Hubungi kami di

Kota Kita

Polda Kepri Gelar Razia Kendaraan Selama 14 Hari | Tekan Angka Kecelakaan

Terbit

|

Kapolda Kepri, Irjen Pol Aris Budiman, melihat kesiapan personel Operasi Patuh Seligi 2022. F. Dok. ANTARA/HO-Humas Polda Kepri

JAJARAN Polda Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Operasi Patuh Seligi 2022 atau razia kendaraan selama 14 hari ke depan, mulai hari ini, 13 Juni 2022 hingga 26 Juni mendatang. Kegiatan ini digelar serentak di seluruh Indonesia.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Aris Budiman, dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan Operasi Patuh Seligi 2022 adalah upaya kepolisian mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kepri.

“Semoga dengan operasi ini mampu menjawab permasalahan di bidang lalu lintas yang telah berkembang dengan cepat, sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana bergerak,” ujar Aris di Batam, Senin (13/6/2022).

Berdasarkan data Polda Kepri pelanggaran lalu lintas selama bulan Januari hingga Mei 2022 sebanyak 4.404. Jumlah kecelakaan lalu lintas sebanyak 358 kejadian dengan korban meninggal dunia 55 orang, luka berat 83 orang, dan luka ringan 418 orang.

BACA JUGA :  Selama 2022, Pembelian Mobil Baru di Kepri Naik 75%

Aris berharap lewat kegiatan Operasi Patuh Seligi 2022 ini, kepada seluruh personel yang bertugas untuk dapat mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

“Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan jumlah korban kecelakaan lalu lintas, serta membangun budaya tertib berlalu lintas dan tingkatkan kualitas pelayanan publik,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, operasi ini bertemakan “Tertib Berlalu Lintas Menyelamatkan Anak Bangsa”. “Target dalam pelaksanaan operasi ini yaitu masyarakat yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas dan lokasi rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dengan sasaran prioritas penggunaan handphone saat mengemudi,” jelasnya.

“Lalu, pengendara melawan arus, berboncengan lebih dari satu, pengemudi di bawah umur, tidak menggunakan helm standar dan pengendara yang mabuk atau menggunakan narkoba serta mengemudikan kendaraan melebihi batas kecepatan,” sambungnya.

BACA JUGA :  Gubernur Kepri Ajak Kaum Perempuan Ambil Peran Strategis di Parlemen

Selain itu, Kapolda juga berpesan kepada seluruh personel bahwa pada saat melaksanakan operasi ini dapat mengutamakan faktor keamanan dan keselamata. Kemudian, mengedepankan tindakan pencegahan dan upayakan pendekatan secara kemanusiaan serta lakukan edukasi kepada masyarakat.

“Hindari tindakan pungli dan lakukan tugas dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat,” tegasnya.

“Pahami psikologis masyarakat, lakukan penegakan hukum dengan memberikan edukasi dan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya berlalu lintas di jalan serta jalin komunikasi dan sinergitas dengan TNI dan instansi terkait lainnya,” kata Aris mengakhiri.

(*)

Gowest.id

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid