Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Kampung Jabi, Batu Besar
    4 jam lalu
    Rupiah Melemah di Rp 17.127/US$: Efeknya Berbeda untuk Importir dan Eksportir
    7 jam lalu
    Buaya 4,1 Meter Berhasil Dievakuasi Warga di Tanjungpinang
    13 jam lalu
    Penyelundupan 337 Ponsel iPhone dan Samsung Gagal Di Pelabuhan Roro Telaga Punggur
    13 jam lalu
    Diduga Langgar Izin Tinggal, 6 WNA Diamankan di Batam
    13 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Berapa Lama Emas Harus Disimpan Agar Menguntungkan?
    7 jam lalu
    Pemko Batam Rencanakan Bangun Zona Selamat Sekolah di SD Negeri 001 Batam Kota
    13 jam lalu
    Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
    4 hari lalu
    Cerita Lokal Batam untuk Anak-Minim di Perpustakaan Kota Batam
    2 minggu lalu
    Bosnia Herzegovina Gagalkan Italia ke Piala Dunia 2026
    2 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    1 bulan lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Malaysia dan Singapura Segera Resmikan Kawasan Ekonomi Khusus Lintas Batas, Bagaimana KEK Batam?

Editor Admin 2 tahun lalu 1k disimak
Kawasan ekonomi khusus Johor-Singapura diharapkan dapat merangsang pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Disediakan oleh GoWest.ID
  • KEK lintas batas pertama di Asia Tenggara akan segera diresmikan di Johor, Malaysia.
  • Tujuan utama KEK ini adalah untuk memperlancar pergerakan barang dan orang, menarik investasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kedua negara.
  • Penandatanganan kesepakatan KEK dijadwalkan sebelum pertemuan tahunan para pemimpin Malaysia dan Singapura pada akhir tahun ini.
  • Malaysia menawarkan insentif fiskal menarik bagi perusahaan yang berinvestasi di KEK.
  • Johor diprediksi akan menjadi penerima manfaat utama dari KEK dan proyek kereta api cepat Kuala Lumpur-Singapura.

KAWASAN ekonomi khusus (KEK) lintas batas pertama di Asia Tenggara di ambang pintu untuk disepakati antara Pemerintah Malaysia dan Singapura.

KEK yang terletak di negara bagian Johor, Malaysia itu, bertujuan untuk memperlancar pergerakan barang dan orang, menarik investasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kedua negara.

Berdasarkan MOU tersebut, kedua belah pihak akan berupaya meningkatkan arus barang dan manusia lintas batas dan mengembangkan kerangka kerja yang akan mengarah pada kesepakatan penuh mengenai zona tersebut. Kedua negara juga menjajaki inisiatif lain, termasuk sistem izin bebas paspor di kedua sisi perbatasan.

Menteri Ekonomi Malaysia, Rafizi Ramli, mengungkapkan bahwa finalisasi beberapa poin akhir dalam pembicaraan bilateral dengan Singapura sedang berlangsung.

“Kedua pihak optimis dapat menandatangani kesepakatan dan meresmikan zona tersebut pada bulan September,” kata Rafizi seperti dilansir tim GoWest.ID dari Bloomberg.

Kepala Menteri Johor, Onn Hafiz Ghazi, menambahkan bahwa rancangan tata ruang kawasan tersebut hampir selesai. Penetapan KEK ini merupakan kelanjutan dari nota kesepahaman yang ditandatangani kedua negara pada Januari 2024.

Tujuan utama KEK ini adalah untuk memfasilitasi pergerakan bebas barang dan orang antara Johor yang kaya sumber daya alam dan Singapura yang memiliki keterbatasan lahan.

Penandatanganan kesepakatan KEK dijadwalkan sebelum pertemuan tahunan para pemimpin kedua negara, yang melibatkan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, pada akhir tahun ini. Malaysia telah menyelesaikan proposalnya pada Mei 2024 dan menanti tanggapan dari Singapura.

Sebagai persiapan, Malaysia sedang menyusun insentif fiskal yang menarik bagi perusahaan-perusahaan yang akan berinvestasi di KEK, yang akan diumumkan dalam pidato anggaran mendatang.

Sementara itu, menurut laman sinarharian.com.my, kesepakatan KEK ini membuka peluang besar bagi Johor, yang telah menarik investasi signifikan menjelang pembentukan zona tersebut. Investasi ini termasuk pusat data dari Microsoft dan Nvidia, didorong oleh pesatnya perkembangan industri kecerdasan buatan secara global. Selain itu, ChemOne Singapura juga sedang membangun kompleks energi berskala besar di pusat petrokimia Pengerang, yang diusulkan untuk menjadi bagian dari KEK.

Johor juga diprediksi akan menjadi penerima manfaat utama dari rencana pembangunan kereta api cepat yang menghubungkan Kuala Lumpur dan Singapura. Pemerintah Malaysia saat ini sedang mempertimbangkan proposal dari beberapa pihak swasta untuk proyek tersebut.

KEK lintas batas ini menandakan langkah penting dalam kerjasama ekonomi antara Malaysia dan Singapura. Dengan potensi yang dimilikinya, KEK ini diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi investor global dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kedua negara.

Dampak KEK Lintas Batas Malaysia-Singapura terhadap KEK Batam

MUNCULNYA Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) lintas batas antara Malaysia dan Singapura di Johor Bahru menimbulkan pertanyaan tentang dampaknya terhadap KEK Batam.

Kawasan ekonomi khusus Johor-Singapura diharapkan dapat merangsang pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. © F. AP via Malaysia Today/ disediakan oleh GoWest.ID

Kemampuan Batam untuk memanfaatkan peluang dan memitigasi tantangan, akan menentukan dampak jangka panjang dari keberadaan KEK Johor Bahru terhadap masa depan KEK yang ada di pulau Batam. Berikut analisa tim GoWest.ID tentang dampak keberadaan KEK lintas batas tersebut terhadap operasional KEK yang ada di pulau Batam.

Dampak Positif:

  • Peningkatan arus investasi: KEK Johor Bahru dapat menarik investasi baru ke kawasan tersebut, yang berpotensi meningkatkan arus investasi ke Indonesia, termasuk Batam. Hal ini dapat membuka peluang baru bagi perusahaan-perusahaan di Batam untuk berkolaborasi dengan mitra dari Malaysia dan Singapura.
  • Pengembangan pariwisata: Konektivitas yang lebih baik antara Johor Bahru dan Singapura dapat meningkatkan pergerakan wisatawan ke wilayah tersebut. Hal ini dapat memberikan dampak positif bagi industri pariwisata di Batam, terutama dengan fokus pada wisatawan mancanegara.
  • Transfer teknologi dan pengetahuan: KEK Johor Bahru dapat menjadi pusat bagi industri teknologi tinggi dan inovatif. Kedekatan dengan Batam dapat memungkinkan transfer teknologi dan pengetahuan ke pulau tersebut, mendorong pengembangan industri lokal dan meningkatkan daya saing Batam.

Dampak Negatif:

  • Persaingan investasi: KEK Johor Bahru dapat menarik investasi yang tadinya akan diarahkan ke Batam. Hal ini dapat memperlambat laju pertumbuhan ekonomi di Batam dan menghambat upaya pengembangan KEK di pulau tersebut.
  • Aliran tenaga kerja: Kemudahan akses antara Johor Bahru dan Singapura dapat memicu migrasi tenaga kerja dari Batam ke Malaysia atau Singapura. Hal ini dapat menyebabkan kekurangan tenaga kerja terampil di Batam, yang berakibat pada terhambatnya operasional bisnis dan industri di pulau tersebut.
  • Pergeseran fokus industri: Fokus investasi di KEK Johor Bahru mungkin condong ke industri tertentu, seperti manufaktur berteknologi tinggi atau industri jasa modern. Hal ini dapat menyebabkan pergeseran fokus industri di Batam, yang perlu beradaptasi dengan perubahan tersebut agar tetap kompetitif.

(ham)

Kaitan batam, Kawasan ekonomi khusus, kek, malaysia
Admin 10 Juli 2024 10 Juli 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali1
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Dampak Keputusan DPP NasDem Terhadap kandidat lain di Pilkada Batam 2024
Artikel Selanjutnya Obsesi ‘Kampoeng Ikan Asin’, Lahir Mesin Pengering Ikan Asin Karya Siswa SMK

APA YANG BARU?

Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Kampung Jabi, Batu Besar
Artikel 4 jam lalu 73 disimak
Berapa Lama Emas Harus Disimpan Agar Menguntungkan?
Ragam 7 jam lalu 96 disimak
Rupiah Melemah di Rp 17.127/US$: Efeknya Berbeda untuk Importir dan Eksportir
Artikel 7 jam lalu 82 disimak
Buaya 4,1 Meter Berhasil Dievakuasi Warga di Tanjungpinang
Artikel 13 jam lalu 108 disimak
Penyelundupan 337 Ponsel iPhone dan Samsung Gagal Di Pelabuhan Roro Telaga Punggur
Artikel 13 jam lalu 131 disimak

POPULER PEKAN INI

Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
Histori 4 hari lalu 303 disimak
Buntut Kasus Pungutan Liar, Kepala Imigrasi Kepri dan Batam Diganti
Artikel 5 hari lalu 300 disimak
Modus Bukti Transfer Fiktif, Pelaku Ditangkap Sebelum Kabur
Artikel 4 hari lalu 284 disimak
Kemenhaj Kota Batam Keluarkan Himbauan Waspada Penipuan Pelayanan Haji
Artikel 5 hari lalu 278 disimak
Dihadiri Ribuan Warga, Walikota Batam Buka MTQH XXXIV
Artikel 4 hari lalu 274 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?