Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Kebijakan Pembebasan PBB-P2 bagi Veteran dan Pensiunan di Batam
    3 jam lalu
    Proyeksi Lonjakan Penumpang di Bandara Hang Nadim pada Musim Lebaran 2026
    3 jam lalu
    Persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits XXXIV di Batam
    3 jam lalu
    DPRD Batam Bahas Insiden Kapal Tenggelam di Perairan PT. ASL Shipyard Indonesia
    3 jam lalu
    Lonjakan Harga Tiket Pesawat Domestik Jelang Lebaran 2026
    3 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
    5 hari lalu
    Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
    5 hari lalu
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    2 minggu lalu
    Sambut Lebaran 2026, Bandara Hang Nadim Batam Berikan Potongan Tarif 50%
    3 minggu lalu
    Kabupaten Karimun Siap Jadi Tuan Rumah Popda Kepri 2026
    3 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    3 jam lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 minggu lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    1 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 minggu lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    1 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    2 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Pria di Balik Situs Pengiklan, Million Dollar Homepage

Editor Redaksi 9 tahun lalu 1.2k disimak
Foto : Alex Tew

Taktik Alex Tew untuk meraih kekayaan dengan cara cepat mengarahkan dia pada sebuah perjalanan meditatif yang bernilai jutaan.

Daftar Isi
Bisnis ketenanganHobi RemajaSebuah jalan yang panjangDia tidak takut untuk berpikir besar dan luas, tetapi (dia) memfokuskan ide itu dan menindaklanjutinya dengan tekad yang luar biasa — Michael Birch.Michael BirchKetika orang mengatakan ide Anda aneh, itu bisa jadi merupakan sesuatu yang baik…

Penulis : Elizabeth Garone

ALEX Tew tak dikenal sebagai orang yang mengikuti arus. Strateginya selama ini adalah melihat apa yang orang lain sedang perhatikan dan dia akan melakukan kebalikannya.

Pada 2005, Tew terobsesi pada satu hal: mencari uang untuk membiayai kuliah jurusan manajemen selama tiga tahun di Universitas Nottingham. Bagi sebagian besar anak muda, itu artinya mencari pekerjaan paruh waktu atau mengajukan pinjaman ke bank.

Tetapi tidak bagi Tew, pengusaha berusia 21 tahun dari Wiltshire, Inggris. Dia menciptakan situs Million Dollar Homepage dan menjual ruang iklan di internet senilai US$1 per pixel dalam ukuran 10×10 blok.

Foto : getty images
Saat berusia 21 tahun, Tew memutuskan ada cara yang lebih baik untuk membayar universitas dibandingkan kerja paruh waktu. Foto : getty images

Tew mengatakan alasannya memilih dollar dibanding pound adalah karena dollar “paling mendekati mata uang universal.” Dollar juga memiliki gaung yang lebih besar ketimbang pound. Lagipula, menjangkau satu juta pound akan lebih sulit (nilai tukar pound mencapai US$1,82 pada 2005), dan “Itu terdengar lebih baik” bagi dia.

“Semua orang tahu istilah, You look like a million dollars.”

Tew mengenang bagaimana dia memulai bisnis laman Million Dollar Homepage.

“Secara harfiah saya tidak memiliki uang dan khawatir dengan universitas,” kata dia. “Saya hanya menggagas ide gila ini, membuat skema cepat jadi kaya kemudian berserah diri.”

Dalam empat bulan, laman itu menjadi viral dan terjual habis. Tew meraih sukses, terkenal — dan meraih US$1 juta pertamanya. Dia kemudian drop out dari universitas pada Desember tahun itu.

Para pengiklan beragam, dari The Times sampai Beer.com dan kasino online. Tew mengatakan dia dia tidak menargetkan pengiklan tertentu, hanya “setiap orang yang ingin membeli pixel”.

Situs Million Dollar Homepage merupakan ide yang sederhana menjual ruang seharga $1 per pixel Foto : getty images
Situs Million Dollar Homepage merupakan ide yang sederhana menjual ruang seharga $1 per pixel
Foto : getty images

Dia juga menimbulkan banyak kecemburuan. Ide dasar situs Million Dollar Homepage (menjual pixel) merupakan sesuatu yang dapat dilakukan orang lain. Tetapi Tew merupakan yang pertama menjalankannya, yang menyebabkan banyak orang bertanya-tanya mengapa mereka tidak berpikir tentang hal itu sebelumnya.

Setelah 11 tahun, Tew masih melakukan sesuatu yang berbeda dibandingkan sebagian besar anak muda lainnya – dan sangat berbeda dengan yang dia lakukan tahun 2005.

Saat ini, dia tinggal di San Francisco, jauh dari kampung halamannya di barat daya Inggris. Tew merupakan salah satu pendiri dan CEO perusahaan rintisan Calm, yang menawarkan aplikasi ponsel dengan nama yang sama, berisi sejumlah program relaksasi dan meditasi yang didesain untuk membantu para pengguna agar rileks dan tenang.

Aplikasi itu juga memiliki fitur visual dan audio aliran sungai, hujan badai, dan arus. “Seperti memiliki cagar alam di kantong Anda,” kata Tew.

Aplikasi tersebut gratis, tetapi pengguna dapat memilih untuk meng-upgrade-nya untuk berlangganan per bulan, tahunan atau seumur hidup, yang dapat memberikan mereka akses untuk mendapatkan lebih banyak panduan meditasi dan pilihan.

Bisnis ketenangan

Tew tidak sendiri dalam pencariannya untuk membawa lebih banyak ketenangan kepada kehidupan orang. Daftar kompetitor yang menawarkan aplikasi meditasi dan penguasaan kesadaran diri menunjukkan peningkatan, termasuk Headspace, Buddhify dan Smiling Mind. Pada 2015, industri meditasi dan penguasaan kesadaran diri meraih hampir US$1 milliar atau Rp13 trilliun, menurut riset IBISWorld.

Bulan lalu, salah satu pendiri Huffington Post, Ariana Huffington, meninggalkan perusahaan media yang dipimpinnya untuk mengendalikan perusahaan rintisannya yang baru, Thrive Global, yang bertujuan untuk mengurangi stres. Sekadar catatan, banyak figur terkemuka, termasuk Hillary Clinton, Oprah Winfrey dan Paul McCartney, adalah praktisi meditasi.

Meditasi dan mindfulness atau kesadaran diri merupakan bisnis yang besar dan populer di kalangan masyarakat. Foto : iStock
Meditasi dan mindfulness atau kesadaran diri merupakan bisnis yang besar dan populer di kalangan masyarakat.
Foto : iStock

“Stres, kegelisahan dan depresi merupakan (sebuah) epidemi dalam masyarakat kita, dan orang-orang mencari jalan untuk menanganinya dan memperbaiki kesehatan dan kesejahteraan mereka secara menyeluruh, ” kata Mary Jo Kreitzer, direktur Center for Spirituality and Healing di Universitas Minnesota.

“Praktik merawat diri yang dapat orang lakukan sendiri dan dapat diajarkan dengan mudah sangat diminati,” tambahnya.

Internet telah memiliki banyak situs dan aplikasi yang membantu orang melakukan lebih banyak, sehingga Tew bahagia untuk tetap mendorong kebalikannya.

“Secara tradisional, teknologi adalah mengenai meningkatkan efesiensi, menyelesaikan banyak hal. Sibuk, sibuk, sibuk. Dan Calm merupakan kebalikannya,” kata dia. “Hal ini sesungguhnya mengenai menemukan kedamaian dan ketenangan dalam dunia yang semakin sibuk.”

Hobi Remaja

Bagi Tew, Calm merupakan sesuatu yang dia telah pikirkan dalam sejumlah bentuk yang berlainan sejak dia berusia 14 tahun, ketika memulai meditasi.

“Saya selalu tertarik dengan psikologi dan pemberdayaan manusia,” kata Tew, yang bahkan ketika masih remaja membaca berbagai topik mengenai cara meningkatkan ingatan hingga cara meningkatkan konsentrasi dan kreativitas.

“Bahkan waktu itu saya berpikir ini harus bisa diperoleh secara online. Anda harus dapat mengunjungi situs yang dapat mengajari Anda, memandu Anda melakukan teknik relaksasi atau teknik menguasai kesadaran diri alias mindfulness.”

Apa yang tidak dibayangkan Tew saat itu adalah revolusi perangkat mobile. “Tetapi waktu adalah segalanya,” kata dia.

Ketika dia mendirikan Calm pada 2012, bayangannya adalah sebuah situs. Setahun kemudian, perusahaan ini kemudian mengembangkan aplikasi mobile. “Saya sebenarnya berpikir ini merupakan salah satu penyebab Calm dapat digunakan oleh banyak orang,” kata dia. “Ini dapat digunakan dalam perjalanan, dan kita selalu membawa telepon.”

Tew kini dipakai enam juta pengguna dan melalui tiga kali pendanaan yang secara total mencapai US$1,5 juta. Tew menolak menyebut angkanya secara spesifik namun, menurutnya, pendapatan tahunan Calm telah menyentuh jutaan dollar.

Calm menampilkan video sungai, hujan badai dan arus untuk membantu para pengguna agar tenang Foto : iStock
Calm menampilkan video sungai, hujan badai dan arus untuk membantu para pengguna agar tenang
Foto : iStock

Sebuah jalan yang panjang

Tetapi jalan untuk mendirikan Calm tidaklah lapang bagi Tew.

Dengan ketenaran dan kesuksesan yang tiba-tiba dari situs Million Dollar Homepage, segala ide tentang situs meditasi dikesampingkan dan diganti dengan ide-ide baru tentang bagaimana meraih uang dengan cepat.

“Kenyataan bahwa itu (situs Million Dollar Homepage) berhasil dalam empat bulan dan mampu meraih jutaan dollar membawa saya ke jalan yang berbeda,” kata Tew. “Saya penuh dengan rasa percaya diri, ide dan melupakan hal yang saya rasa sangat menarik”.

Ketika itu, menurut Tew, dia mulai berpikir “dalam cara yang berbeda”, yang mengarahkan dia pada sejumlah usaha yang “tidak benar-benar berjalan baik”.

Pertama, dia mencoba Pixelotto, sebuah situs mirip Million Dollar Homepage yang menjual ruang untuk iklan. Kemudian Tew mendirikan PopJam, sebuah jejaring sosial untuk berbagi konten yang lucu. Tew juga menciptakan One Million People, yang mirip dengan Million Dollar Homepage, hanya bedanya situs ini diisi foto alih-alih iklan.

ew sekarang berusia 32, telah menciptakan bisnis yang menfokuskan pada mindfulness dibandingkan hiburan. Foto : Alex Tew
Tew sekarang berusia 32, telah menciptakan bisnis yang menfokuskan pada mindfulness dibandingkan hiburan.
Foto : Alex Tew

Tidak ada situs-situs itu yang mencapai kesuksesan seperti yang dia harapkan. Akhirnya, Tew pindah ke San Francisco ketika Michael Birch, rekannya sesama orang Inggris yang mendirikan situs jejaring sosial Bebo, meminta dia untuk bekerja dengannya di inkubator teknologi Monkey Inferno. “Saya pikir saya akan melakukan sesuatu yang sama sekali berbeda,” kata Tew.


Dia tidak takut untuk berpikir besar dan luas, tetapi (dia) memfokuskan ide itu dan menindaklanjutinya dengan tekad yang luar biasa — Michael Birch.
Michael Birch

Birch, yang berkenalan dengan Tew melalui adiknya di London, mengaku menyukai energi dan pikiran kreatif Tew.

“Alex merupakan seorang pria dengan gagasan,” kata dia. “Dia tidak takut untuk berpikir tentang sesuatu yang besar dan luas, tetapi (dia) memfokuskan ide-ide itu dan menindaklanjutinya dengan tekad yang luar biasa.”

Birch sudah tahu usaha Tew tidak akan berumur panjang. “Dia pindah ke AS untuk bekerja dengan saya dalam beberapa proyek saya, tetapi dia tidak pernah melepas pandangannya untuk membangun bisnis sendiri.”

Kurang dari setahun kemudian, Tew mulai mendirikan Calm. Tew akhirnya kembali ke gagasannya yang awal, kata Birch.

“Saya telah memikirkan sebuah gagasan yang dapat mengubah orang secara positif, tetapi kemudian mengarah ke sesuatu yang berbeda yang lebih berorientasi sekitar hiburan – dan mungkin kurang penting jika menilai dampaknya,” kata Tew, 32 tahun. “Saya kemudian benar-benar kembali ke ide itu ketika saya lebih dewasa.”

 


Ketika orang mengatakan ide Anda aneh, itu bisa jadi merupakan sesuatu yang baik…

 

Tetapi ketika Tew dan rekannya, Michael Acton Smith, mengusulkan ide Calm kepada investor untuk pertama kalinya, ide itu tak diterima secara bulat dan tidak dianggap menarik.

“Sulit ketika pertama kali menggalang dana karena konsep itu berbeda dan jika dibandingkan dengan bisnis konvensional sangat berbeda. Itu bukan sebuah bisnis yang bersifat sangat teknis meskipun memiliki banyak aspek teknis,” kata Tew. “Jadi, pada saat itu, sedikit menantang untuk meyakinkan orang bahwa ini merupakan ide yang bagus.”

Tetapi situasi saat itu bukan merupakan sesuatu yang jelek, kata dia.

“Ketika orang mengatakan bahwa ide Anda sedikit aneh atau ‘Saya tidak memahaminya’, itu bisa jadi merupakan sesuatu yang baik. Dan saya tahu di dalam hati saya bahwa ini merupakan sesuatu yang benar untuk dilakukan.” ***

Kaitan alex tew, million dollar homepage, situs pengiklan
Redaksi 10 Oktober 2016 10 Oktober 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Beli Tiket Pesawat Demi iPhone 7? Di Singapura Bisa Ditangkap
Artikel Selanjutnya Energi Surya Untuk Listrik Massal

APA YANG BARU?

Kebijakan Pembebasan PBB-P2 bagi Veteran dan Pensiunan di Batam
Artikel 3 jam lalu 68 disimak
Proyeksi Lonjakan Penumpang di Bandara Hang Nadim pada Musim Lebaran 2026
Artikel 3 jam lalu 59 disimak
Persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits XXXIV di Batam
Artikel 3 jam lalu 56 disimak
Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
Statistik 3 jam lalu 56 disimak
DPRD Batam Bahas Insiden Kapal Tenggelam di Perairan PT. ASL Shipyard Indonesia
Artikel 3 jam lalu 67 disimak

POPULER PEKAN INI

Wako Batam Minta Proses Pencairan THR dan Insentif Guru Ngaji, RT/RW Disegerakan
Artikel 6 hari lalu 252 disimak
Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
Ragam 5 hari lalu 243 disimak
Penangkapan Upaya Pengiriman Pekerja Migran Ilegal di Batam
Artikel 4 hari lalu 233 disimak
Tugboat ASL Mega Tenggelam, Tiga Orang Meninggal Dunia
Artikel 6 hari lalu 217 disimak
Lokasi Insiden Tugboat Terbalik di PT ASL Terus Dipantau Pihak KSOP Batam
Artikel 4 hari lalu 197 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?