Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Komisi III DPR RI Setujui Komjen Pol. Suyudi Ario Bayu Jadi Kapolri Baru, Ini Profilnya
    1 jam lalu
    Awal Oktober ini Kabut Asap Masih Menyelimuti Wilayah Batam dan Kepri
    3 jam lalu
    58.139 Jiwa Warga Batam Masuk Kategori Miskin pada 2026
    3 jam lalu
    Terkait Judul “Tambang Rexvin”, PT. Rexvin Group Beri Klarifikasi: Kami Bukan Perusahaan Tambang
    17 jam lalu
    Uji Ketahanan Infrastruktur di Balik Lonjakan Investasi Rp500 Triliun Pusat Data Batam
    23 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Asian Games 2026, Indonesai Tambah Emas Kembali dari Panjat Tebing Putri
    7 jam lalu
    Asian Games 2026, Ganda Putra Bulutangkis Sumbangkan Emas Ketiga Untuk Indonesia
    2 hari lalu
    Siswa di Tanjungpinang Diliburkan, Belajar Online
    2 hari lalu
    Disdik Kota Batam Kembali Lakukan Kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR)
    2 hari lalu
    FIFA ASEAN Cup 2026, 10 Pemain Garuda Tahan Imbang Harimau Malaya
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    15 jam lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    2 hari lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    2 hari lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    1 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Polemik Rempang: “Mencari Nafkah, Dirundung Kerisauan”

Kais Pagi Makan Pagi, Kais Petang Makan Petang

Editor Admin 3 tahun lalu 986 disimak
Ilustrasi, warga ketakutan sambil membawa anak mereka yang terkena gas air mata saat terjadi konflik terbuka antara aparat dengan warga di pulau Rempang, 7 September 2023 lalu. Disediakan oleh GoWest.ID

SAMA halnya yang berlaku di masyarakat Pulau Rempang, Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau. Keseharian mereka terbilang cukup untuk memenuhi kebutuhan. Meski tergolong kehidupan mereka jauh dari kata mewah, namun ada kebahagiaan di sana. 


SEBELUM wacana penggusuran menyeruak, masyarakat Rempang tak risau untuk melakukan aktivitas harian. Terpenting yakni mencari makan. Yang sudah berkeluarga berjibaku, suami-istri saling kerja sama untuk menghidupi keluarga. Yang bujang tentu membantu meringankan beban orangtua. 

Akan tetapi, aktivitas harian itu seketika senyap. Tak sedikit warga tempatan yang merasa takut untuk melaut, contohnya. Kekhawatiran itu muncul sebab pemerintah tengah menggesa untuk pengosongan kawasan Rempang secara keseluruhan. 

Sebagaimana diketahui, selama hampir tiga bulan terakhir, masyarakat telah dikejutkan akan Proyek Strategis Nasional atau PSN di Pulau Rempang. Pemerintah menggaungkan hal itu. Rakyat ditawarkan solusi dipindahkan.

Faktanya, masyarakat sampai saat ini tidak siap. Warga di sana berharap ada sebuah dialog terbuka yang bertujuan untuk mendapatkan informasi lengkap karena itu berkaitan dengan eksistensi warga Rempang, baik secara sosial, budaya, hingga menyangkut keberadaan mereka secara administrasi politik. 

“Adanya rencana penggusuran itu menimbulkan ketakutan yang akhirnya muncul penolakan. Dalam prosesnya, sudah timbul kegelisahan masyarakat di sana. Warga hidup dalam rasa ketakutan dan terancam,” kata Anggota DPRD Kepri, Uba Ingan Sigalingging, Rabu (20/9/2023). 

Dampaknya adalah hilangnya kesempatan untuk mencari nafkah karena warga merasa takut.

“Katakanlah warga melaut, mereka membutuhkan waktu yang lama minimal sehari dan itu menimbulkan kecemasan dan ketakutan yang berhubungan dengan rencana penggusuran tadi,” ujar Uba. 

“Di sisi lain, mereka yang bekerja di darat juga menghentikan aktivitasnya karena lebih menjaga agar jangan sampai ada hal yang tidak diinginkan terjadi di kampung mereka. Ini sudah berjalan hampir tiga bulan,” tambahnya. 

Dalam hal itu, Uba meminta pemerintah bertanggung jawab penuh terhadap biaya-biaya sosial dan ekonomi yang ditimbulkan akibat dari rencana pemerintah. Pemerintah, lanjutnya, tidak boleh lepas tangan. Jangan juga menjadikan ini sebagai usaha untuk menekan masyarakat di Rempang untuk menyerah. 

“Kalau itu tidak dilakukan, maka pemerintah telah kehilangan hak moral politiknya untuk melindungi masyarakat,” katanya. 

Warga Sembulang, Rempang, Galang yang menolak tim sosialisasi dan pendataan relokasi dari BP Batam dan kepolisian. F. Istimewa/ Disediakan oleh GoWest.ID

Itu sebabnya dia meminta Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, untuk melaksanakan tanggung jawab pemerintah provinsi, yaitu memberikan jaminan dan mengganti biaya-biaya yang ditimbulkan akibat kerugian yang ditanggung masyarakat. 

“Saya telah mengkategorikan ini sebagai tingkat bencana. Itu sebabnya juga saya sampaikan, tanggal 24 September nanti yang merupakan hari ulang tahun Provinsi Kepri, jangan sampai ketika merayakan itu ada rakyat yang sakit, tidak mampu makan, atau bahkan kelaparan,” kata Uba. 

Ditambahkannya, masyarakat kuat karena semangatnya untuk mempertahankan hak hidup dan hak tempat tinggal. Akan tetapi bukan berarti rakyat tidak kesulitan. Terhadap BP dan Pemko Batam, harusnya itu tak lepas dari perannya terkait dengan kelangsungan hidup warga di Rempang saat ini. Namun Uba menyentil bahwa BP dan Pemko Batam ialah pangkal masalah yang terjadi. 

“Saya mengganggap harusnya ini menjadi tanggung jawab Pemko Batam dan BP Batam, tapi kita ketahui bahwa mereka adalah biang dari masalah. Karena secara pembagian administrasi wilayah, bahwa itu wilayahnya. Tetapi saya anggap itu bagian dari masalah sehingga terjadi tindakan-tindakan represif kepada warga di Rempang,” ujarnya. 

Pemerintah pusat pun seharusnya bertanggung jawab penuh. Meski demikan, kata dia, tetap merujuk semua itu kepada gubernur yang notabene adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat. Uba turut meminta agar gubernur menyampaikan persoalan itu kepada pemerintah pusat. Gubernur juga berkewajiban menyelesaikan seluruh polemik. 

“Saya meminta secara tegas kepada gubernur seperti itu. Pemerintah provinsi turunkan tim ke Rempang, lakukan pendataan, cek masing-masing warga, hitung kerugian mereka, secara faktual apakah ada dari mereka yang tidak atau susah makan, bagaimana dengan BPJS dan kesehatan mereka. Inilah disebut pemerintah yang bertanggungjawab. Mereka tidak bisa pura-pura tidak tau tentang hal ini,” kata dia. 

(ahm)

Kaitan batam, Ecocity, elokasi, Rempang
Admin 23 September 2023 23 September 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih1
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Liga Batam 2023, PS Seuramoe Tantang Batam City di Final
Artikel Selanjutnya Bayi 2 Tahun yang Hanyut di Sungai Tiban Ditemukan

APA YANG BARU?

Komisi III DPR RI Setujui Komjen Pol. Suyudi Ario Bayu Jadi Kapolri Baru, Ini Profilnya
Artikel 1 jam lalu 104 disimak
Awal Oktober ini Kabut Asap Masih Menyelimuti Wilayah Batam dan Kepri
Artikel 3 jam lalu 137 disimak
58.139 Jiwa Warga Batam Masuk Kategori Miskin pada 2026
Artikel 3 jam lalu 195 disimak
Asian Games 2026, Indonesai Tambah Emas Kembali dari Panjat Tebing Putri
Sports 7 jam lalu 82 disimak
Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
Rupa 15 jam lalu 405 disimak

POPULER PEKAN INI

Iming-Iming “SIM C Tanpa Antre” Berujung Jerat Pidana
Artikel 6 hari lalu 645 disimak
Ancaman Krisis Air, Energi, dan Minimnya Serapan Kerja di Proyek Data Centre Batam
In Depth 6 hari lalu 643 disimak
Perluasan Kolam Retensi Untuk Tekan Titik Banjir di Batam
Lingkungan 6 hari lalu 569 disimak
Mediasi Daerah Dinilai Buntu, Buruh PT Ghim Li Mengadu ke Mabes Polri
Artikel 6 hari lalu 559 disimak
Terkait Judul “Tambang Rexvin”, PT. Rexvin Group Beri Klarifikasi: Kami Bukan Perusahaan Tambang
Artikel 17 jam lalu 542 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?