program Makan Bergizi Gratis
    2 hari lalu
    Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Batam
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 minggu lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    4 minggu lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    1 bulan lalu
    Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Batam 2025
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    1 hari lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 minggu lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 minggu lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    2 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    7 bulan lalu
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Pendidikan

Kemendikbudristek Pilih SMPN 9 Tanjungpinang Jadi Pilot Project Program Sekolah Penggerak

Editor Admin 3 tahun lalu 465 disimak

KEMENTERIAN Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (RI), memilih SMP Negeri 9 Tanjungpinang di Pulau Penyengat menjadi satu satunya sekolah negeri sebagai program sekolah penggerak (PSP).

Terpilihnya SMP Negeri 9 Tanjungpinang menjadi  pilot project program sekolah penggerak, setelah kepala sekolahnya, Said Mukhlis, lolos seleksi secara nasional yang diselenggarakan Kemendikbudristek.

Sekolah penggerak sendiri merupakan program merdeka belajar yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi literasi, numerasi, dan karakter, didukung dengan kepala sekolah dan guru yang unggul.

Dibalik terpilihnya SMPN 9 Tanjungpinang, tidak lepas dari visi dan manajemen kepala sekolah dalam memimpin sekolahnya.

Kepala Sekolah SMPN 9 Tanjungpinang, Said Mukhlis, mengaku bersyukur dan bangga atas dipilihnya SMPN 9 ini sebagai sekolah penggerak di Kota Tanjungpinang.

Ia tidak pernah menyangka bisa lolos dalam proses seleksi yang begitu ketat. Dari 30 orang kepala sekolah negeri dan swasta di Tanjungpinang yang mengikuti seleksi secara nasional, SMPN 9 satu-satunya sekolah negeri yang dinyatakan lolos dan ditunjuk untuk menjadi pilot project program sekolah penggerak di Kota Tanjungpinang.

“Alhamdulillah, kami satu satunya sekolah negeri yang lolos sebagai sekolah penggerak, walaupun sekolah kami berada di pulau. Paling tidak, kita mewakili sekolah negeri lainnya. Ada rasa kebanggaan tersendiri bagi saya dan seluruh rekan-rekan guru,” ungkap Said, Jumat (30/12/2022) lalu.

Said mengatakan, meski penerapan sekolah penggerak baru dilaksanakan pada tahun ajaran 2023/2024. Namun, sebelumnya pihaknya sudah menerapkan kurikulum merdeka di sekolahnya, salah satunya penggunaan chromebook dalam pelaksanaan ujian, e-raport, hingga assesmen diagnostik.

Meski, di sekolahnya ini sulit mendapatkan sinyal, namun fokus utamanya adalah digitalisasi. Karena itu, ia memberi alat pendukung pembelajaran berupa modem orbit untuk para guru, yang bisa di bawa ke kelas dan lingkungan sekolah.

“Karena, belajar itu tidak mesti di kelas saja, tapi bisa dilakukan di alam terbuka seperti di bawah pohon dan lainnya. Kami memanfaatkan fasilitas yang ada untuk proses belajar mengajar. Jadi, anak-anak tak bosan,” tuturnya.

Ke depan, kita juga akan mulai menerapkan pembelajaran projek penguatan profil pelajar pancasila (P5). P5 ini nanti mengarahkan siswa terjun langsung berkarakter, bagaimana mandiri, kewirausahaan melalui aktivitas sehari-hari. Sehingga, mereka punya rasa tanggung jawab yang kita kemas dalam sebuah projek.

“Setahun itu ada tiga kali. Hasilnya bisa dalam bentuk prodak, video, maupun laporan. Sekarang ini, kita angkat kearifan lokal Penyengat sebagai destinasi wisata, dari religi, budaya, dan kuliner. Dalam proyek itu kita tanamkan kearifan lokalnya.  Dan mereka juga ikut melakukannya,” ucapnya.

Dengan ditunjuk sebagai sekolah penggerak, Said mengaku lebih bersemangat dan termotivasi untuk terus melakukan inovasi-inovasi di sekolah, meskipun ada yang memandang sebelah mata dengan kondisi sekolah kami. Maka, kami membuktikan bahwa siswa-siswi dan guru-guru punya semangat dan kompetensi yang luar biasa.

“Mudah-mudahan ke depan kami semakin lebih baik, lebih semangat, dan termotivasi. Apalagi dibantu oleh kawan-kawan yang luar biasa,” ungkapnya.

Di SMPN 9 ini, tidak hanya punya kepala sekolah yang sudah diakui kemampuannya secara nasional, tetapi juga memiliki seorang guru penggerak. Salah satunya, Mujur Adilan Sirait, seorang guru yang mengajar matematika di SMPN 9. Ia mengatakan peranan dirinya sebagai seorang guru penggerak untuk sekolah penggerak ini, diharapkan bisa menjadi sebagai pemimpin dalam pembelajaran.

Dalam hal ini, ia menerapkan apa yang sudah ia dapatkan dari guru penggerak yaitu di mana sebagai guru penggerak memiliki peranan menuntun murid untuk bisa memiliki pembelajaran yang menyenangkan, nyaman, dan mengarahkan mereka sesuai dengan kodrat alam dan zaman mereka.

Disamping itu juga mengarahkan siswa-siswi dan menuntun mereka untuk menggali potensi maupun bakat dan minat yang dimiliki peserta didik tanpa harus menuntut, tapi menuntun mereka untuk bisa menemukan jati diri mereka dan belajar sesuai dengan gaya belajar yang mereka miliki.

Nah dalam hal ini, kata dia, ia menerapkan kegiatan pembelajaran yang diharapkan peserta didik. Oleh karena itu, dirinya mencoba menggerakkan rekan-rekan sejawat untuk melaksanakan yang namanya tes diagnostik itu tadi, yaitu untuk menemukan gaya belajar peserta didik untuk diterapkan di dalam kelas pada semua mata pelajaran.

Dengan tujuan untuk menemukan gaya belajar anak dalam hal mendapatkan apa yang diharapkan mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan oleh bapak ibu guru.

“Tes diagnostik ini sudah kita laksanakan dan sudah kita terapkan dalam kegiatan pembelajaran,” ucapnya.

Kemudian, lanjut Mujur, sebagai guru penggerak ia mencoba untuk memiliki nilai seorang guru penggerak di mana ia harus berpihak kepada murid, mandiri, kreatif, inovatif, dan memiliki peranan yang baik.

Sehingga, dirinya tidak hanya menjadi pemimpin pembelajaran, tetapi juga coach bagi guru lain untuk membimbing rekan-rekan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan oleh pemerintah saat ini dan juga menuntun peserta didik agar memiliki pembelajaran profil Pancasila.

“Saya berkolaborasi dengan kepala sekolah, rekan-rekan guru, anak murid, dan wali murid utntuk merancang visi dari sekolah penggerak yang berpihak kepada siswa melalui prakarsa bagja yang kita buat,” ucapnya.

Melalui prakarsa bagja tersebut, langkah yang kita lakukan jelas, kemudian apa solusi yang kita ambil dari permasalahan yang kita dapat, yang belum ditetapkan, dan yang akan ditingkatkan di sekolah.

Menurutnya, di dalam sekolah penggerak peranan guru penggerak sebetulnya sangat dibutuhkan sekali dalam rangka meningkatkan kemajuan, membuat sekolah lebih berkembang, dan juga memiliki siswa yang sesuai dengan profile belajar Pancasila.

Dirinya pribadi menilai program guru penggerak ini sangat bagus, karena bisa menerapkan langsung di sekolah. Di sini ia tidak bekerja sendiri, melainkan berkolaborasi untuk menciptakan kebersamaan, kemandirian, inovasi, kreatifitas, dan juga memiliki satu tujuan berpihak kepada murid.

Artinya peserta didik bisa mengikuti pembelajaran dengan nyaman, aman tanpa ada rasa paksaan dan tuntutan dan juga mereka bisa menemukan jati diri tanpa harus meninggalkan budaya mereka sendiri dan juga bisa mengikuti perkembangan zaman mereka yang harus bisa memahami teknologi.

“Jadi, kita seimbangkan antara kodrat alam atau budaya mereka dengan zamannya. Mudah-mudahan dengan SMPN 9 menjadi sekolah penggerak, bapak ibu guru lain bisa bergerak untuk mengikuti program guru penggerak,” tutupnya.

(*/pir)

Kaitan Kemendikbudristek, kepri, kota, Kurikulum Merdeka, pilot project, Sekolah penggerak, SMPN 9 Tanjungpinang, tanjungpinang
Admin 1 Januari 2023 1 Januari 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Polda Kepri Larang Petasan dan Perketat Penggunaan Kembang Api
Artikel Selanjutnya Wali Kota Batam Tebar Optimisme Sambut Tahun 2023

APA YANG BARU?

Night Party Lantern Festival, Momentum Kebangkitan Ekonomi Kawasan Nagoya
Artikel 7 jam lalu 70 disimak
Selama Ramadhan Pemko Batam Lakukan Penyesuaian Jam Kerja ASN
Artikel 11 jam lalu 74 disimak
Selama Bulan Ramadhan SPPG Batam Tetap Distribusikan MBG ke Sekolah
Artikel 13 jam lalu 74 disimak
Terbentur Fasilitasi dari Provinsi, Pembahasan Ranperda Adminduk Batam Ditunda
Artikel 13 jam lalu 78 disimak
Walikota Batam Salat Tarawih Perdana di Masjid Raya Batam Center
Artikel 14 jam lalu 85 disimak

POPULER PEKAN INI

Harga Emas Batangan UBS Melonjak, Emas Antam Turun di Batam
Artikel 6 hari lalu 225 disimak
Dinas Penanaman Modal Kab. Bintan Raih Prestasi Wilayah Bebas Korupsi
Artikel 7 hari lalu 221 disimak
10 Pejabat Eselon II Kabupaten Karimun Dilantik Bupati Iskandarsyah
Artikel 7 hari lalu 201 disimak
Korupsi Rekayasa Ekspor CPO, Negara Rugi Capai Rp14 Triliun
Artikel 6 hari lalu 192 disimak
Pemko Batam dan Kejari Batam Tandatangani Nota Kesepahaman
Artikel 7 hari lalu 183 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?