Hubungi kami di

Tanjung Pinang

Rahma: Pemko Tanjungpinang Lakukan Berbagai Upaya untuk Tangani Kasus Stunting

Terbit

|

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, dan Kepala Dinas Kesehatan, PP, dan KB Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri, menjadi narasumber talkshow stunting, di Hotel Aston Tanjungpinang, Senin (5/12/2022). F. Prokopim Tanjungpinang

WALI Kota Tanjungpinang, Rahma, mengatakan berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang untuk menanganani kasus stunting.

Hal itu disampaikan Rahma dalam talkshow stunting yang digelar Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes, PP, dan KB) Kota Tanjungpinang di Hotel Aston Tanjungpinang, Senin (5/12/2022).

Rahma dan Kepala Dinas Kesehatan, PP, dan KB Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri, menjadi narasumber pada acara bincang bersama yang dihadiri sejumlah orangtua stunting serta majelis salawat Hubul Mustofa Tanjungpinang.

Dalam kesempatan itu, Rahma menyampaikan beberapa langkah yang dilakukan Pemko Tanjungpinang untuk mengatasi kasus stunting di Kota Tanjungpinang.

Ia mengatakan, stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.

BACA JUGA :  Turun! Positif di RI Tambah 3.949 Orang, Kepri 7 Kasus

Atas prihal tersebut ia menyampaikan, upaya-upaya Pemko Tanjungpinang dalam menangani pencegahan stunting yakni memberikan penyuluhan kepada para orangtua maupun para calon pengantin atau calon orangtua di fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit, Puskesmas hingga Posyandu.

Selain itu, tambah dia, Pemko Tanjungpinang juga mengadakan bapak asuh dari sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) termasuk dirinya sendiri.

“Insya Allah dengan adanya orangtua asuh ini semoga kasus stunting bisa teratasi,” harapnya.

Ia menambahkan, untuk menunjang kebutuhan gizi dirinya juga membantu bahan pangan melalui zakat profesi ASN pemko kepada orangtua stunting

“Kemarin ada ratusan sembako yang kita berikan mudah-mudahan bisa menambah kebutuhan gizi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Keterangan Gubernur Kepri Ansar Ahmad Tentang Informasi Penjualan Pulau Tambelan Secara Online

Lebih lanjut Rahma menyampaikan, untuk mengatasi stunting, ke depan akan ada perjanjian berupa MoU dengan masjid-masjid guna penanganan penurunan stunting.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Elfiani menyampaikan, pada kegiatan tersebut diikuti oleh 7 orangtua stunting dan 40 orang dari majelis hubul mustofa.

Ia menyampaikan, pada kegiatan ini pihaknya memberikan pengarahan dan masukan cara mengatasi stunting.

Diantaranya, kata dia, makanan gizi seimbang yang berasal dari kombinasi karbohidrat, protein, dan juga vitamin yaitu asupan empat sehat lima sempurna harus terpenuhi pada setiap dijadwal makan.

“Kebiasaan konsumsi buah dan sayur pada anak-anak dari sejak dini, sehingga terpenuhnya gizi seimbang sangat perlu dilakukan setiap hari,” tukasnya.

(*)

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid