TIMNAS Indonesia akan menghadapi lawan tradisionalnya, Malaysia di laga terakhir Grup B Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Kallang, Singapura.
Pemain lini belakang timnas, Elkan Baggott, dipastikan bisa bermain pada laga klasik penuh gengsi ini.
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong juga memastikan Egy Maulana Vikri baru akan bergabung jika mereka lolos ke babak semifinal.
Dalam konferensi pers virtual yang digelar pada Sabtu (18/12), Tae-yong menyatakan bahwa Elkan Baggott telah keluar dari karantina pada hari ini.
Elkan menurut dia, telah bergabung bersama rekan-rekannya untuk persiapan menghadapi laga kontra Timnas Malaysia.
“Elkan bisa main untuk besok (kontra Malaysia) dan untuk Egy mungkin baru bisa main kalau kami lolos dari babak grup ini,” kata Tae-yong.
Sebagaimana yang diketahui Elkan Baggott harus menjalani karantina sejak tanggal 14 Desember lalu, setelah pemerintah Singapura menyatakan dia berada satu pesawat dengan orang yang dinyatakan Covid-19 dalam penerbangan dari Inggris.
Alhasil, bek yang berstatus sebagai pemain Ipswich Town itu harus absen pada laga kontra Vietnam.
Elkan dipastikan telah keluar dari karantina pada hari Sabtu kemarin, pukul 12.00 waktu setempat.
Sementara Egy Maulana Vikri baru bisa bergabung dengan Timnas Indonesia jika melaju ke semifinal karena tak dilepas oleh klubnya, FK Senica.
Dia disebut baru bisa terbang ke Singapura setelah menjalani laga di Liga Slovakia pada hari ini.
Malaysia waspadai kecepatan Garuda
SEMENTARA itu dalam menghadapai pertarungan pada Ahad (19/12) malam pukul 19.30 WIB nanti, Harimau Malaya mewaspadai kecepatan skuad Garuda.
“Pertahanan kami harus ekstra hati-hati. Karena, Indonesia memiliki pemain yang sangat cepat. Kami harus bisa menghentikan serangan balik mereka yang cepat,’’ kata pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, seperti dikutip dari media Malaysia Berita Harian, Sabtu (18/12).
Cheng Hoe menyebutkan akselerasi permainan mesti berjalan guna menghentikan serangan balik Indonesia. Para pemain Malaysia harus cepat mampu bertahan ketika mendapat serangan balik skuad Merah Putih.
“Kelancaran bola saat menyerang dan bertahan perlu lebih baik, karena kami sering kali macet,” katanya.
Di daftar klasemen Grup B, Indonesia masih memimpin dengan perolehan 7 poin. Vietnam yang memiliki poin sama dengan Indonesia, menempel di posisi kedua. Malaysia berada di urutan ketiga dengan jarak satu angka dari Indonesia dan Vietnam.
Laos yang sudah tidak memiliki pertandingan, tersingkir dengan status juru kunci. Laos menjadi satu-satunya tim yang gagal meraih poin dalam turnamen dua tahunan tersebut.
Sementara Kamboja yang akan menghadapi Vietnam di laga terakhir grup, bertengger di posisi keempat dengan tiga poin.
Laga Malaysia vs Indonesia malam nanti akan menentukan satu tiket ke babak semifinal event dua tahunan ini.
Timnas Indonesia memiliki peluang lebih besar karena hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos sementara Malaysia harus menang karena sempat mengalami kekalahan dari Vietnam.
(*/diaz)
Sumber: Berita Harian | Tempo


