Hubungi kami di

Jurnal DPRD Batam

Perda CSR Belum Efektif | Forum CSR Batam Diminta Pro Aktif ke Pihak Pengusaha

Terbit

|

Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Kota Batam menggelar RDP dengan Pemerintah Kota Batam terkait Tanggungjawab Sosial Perusahaan (TSP). Foto: @dra/GoWest.id

BADAN Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Batam kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama Pemeruntah Kota Batam, terkait pembahasan Perda no 2 tahun 2012 tentang Tanggungjawab Sosial Perusahaan (TSP/ CSR) pada Selasa (10/11), di gedung DPRD Batam.

Dalam RDP Bapemperda DPRD kota Batam menanyakan kepada pihak Pemko Batam terkait efektifitas pelaksanaan perda tersebut diantaranya pelaporan CSR kepada DPRD kota Batam, besaran perusahan memberikan CSR kepada pemerintah daerah, perusahan mana saja yang sudah memenerikan CSR dan kendala-kendala yang dihadapi pemko Batam.

Pemko Batam yang diwakili, bagian kerjasama Sekretariat Daerah Kota (Sekdako) Batam, Edward mengatakan, masalah CSR sebelumnya berada dibagian ekonomi Sekdako Batam, kemudian pada tahun 2020 dialihkan ke bagian kerjasama.

Menurutnya, pelaksanaan ditahun 2020 bersifat pasif, seharusnya yang aktif ini adalah pihak ketiga, yakni forum Tanggungjawab Sosial Perusahaan (TSP) yang diketuai oleh Johanes Kenedy dari unsur pengusaha.

Ia menambahkan memang ada aturan mengenai CSR ini namun sifatnya bukan paksaan dan sangsinyapun hanya administrasi saja, dikarenakan saat ini semua perizinan berada dipusat, sehingga pemda tidak bisa melakukan penekanan kepada perusahaan yang tidak melaksanakan program CSR.

BACA JUGA :  Zona Integritas Menuju Kawasan Bebas Korupsi Menurut Ketua DPRD Batam

Namun demikian Edward tidak menampik, bahwa pada tahun 2020 sudah ada beberapa kegiatan CSR yang dilakukan oleh beberapa perusahaan, diantaranya pengadaan bak sampah bagi warga, pembagunan taman gasing dan lain-lain.

“Ada juga bantuan dari charity Mc Dermot, berupa pembagunan Pos Yandu. Sementara tahun 2021 bantuan peralatan pos Yandu se keluarahan Batu Besar” jelas Edward.

Terkait bantuan CSR dari Mc Dermot tersebut juga dibenarkan oleh anggota Komisi 2 DPRD, Asnawati Atiq.

Menurutnya, Mc Dermot salahsatu perusahaan terbesar yang berada di kecamatan Batu Ampar adalah contoh salah satu perusahaan yang kerap menyalurkan dana CSR.

Beberapa anggota Bapemperda DPRD Kota Batam saat RDP dengan Pemerintah Kota Batam terkait Tanggungjawab Sosial Perusahaan (TSP). Foto: @dra/GoWest.id

“Selain membantu pembangunan pos yandu, juga sering membantu biaya perobatan warga Batu Ampar yang tidak mampu” jelas Asnawati Atiq.

Dalam RDP, Ketua Bapemperda, Hendrik, menyampaikan pihaknya akan melakukan kunjungan ke perusahaan yang sudah melakukan penyaluran dana CSR.

BACA JUGA :  Shanghai, Antara Kota Lama dan Baru

Hendrik berharap kedepanya pihak perusahan yang sudah melakukan penyaluran CSR, dapat menyampaikan laporan datanya kepihak Pemko Batam.

Sementara itu, wakil ketua Bapemperda, Safari Ramadhan, berharap penyaluran CSR ini bisa efektif dan tepat sasaran apalagi saat ini masyarakat sedang dalam kondisi pandemi covid.

Dilain pihak, anggota Bapemperda Utusan Sarumaha berharap, agar forum TSP yang telah dibentuk Pemko Batam bisa berjalan dengan baik dan maksimal, karena tanggung jawab sosial ini bukan saja amanah peraturan kota Batam tetapi juga amanah peraturan pemerintah agar semua pihak tunduk kepada aturan yang sudah dibuat.

Bapemperda DPRD kota Batam berharap agar Pemko Batam bisa mengidentifikasi perusahan-perusahan yang sudah maupun belum melakukan penyaluran CSR.

Bapemperda rencananya juga akan kembali mengelar rapat dengar pendapat dengan mengundang pihak perusahan, forum TSP dan pihak-pihak terkait lainya.

*(dra/GoWestId)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook