Hubungi kami di

Tanah Air

Meledak! Positif Covid-19 Nyaris Tembus 2.000 Kasus

Terbit

|

Ilustrasi: Virus corona (Covid-19). F. Dok. iNews.id

SATUAN Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan kasus konfirmasi positif virus Corona  di Indonesia hari ini, Rabu (22/6/2022) nyaris tembus 2.000 kasus, tepatnya bertambah 1.985 orang.

Meledaknya jumlah kasus positif pada hari ini, membuat jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia secara kumulatif sudah mencapai 6.072.918 kasus sejak pertama kali diumumkan pada Maret 2022.

Penambahan kasus hari ini lebih tinggi dari sebelumnya 1.678 kasus konfirmasi positif Covid-19 pada Selasa (21/6), sekaligus menjadi yang tertinggi dalam kenaikan kasus harian berturut-turut dalam sepekan.

Rincian penambahan kasus harian selama enam hari belakangan yaitu tercatat pada 15 Juni 1.242 kasus, 16 Juni 1.173 kasus, dan 17 Juni 1.220 kasus. Kemudian, 18 Juni sebanyak 1.264 kasus, 19 Juni 1.167 kasus, dan 20 Juni 1.180 kasus.

Berdasarkan data yang sama, ada penambahan 687 kasus sembuh Covid-19, sehingga total kasus sembuh kini 5.904.825. Sementara, kasus kematian akibat Covid-19 bertambah 2. Dengan demikian, total orang meninggal dunia menjadi 156.702 jiwa.

BACA JUGA :  Kasus Positif Bertambah 327, 2 Mekanisme Penanganan Covid-19

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito, mengatakan kenaikan ini juga akan berdampak pada jumlah kasus aktif mingguan.

“Hal ini juga berpengaruh pada kasus aktif yang ikut meningkat dari 4.734 menjadi 8.594 pada minggu ini,” kata Prof Wiku dalam konferensi pers, Selasa (21/6/2022).

Berdasarkan data yang ada, kenaikan kasus aktif didominasi oleh provinsi di Pulau Jawa. Berikut daftar provinsi dengan kasus tertinggi:

1. DKI Jakarta: 2.211 menjadi 4.980 kasus
2. Jawa Barat: 849 menjadi 1.535 kasus
3. Banten: 382 menjadi 667 kasus
4. Bali: 222 menjadi 331 kasus
5. Jawa Timur: 161 menjadi 224 kasus
6. Jawa Tengah: 151 menjadi 331 kasus
7. DI Yogyakarta: 130 menjadi 146 kasus
8. Nusa Tenggara Barat: 0 menjadi 16 kasus
9. Riau: 1 menjadi 14 kasus
10. Kalimantan Timur: 16 menjadi 29 kasus
11. Sumatra Selatan: 24 menjadi 33 kasus
12. Kalimantan Selatan: 19 menjadi 24 kasus
13. Kepulauan Riau: 29 menjadi 24 kasus
14. Kalimantan Utara: 6 menjadi 10 kasus
15. Nusa Tenggara Timur: 36 menjadi 37 kasus
16. Kalimantan Tengah: 22 menjadi 23 kasus
17. Jambi: 5 menjadi 6 kasus
18. Bangka Belitung: 6 menjadi 7 kasus
19. Aceh: 0 menjadi 1 kasus

BACA JUGA :  Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tertinggi di ASEAN

Namun, Prof Wiku mengingatkan agar masyarakat tidak cukup puas meski kasus positif Covid-19 di Indonesia. Menurutnya, kondisi ini masih harus tetap diwaspadai.

“Meskipun angka ini terbilang tidak tinggi dibandingkan penduduk Indonesia secara keseluruhan, namun dengan jumlah kasus yang selalu kita pertahankan di bawah angka 1.000 dalam dua bulan terakhir, ini alarm yang perlu kita waspadai,” jelas Prof Wiku.

(*)

sumber: detik.com | CNN Indonesia.com

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid