TIAP tanggal 22 April yang diperingati sebagai Hari Bumi, Nirwana Gardens Bintan melaksanakan dua rangkaian kegiatan lingkungan, yaitu pembersihan pantai dan pembersihan laut yang dilakukan pada waktu berbeda. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan di area wisata sekaligus ekosistem di sekitarnya pada Kamis (22/4/2026).
Menurut Maria Dyan, pihak Executive, Marketing & Communication Nirwana Gardens Bintan, kegiatan bersih pantai melibatkan lebih dari 20 staf resort. Aksi ini dilakukan di kawasan Pantai Banyu Biru Villa dengan menggunakan perlengkapan seperti sarung tangan dan kantong sampah. Tim menyisir sepanjang garis pantai untuk mengumpulkan beragam jenis sampah, dengan fokus utama pada plastik sekali pakai yang terbawa arus laut.
Maria menyebut bahwa fenomena sampah kiriman di wilayah pesisir memang kerap terjadi. Hal ini menegaskan bahwa pencemaran laut bisa berasal dari berbagai tempat, tidak hanya dari satu lokasi tertentu.
Ia juga menekankan bahwa setiap sampah yang berhasil dikumpulkan merupakan upaya kecil untuk mencegah pencemaran yang lebih luas.
Pada sore harinya, kegiatan dilanjutkan dengan pembersihan laut oleh empat penyelam bersertifikat. Mereka menyisir area perairan di sekitar fasilitas watersport. Dari proses penyisiran, ditemukan bahwa keberadaan sampah plastik di bawah permukaan laut tergolong sedikit.
“Sampah yang diangkat umumnya berupa jaring atau alat tangkap nelayan yang sudah tidak digunakan lagi,” jelas Maria.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa ekosistem laut di sekitar kawasan masih berada dalam kondisi yang cukup baik. Menurutnya, perawatan lingkungan yang dilakukan secara rutin turut membantu menjaga perairan agar tetap bersih dan sehat.
Sebagai bagian dari program berkelanjutan, kegiatan pembersihan laut berikutnya dijadwalkan pada 15 Juli dan 15 Oktober 2026.
(nes)


