Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Lakalantas Tunggal di Batam Tewaskan Seorang Pegendara Sepeda Motor
    16 jam lalu
    Polda Kepri Kembali Amankan Ribuan Liquid Vape Mengandung Zat Etomidate
    1 hari lalu
    Aksi Bersih Lingkungan Tandai Peringatan Hari Buruh di Kota Batam
    2 hari lalu
    Petugas Gabungan Tertibkan Puluhan Papan Reklame Bermasalah di Kab. Bintan
    2 hari lalu
    Pelaku Curat di Kijang Berhasil Diringkus Reskrim Polsek Bintan Timur
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Perluas Akses Pendidikan, SMP Negeri 65 Batam Resmi Berdiri
    2 hari lalu
    Marselino Ferdinan Dipanggil ke Timnas Lagi
    2 hari lalu
    Semifinal Leg 1 Liga Champions Eropa, Atletico Madrid Ditahan Imbang Arsenal
    3 hari lalu
    Edukasi Tertib Berlalulintas Sejak Dini untuk Guru PAUD dan SD di Batam
    4 hari lalu
    Kemdiktisaintek Siapkan Penutupan Prodi yang Tak Relevan dengan 8 Industri Strategis
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Pecong, Batam
    1 minggu lalu
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    2 bulan lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    3 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Pilihan gowest.id

KEREN! Plester Luka Kencur Karya Mahasiswa Surabaya

Editor Redaksi 10 tahun lalu 5.9k disimak
Foto : sheradiofm.com

PENYEMBUHAN luka dengan bahan herbal sudah diketahui aman tanpa efek samping. Baru-baru ini, enam mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) menciptakan plester atau patch topical anti-inflamasi dengan bahan dasar kencur.

Plester ini berbentuk gel bening yang penggunaannya ditempelkan ke kulit.

”Masyarakat tahu kencur memiliki banyak manfaat, kami ingin mengolah dan mengemasnya dengan cara yang unik. Patch inovasi kami ini mampu mengobati gejala peradangan pada tubuh dengan penghantaran melalui kulit,” kata Desy Fatmawati, satu diantara enam mahasiswa tersebut dilansir dari sheradiofm.com.

Kencur dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, satu di antaranya untuk meringankan tanda dan gejala peradangan atau anti-inflamasi. Biasanya obat anti-inflamasi ini hadir dalam bentuk tablet, kapsul, ataupun krim oles.

Setiap bentuk memiliki sisi kekurangan dan kelebihan, pada patch kencur kelebihannya adalah praktis, nyaman digunakan dan lebih aman daripada obat yang harus ditelan. Pada umumnya obat antiinflamasi yang beredar juga memiliki efek samping mengakibatkan nyeri lambung.

Inovasi patch kencur hadir sebagai alternatif pengobatan yang praktis karena tinggal ditempel dan tahan beberapa hari serta minim efek samping. Tantangannya adalah bagaimana memastikan efek obat yang dimiliki oleh kencur tersebut benar-benar terserap masuk ke dalam kulit penggunanya. Untuk itulah, keenam mahasiswa ini melakukan penelitian untuk meningkatkan efektifitas patch kencur inovasi mereka di bawah bimbingan Dr. drh. Iwan Syahrial, M.Si dan Lucia Hendriati, S.Si., M.Sc., Apt.

”Awalnya kami mendapatkan ide untuk inovasi ini karena melihat obat tradisonal, seperti parem untuk mengurangi bengkak dirasa kurang praktis dan meninggalkan ampas pada kulit,’ kata Amalia Septia saat diwawancara.

Kandungan utama dari parem adalah kencur, sehingga kami ingin membuat sediaan parem tersebut menjadi lebih praktis, mudah digunakan dengan efektifitas yang jauh lebih baik dibandingkan sediaan parem biasa. Maka, kami berenam memiliki ide untuk memformulasikan tanaman kencur kedalam sediaan patch topikal.

Diharapkan dengan sediaan patch topikal ini, khasiat kencur semakin efektif dan praktis.
Amalia menjelaskan, dalam pembuatan patch salah satu hal penting yang harus dipertimbangkan adalah jenis enhancer atau bahan yang meningkatkan penetrasi obat yang dipakai dalam formulasi.

”Enhancer berpengaruh terhadap penetrasi (masuknya) obat ke dalam kulit,” ujarnya. Ia menambahkan, salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan penetrasi obat ke kulit adalah dengan adanya penambahan enhancer jenis surfaktan dalam formulasi. Surfaktan memiliki sifat menurunkan tegangan permukaan dengan cara menyerap pada permukaan suatu cairan,” kata Amalia.

Pada awal pembuatan, keenam mahasiswa ini membutuhkan waktu selama satu bulan hingga menemukan formulasi yang tepat. Desy Fatmawati, menuturkan bahan-bahan yang digunakan dalam proses pembuatan pacth tersebut adalah ekstrak etanol kencur, karagenan, Na Lauryl Sulfat, HPMC, Propelin Glikol, Aquadest, Alkohol, kasa perekat, NaCl, cat wright stain, Dapar Fosfat serta mencit sebagai hewan uji coba.

”Langkah awal, kami membersihkan kencur, dipilah, kemudian dipotong tidak terlalu tebal,” kata Desy. Selanjutnya dilakukan pengambilan sari kencur dengan metode ekstraksi maserasi. Ekstrak kencur dicampur etanol dan didiamkan selama 24 jam sambil sesekali diaduk. Kemudian, esktrak etanol kencur dicampurkan dengan propilen glikol lalu diaduk.

Desy dan teman-temannya juga mengembangkan HPMC selama 24 jam hingga membentuk koloid atau semacam gel kental, lalu ditambahkan campuran ekstrak etanol kencur dan diaduk hingga tercampur rata. ”Kemudian Na Lauryl Sulfat dimasukkan perlahan sambil diaduk,” kata Desy menjelaskan.

Setelah semua tercampur merata, langkah selanjutnya adalah menuangkan ke dalam cawan petri berdiameter 9cm dan didiamkan pada suhu kamar selama dua hari. ”Hal tersebut dilakukan untuk menguapkan etanol 70% dan menghilangkan udara tambahan yang terperangkap,” kata Desy. Langkah terakhir, adalah mengeringkan semua bahan yang sudah tercampur tersebut ke dalam oven dengan suhu 40 derajat Celcius hingga berbentuk lapisan film.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan enhancer dalam patch topical ekstrak etanol kencur dapat meningkatkan penetrasi ekstrak ke dalam kulit. ”Sehingga memiliki efek anti inflamasi yang lebih baik daripada produk antiinflamasi dalam sediaan topikal yang sudah ada di pasaran,” lanjut Desy. Hasil olahan Desy dan teman-temannya ini juga memiliki kandungan yang lebih baik dan berbeda signifikan jika dibandingkan dengan formula yang tidak mengandung enhancer. ***

Kaitan kencur, mahasiswa, plester luka, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Redaksi 22 September 2016 22 September 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Rumah Yang Jadi Lapak Judi di Medan Timur Dirobohkan
Artikel Selanjutnya Pasangan Sandiaga Diumumkan Besok

APA YANG BARU?

Lakalantas Tunggal di Batam Tewaskan Seorang Pegendara Sepeda Motor
Artikel 16 jam lalu 122 disimak
Polda Kepri Kembali Amankan Ribuan Liquid Vape Mengandung Zat Etomidate
Artikel 1 hari lalu 148 disimak
Aksi Bersih Lingkungan Tandai Peringatan Hari Buruh di Kota Batam
Artikel 2 hari lalu 161 disimak
Petugas Gabungan Tertibkan Puluhan Papan Reklame Bermasalah di Kab. Bintan
Artikel 2 hari lalu 174 disimak
Pelaku Curat di Kijang Berhasil Diringkus Reskrim Polsek Bintan Timur
Artikel 2 hari lalu 175 disimak

POPULER PEKAN INI

Italia Menolak Mentah-mentah Gagasan Pengganti Iran di Piala Dunia 2026
Sports 6 hari lalu 570 disimak
Bantuan Bioflok 2026: 96 Unit untuk 24 Kelompok Pembudidaya di Batam
Artikel 6 hari lalu 474 disimak
Harga Emas Antam Menguat Tajam di Akhir Pekan
Artikel 6 hari lalu 469 disimak
Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Curanmor di Tanjungpinang
Artikel 6 hari lalu 449 disimak
Polda Kepri Ungkap Jaringan Narkoba di Tanjungbalai Karimun
Artikel 6 hari lalu 417 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?