Terhubung Dengan Kami

Tanah Air

Polisi Tak Nyaman Tangani Kasus Purnawirawan TNI Polri

iqbal fadillah

Dipublikasi

pada

Foto : Mayjend Purn. Kivlan Zein : Antara

KASUS kerusuhan 22 Mei menyeret sejumlah purnawirawan TNI dan Polri. Mereka harus berurusan dengan polisi karena dituduh sejumlah dugaan tindak pidana.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, situasi ini membuat dirinya secara pribadi maupun institusi tidak nyaman. Tapi, semua proses hukum ini harus berjalan.

“Polri sangat paham bahwa membangun soliditas dengan TNI adalah suatu hal yang mutlak dalam rangka menjaga tegaknya NKRI. Oleh karena itu, saya menyampaikan kepada Panglima komitmen dari Polri untuk senantiasa sinergi bekerja sama dengan TNI,” kata Tito usai Apel Konsolidasi Operasi Ketupat 2019, di Monas, Jakarta, Kamis (13/6).

“Sehingga penanganan kasus purnawirawan bagi TNI tentu secara pribadi dan institusi ini jujur menimbulkan ketidaknyamanan bagi Polri sendiri, enggak nyaman. Tapi ya hukum harus berkata demikian, ada asas persamaan di mata hukum, semua orang sama di muka hukum,” ujar Tito.

Tito menjelaskan, Polri memang bukan pertama kali menangani kasus yang melibatkan purnawirawan TNI. Untuk Mayjen (Purn) Kivlan Zen, kasusnya tidak hanya soal dugaan makar, tapi ada rencana pembunuhan terhadap para tokoh.

“Dalam kasus, mohon maaf, melibatkan Bapak Kivlan Zen, ini bukan hanya kasus kepemilikan senjata api, tentu juga ada dugaan permufakatan jahat dalam bahasa hukum untuk melakukan rencana pembunuhan dan itu ada saksi-saksinya, nanti akan terungkap di pengadilan,” tutur Tito.

“Sehingga meskipun tidak nyaman tapi kita hormati prinsip hukum itu, kesamaan di muka hukum,” imbuh dia.

Selain Kivlan Zen, Mabes Polri juga menetapkan tersangka eks Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko dan mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) Sofjan Jacoeb.

Sementara Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di tempat yang sama mengatakan, pihaknya terus berkomunikasi dengan para purnawirawan. Tapi, untuk urusan proses hukum TNI tidak bisa ikut terlibat karena sudah masuk ranah sipil.

“Kami terus melaksanakan komunikasi dengan beliau-beliau untuk menjaga persatuan kesatuan. Terkait dengan proses hukum dan sebagainya TNI tidak ikut karena sudah masuk di ranah sipil,” ucap Hadi.

Sumber : Kumparan

Klik untuk memberi komentar

Kami di Facebook

Rupa Rupa

NGOBROL EVERYWHERE3 hari lalu

MENEROKA ASA PARIWISATA KITA | NGOBROL EVERYWHERE (FULL)

ADA lima atraksi wisata di Provinsi Kepri masuk dalam kalender acara atau Calender of Event (CoE) Pariwisata Indonesia yang ditetapkan...

NGOBROL EVERYWHERE5 hari lalu

MENEROKA ASA PARIWISATA KITA (Behind The Scene) | NGOBROL EVERYWHERE

ComingSoonSenin20012020 ADA lima atraksi wisata di Provinsi Kepri masuk dalam kalender acara atau Calender of Event (CoE) Pariwisata Indonesia yang...

Makan Enak5 hari lalu

Makan Ketam Mak Biyah | MAKAN ENAK!

KETAM atau rajungan atau kepiting merupakan biota laut yang sering diolah menjadi sajian lezat oleh masyarakat Kepulauan Riau. Hewan laut...

Jalan-Jalan Plesir5 hari lalu

Jalan-Jalan di JALAN LEBAR BATAM

SEJAK 2016, infrastruktur jalan di kota Batam mulai membaik. Ruas-ruas jalan utama yang berpotensi menyebabkan kemacetan, kini sudah semakin melebar....

Histori6 hari lalu

Perkembangan Doktrin Hukum Laut | SIAPA BERHAK ATAS LAUTAN?

SEJARAH telah membuktikan, bahkan hingga saat ini. Laut memiliki banyak fungsi strategis yang mendorong penguasaan & pemanfaatan oleh masing-masing negara...

Pop & Roll6 hari lalu

Pornhub Digugat Pria Tuli Karena Tak Ada Subtitle

SEORANG pria bernama Yaroslav Suris, warga Amerika Serikat, telah mengajukan gugatan kepada situs esek-esek Pornhub gara-gara kurangnya subtitle atau terjemahan dalam bentuk...

Pop & Roll6 hari lalu

Ade Irawan Meninggal Dunia

AKTRIS senior Ade Irawan menyusul sang puteri Ria Irawan yang telah meninggal dunia 11 hari yang lalu. Ria Irawan meninggal dunia pada...

Jalan-Jalan Plesir1 minggu lalu

“HIKAYAT SI BADANG” | JELAJAH WISATA KARIMUN (Bagian 2)

BADANG adalah sosok yang sangat terkenal di Tanjung Balai Karimun. Merupakan seorang Hulubalang Kerajaan Riau Lingga yang pada masa hidupnya...

Gaptek? Gak Lah!1 minggu lalu

Tak Didukung Update Lagi, Ini Bahayanya Jika Tetap Pertahankan Win 7

MICROSOFT resmi menghentikan dukungan pada Window 7 sejak 14 Januari 2020. Setelah ini komputer dan laptop akan lebih rentan untuk...

Histori2 minggu lalu

Pernah Mencoba Gulali Kapas? Tahu Siapa Penemunya?

KAMU pecinta makanan manis? Pernah mencoba gulali kapas dong? Camilan ini merupakan salah satu makanan favorit anak-anak kecil berusia 5-10 tahun. Warga...