Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Potensi Hujan Sedang di Sejumlah Wilayah Kepulauan Riau, Selasa (23/6/2026)
    8 jam lalu
    Siklon Tropis Mekkhala Picu Hujan di Bintan
    8 jam lalu
    Balita Hanyut Terseret Arus Parit di Tanjung Sengkuang
    8 jam lalu
    Produksi Ikan Air Tawar Batam Tembus 2.841 Ton hingga Mei 2026
    8 jam lalu
    Jalan Gajah Mada di Sekitar Hotel Vista Kembali Rusak
    8 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Pakar Hak Anak Soroti Pawai Dukungan MBG di Batam
    2 jam lalu
    Piala Dunia 2026: Enam Tim Lolos 32 Besar, Empat Lain Terhenti Lebih Awal
    2 jam lalu
    Kunang-Kunang Kian Sulit Ditemui: Bioindikator Lingkungan yang Terancam
    1 hari lalu
    “Dua Bapak dengan Balita Mereka”
    2 hari lalu
    Liga Takraw Season 2 2026 Tuntas, Tim Juara Terima Piala dan Uang Pembinaan
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Bakau Api Api
    1 hari lalu
    Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
    1 hari lalu
    Pulau Benan, Lingga
    6 hari lalu
    Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
    1 minggu lalu
    ANALISIS DATA: Cuaca Batam & Kepri Sepekan ke Depan
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 jam lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 hari lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    6 hari lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Manipulasi ‘DeepFake’ Yang Makin Sulit Diungkap

Editor Admin 5 tahun lalu 1.2k disimak

Makin majunya teknologi, manipulasi foto atau video juga makin canggih, sehingga makin sulit diungkap. Seperti apakah detektor yang tepat?

Daftar Isi
Detektor harus makin canggihInformasi palsu tersebar lewat media sosialPengguna harus kritis

————-

ZAMAN sekarang, sebuah foto sudah cukup untuk membuat video palsu. Itu sebenarnya mengesankan. Karena dengan inteligensia artifisial, program khusus dalam tiga menit bisa membuat foto manapun tampak hidup seperti video, dan mengontrolnya dari jarak jauh.

Video palsu bahkan ada yang bisa dibuat dalam waktu kurang dari tiga menit. Itu menunjukkan apa yang sudah bisa dicapai teknologi ini, di zaman sekarang.

Ahli teknologi media Touradj Ebrahimi dan timnya yang terdiri dari sejumlah spesialis terutama berusaha mendeteksi “deepfake”, atau kepalsuan mendalam semacam ini, secara otomatis. Ini sangat penting bagi masa depan.

“Detektor ‘deepfake’ tidak akan sempurna. Tapi akan bisa mengungkap kepalsuan dalam sebagian besar video palsu. Kerap itu sudah cukup,“ demikian diungkap Touradj Ebrahimi dari Multi Signal Processing Group, EPFL.

Detektor harus makin canggih

Ia menambahkan, yang penting, detektor ini harus mampu terus mengembangkan diri selangkah dengan perkembangan teknologi “deepfake.” Jadi terus-menerus membandingkan dan memperbaiki diri.

“Deepfake” juga jadi masalah bagi perekonomian. Tepatnya, mengungkap gambar palsu sekarang semakin penting. Apalagi dalam urusan seperti penipuan asuransi. Oleh sebab itu, para ahli gambar mencari jalan untuk bisa melacak tanda-tanda tertentu dalam sebuah gambar, yang bisa mengatakan dengan jelas, bahwa sebuah gambar palsu.

Piranti lunak cerdas yang bisa mengungkap kepalsuan mendapat sejumlah besar gambar dan video palsu, dan belajar untuk mengenali anomali. Begitu sebuah tanda kepalsuan terdeteksi, sebuah kotak berwarna merah menunjukkan, pada gambar itu ada yang dimanipulasi.

Ebrahimi menjelaskan juga, “Sekitar enam bulan lalu, video ‘deepfake’ masih bisa dideteksi dengan mudah. Gambarnya agak terganggu, jadi bisa dilihat dengan mudah, ada yang tidak benar.“

Tapi sekarang, video-video itu sudah hampir sempurna. “Hanya dalam waktu 3 sampai 9 bulan, 99,9% orang tidak akan sadar lagi, jika mereka melihat video palsu” ditegaskan Ebrahimi.

Informasi palsu tersebar lewat media sosial

Jadi ini masa-masa kelam bagi para pengecek fakta. Di layanan pengecekan fakta Mimikama, “deepfake” belum jadi bagian pekerjaan sehari-hari. Tapi jika tidak ada program baru untuk mengenali video-video palsu tentu akan sulit, begitu dikatakan pakar media André Wolf.

“Harapan saya, kami juga akan memperoleh alat kerja lebih baik di masa depan, jika teknik semakin mudah dan tambah baik, supaya kami bisa mengenali kepalsuan dengan mudah.”

Karena begitu banyak informasi palsu menyebar cepat lewat media sosial, sebagai pengguna, orang harus kenal beberapa aturan penting.

Pengguna harus kritis

Awalnya, selalu tergantung setiap orang, kata André Wolf dari Mimikama.

“Saya harus kenal diri saya dan bagaimana saya mengkonsumsi media. Karena kita tertipu terutama dalam topik-topik yang kita suka. Juga pada media-media tertentu, yang kita percaya.“

Hal ke dua adalah, kita harus meneliti, siapa penulisnya, jadi dari mana asalnya. Orang juga harus mampu menggunakan mesin pencari di internet, sehingga bisa mengadakan perbandingan. Ini tentu juga terkait pencarian gambar. Yang juga penting adalah konsumsi infomasi.

“Jika suatu kabar rasanya terlalu dramatis, coba tanyakan dulu orang yang lebih mengerti bidang itu,” saran André Wolf.

Tapi bukan itu saja. Lebih banyak penyuluhan juga diperlukan.

“Tentu saja kita ingin, agar di sekolah-sekolah ada penyuluhan. Namun ada masalah lain lagi. Kita kerap mengatakan, di Facebook banyak berita palsu yang seliweran. Tapi itu letak masalahnya. Kaum remaja tidak menggunakan Facebook.“

Yang menggunakan Facebook adalah orang yang berusia antara 35 dan 55. Sekarang kita lihat masalahnya. Kita kurang mengadakan penyuluhan bagi orang dewasa.” Sayangnya, salah duga hanya kelihatan setelah sesuatu terjadi.

(*)

Sumber : DW

Kaitan Deep fake, khas, teknologi
Admin 20 September 2021 20 September 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya West Ham – MU Berbagi Angka di London
Artikel Selanjutnya KLM Tirta Mulya Tenggelam Dengan 14 Ribu Zak Semen di Batu Ampar

APA YANG BARU?

Pakar Hak Anak Soroti Pawai Dukungan MBG di Batam
Pendidikan 2 jam lalu 81 disimak
Piala Dunia 2026: Enam Tim Lolos 32 Besar, Empat Lain Terhenti Lebih Awal
Sports 2 jam lalu 81 disimak
Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
Documentary 3 jam lalu 120 disimak
Potensi Hujan Sedang di Sejumlah Wilayah Kepulauan Riau, Selasa (23/6/2026)
Artikel 8 jam lalu 144 disimak
Siklon Tropis Mekkhala Picu Hujan di Bintan
Artikel 8 jam lalu 149 disimak

POPULER PEKAN INI

#ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
Documentary 6 hari lalu 746 disimak
Mengapa Judi ‘Online’ Masih Marak Meskipun Sudah Ada Aturan Pidananya?
Catatan Netizen 6 hari lalu 695 disimak
Disdik Batam Terbitkan Surat Edaran Pengawasan Gadget Siswa
Pendidikan 6 hari lalu 682 disimak
Jangan Pakai Sepatu Lari: Untuk Jalan-jalan
Catatan Netizen 6 hari lalu 654 disimak
Pulau Benan, Lingga
Wilayah 6 hari lalu 646 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?