Hubungi kami di

Kota Kita

Marak Penyelundupan TKI, Polda Kepri Butuh Tambahan Kapal Cepat Jaga Perbatasan

Terbit

|

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Goldenhardt. F. Dok. Raja Ail/detik.com

PENYELUNDUPAN Pekerja Mingran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, kembali marak akhir-akhir ini.

Untuk itu, Polda Kepulauan Riau (Kepri) membutuhkan tambahan armada kapal cepat guna menjaga daerah perbatasan dari kegiatan penyelundupan pekerja migran ilegal ke negeri Jiran tersebut.

“Butuh sekali, sangat butuh sekali. 96 persen wilayah kami adalah perairan, maka dari itu kami sangat membutuhkan kapal-kapal yang mampu bergerak cepat untuk melakukan pengejaran dan meninggalkan di tengah laut,” ujar Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt, dikutip dari Antara, Minggu (3/72022).

BACA JUGA :  Kepri Kembali Raih Penghargaan Provinsi Layak Anak

Sejauh ini sudah diusulkan pengadaan kapal cepat ke pusat, namun hingga kini, dia mengaku belum mendapatkan pemberitahuan apakah pengadaan kapal cepat itu disetujui atau tidak.

“Belum ada. Itu kan prosesnya melalui DPR RI, kemudian melalui sistem politik anggaran yang akan dibahas di Badan Anggaran DPR,” katanya.

Harry menilai, dengan adanya kapal cepat itu nantinya bisa memudahkan tugas polisi yang berjaga di daerah perairan karena Kepulauan Riau, terutama Batam, selalu menjadi pilihan bagi pelaku kejahatan perdagangan orang untuk bisa ke negara Malaysia menggunakan jalur laut.

Sebelumnya, Komisi III DPR sudah membuat pernyataan untuk kepala Kepolisian Indonesia agar menyiapkan kapal-kapal cepat dan berteknologi mumpuni guna mendukung tugas polisi di daerah Kepulauan Riau yang sebagian besar wilayahnya adalah perairan.

BACA JUGA :  Prihatin.. Pasien Covid-19 di Batam Mulai Menyentuh Balita

“Kami telah menyampaikan kepada asisten perencanaan umum dan anggaran kepala Kepolisian Indonesia dan telah didengar oleh Bapak Kapolri. Harapannya, tahun depan sudah bisa diberikan,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR, Adies Kadir.

Keperluan kapal cepat itu, kata dia, sangat penting di Kepulauan Riau karena provinsi berbeda dengan provinsi lainnya. Daratan Kepulauan Riau hanya empat persen, dan 96 persen sisanya adalah perairan.

(*)

Gowest.id

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid