Hubungi kami di

Pilihan gowest.id

Redam Gejolak Massa, Polri Diminta Tahan Ahok Sebelum 2 Desember

iqbal fadillah

Terbit

|

PEMUDA Muhammadiyah menyambangi Bareskrim Polri. Bersama dengan pelapor kasus penistaan agama lainnya, mereka minta polisi segera menahan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Tujuannya agar meredam gejolak massa yang menginginkan tersangka penistaan agama tersebut segera ditahan.

“Kami berharap bahwa Ahok segera ditahan oleh polisi, karena kondisi kita hari ini sudah semakin meresahkan,” ujar Sekretaris pimpinan pusat pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman, di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat seperti dilansir jawapos.com, Rabu (23/11) kemarin.

Dia menerangkan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian belakangan ini semakin sibuk mengunjungi kelompok-kelompok masyarakat. Tujuannya untuk meredam gejolak massa yang diperkirakan akan meledak pada (2/12) nanti.

“Kita perkiraan pada 2 Desember besok akan mencapai puncaknya. Karena itu kami harapkan sebelum tanggal dua, Bapak Ahok sudah ditahan sebagai tersangka,” ujarnya.

BACA JUGA :  2864 Atlet Meriahkan Porkot Medan VIII

Apalagi, lanjutnya, Kapolri yang sudah bersuara tentang adanya indikasi makar yang akan menunggangi aksi tuntut Ahok ditahan nanti. Ini menujukkan bahwa kondisi Indonesia yang sudah semakin genting.

Oleh karena itu, tambah Pedri, satu-satunya cara agar meredam isu unras tidak melebar kemana-mana maka segera tahan Ahok. Dengan begitu masyarakat akan tenang dan Kapolri tidak susah payah  kesana-kemari.

“Kondisi kita di masyarakat sudah sangat meresahkan, bahkan isunya melebar kesana – kemari, termasuk Kapolri sendiri mengatakan bahwa ada indikasi diboncengi upaya makar, karena itu kami tidak ingin masalah ini semakin melebar merusak kesatuan dan persatuan NKRI dan kebhinekaan kita,” tukas dia. ***

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook