Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Mandiri Pangan, Batam Tak Lagi Pasok Ikan Air Tawar dari Luar Daerah
    28 menit lalu
    BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif TPK Batu Ampar hingga Agustus 2026
    35 menit lalu
    Harga Minyak Dunia Merosot Dekati 8% Sepekan
    1 jam lalu
    Sarana Olahraga Engku Putri Rampung Direvitalisasi, Amsakar:”Batam Butuh Sinergi”
    1 hari lalu
    Perang Malaria di Tanjungpinang, 518 Kasus dalam Enam Bulan
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Akomodasi Keluhan Warga, Pemko Batam Alihkan Proyek TPS ke 140 Bin Kontainer
    15 menit lalu
    Prancis Juara Grup I Piala Dunia 2026, Senegal Jaga Asa Lewat Pesta Gol
    45 menit lalu
    Piala Dunia 2026, Brace Vinicius Jr Pastikan Tim Samba Brasil Lolos Babak 32 Besar
    2 hari lalu
    Aplikasi Si-Pintar untuk Pendaftaran Sekolah Tahun 2026 di Bintan
    3 hari lalu
    KPAI Sesalkan Pawai Dukungan MBG Melibatkan Anak Sekolah di Batam
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Statistika Harga Makanan dan Rokok Melonjak di Batam
    2 hari lalu
    Ikan Lepu (Lion Fish)
    3 hari lalu
    Pohon Bakau Api Api
    5 hari lalu
    Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
    5 hari lalu
    Pulau Benan, Lingga
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    4 hari lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    6 hari lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Pantun Diakui UNESCO, Ansar Berkomitmen Menjadikan Provinsi Kepri Makin Berbudaya

Editor Admin 4 tahun lalu 632 disimak

SETELAH pantun diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda tentang kemanusiaan oleh UNESCO (United Nations Educational Scientific and Cultural Organization), Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, berkomitmen menjadikan Provinsi Kepri makin berbudaya.

Penetapan pantun menjadi Warisan Budaya Tak Benda ditandai dengan penyerahan sertifikat dari Organisasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan atau UNESCO oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim kepada Pemprov Kepri yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Juramadi Esram di Jakarta, Selasa (16/8/2022).

“Kita patut bangga karena pantun yang merupakan budaya masyarakat Melayu di Kepri dan Riau berhasil diakui UNESCO sejak diusulkan pada tahun 2016,” kata Ansar di Tanjungpinang, dikutip dari Antara, Kamis (18/8/2022).

Ansar berharap dengan diserahkan sertifikat tersebut, maka pantun harus bisa digelorakan dalam keseharian masyarakat Indonesia, khususnya di Kepri.

“Dengan diserahkannya sertifikat dari UNESCO, tentunya dalam keseharian kita semua, kegiatan pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan tidak melupakan budaya pantun ini,” ucapnya.

Ia juga sudah memberikan pengarahan kepada Dewan Kesenian dan Dinas Kebudayaan di Kepri untuk membuat berbagai program dan kegiatan dalam pengembangan kesenian dan kebudayaan di Kepri, salah satunya pantun.

“Kita bersama Provinsi Riau tentu harus lebih melestarikan pantun dari pada daerah lain,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Kepri, Raja Ahmad Helmi, mendukung pengembangan kesenian dan kebudayaan berupa pantun, termasuk rencana membangun Taman Budaya Kepri.

Menurut dia, Kepri memiliki tiga budaya asli yang potensial untuk dikembangkan dan diperkenalkan ke tingkat nasional dan internasional yaitu Mak Yong, Pantun, dan Joget Dangkong.

“Jadi memang Dewan Kesenian Kepri lebih fokus kepada kesenian yang sudah tertinggal dan jadi kearifan lokal, kami sudah banyak mendapat arahan dari Pak Gubernur tentang kegiatan yang harus dijalankan,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan Kepri, Juramadi Esram, mengatakan sesuai arahan Gubernur Ansar, dengan diterima sertifikat pantun sebagai warisan dunia, hal itu menjadi titik awal dari mengakar budaya berpantun dalam kehidupan masyarakat Kepri.

Hal ini sejalan visi Gubernur Ansar dan Wagub Marlin Agustina, yaitu “Terwujudnya Kepri yang makmur, berdaya saing, dan berbudaya”.

“Ini menjadi tugas kita bersama antara Dinas Kebudayaan dan Dewan Kesenian, terutama nantinya ada agenda Bulan Bahasa di bulan Oktober yang harus kita betul-betul maksimalkan untuk kebudayaan di Kepri,” katanya.

Pantun telah dikenal lebih dari 500 tahun yang lalu sebagai tradisi lisan masyarakat Melayu di wilayah kepulauan di Asia Tenggara. Pantun merupakan syair yang digunakan mengekspresikan ide dan perasaan, serta nasihat-nasihat sejak kelahiran manusia hingga kematian.

(*)

Kaitan budaya, kepri, pantun, PBB, UNESCO
Admin 18 Agustus 2022 18 Agustus 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Uang Rupiah Baru Diluncurkan, Berikut Lokasi Penukarannya di Batam
Artikel Selanjutnya HUT ke-61 Pramuka, Rudi: Jadilah Generasi Tangguh dan Berbudi Luhur

APA YANG BARU?

Akomodasi Keluhan Warga, Pemko Batam Alihkan Proyek TPS ke 140 Bin Kontainer
Lingkungan 15 menit lalu 49 disimak
Mandiri Pangan, Batam Tak Lagi Pasok Ikan Air Tawar dari Luar Daerah
Artikel 28 menit lalu 59 disimak
BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif TPK Batu Ampar hingga Agustus 2026
Artikel 35 menit lalu 68 disimak
Prancis Juara Grup I Piala Dunia 2026, Senegal Jaga Asa Lewat Pesta Gol
Sports 45 menit lalu 71 disimak
Harga Minyak Dunia Merosot Dekati 8% Sepekan
Artikel 1 jam lalu 93 disimak

POPULER PEKAN INI

Pohon Bakau Api Api
Rupa 5 hari lalu 518 disimak
HarbourFront Centre Singapura Tutup Mulai 27 Juli 2026
Artikel 5 hari lalu 426 disimak
Kunang-Kunang Kian Sulit Ditemui: Bioindikator Lingkungan yang Terancam
Lingkungan 5 hari lalu 418 disimak
Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
Statistik 5 hari lalu 414 disimak
Kemenko Perekonomian Tinjau Karimun untuk Optimalisasi Kawasan FTZ
Artikel 6 hari lalu 404 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?