Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Kapal Terbalik Dihempas Ombak, 2 Orang Nelayan Selamat
    2 jam lalu
    Wako Batam Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik di Sejumlah Pelabuhan
    3 jam lalu
    Sajikan Menu MBG Tidak Layak, SPPG Sri Kuala Lobam Diberhentikan Sementara
    18 jam lalu
    Polres Bintan Siapkan 60 Personel Jaga Keamanan Pelaksanaan Salat Idul Fitri
    21 jam lalu
    Amsakar Bareng Li Claudia Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Domestik Sekupang
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    2 hari lalu
    Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
    2 hari lalu
    Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
    1 minggu lalu
    Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
    1 minggu lalu
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    3 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    4 hari lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    3 minggu lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    1 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 minggu lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    1 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    2 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Rehabilitasi Mangrove Sia-Sia, Di Kepri Ditebang Buat Arang Ilegal

Editor Admin 3 tahun lalu 662 disimak

UPAYA pemerintah yang menggelontorkan dana lebih dari Rp 1 triliun untuk rehabilitasi mangrove menjadi sia-sia di Batam. Rabu (25/1) lalu, Komisi IV DPR RI inspeksi mendadak (sidak) ke Pulau Galang, Batam dan menemukan gudang arang ilegal yang mengambil bahannya dari mangrove.

Produk arang ilegal itu tersimpan dalam gudang yang memuat begitu banyak tumpukan karung arang yang akan segera dijual. Menurut Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin yang memimpin sidak ini, temuan tersebut membuat upaya pemerintah merehabilitasi hutan mangrove menjadi sia-sia.

“Berapa ratus ribu batang mangrove yang dipotong. Pemerintah menggelontorkan anggaran Rp 1 triliun lebih untuk ini. Sementara di Kepri ini, mangrove ditebang untuk bikin arang. Pemiliknya harus segera di-BAP. Kita juga akan sidak tempat-tempat lainnya. Semua produk arang ini diekspor ke Singapura dan Malaysia,” ungkap Sudin.

Kerugian negara dari kegiatan ilegal ini tengah dihitung oleh Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Sidak tersebut tak hanya menemukan satu gudang, tapi masih ada dua gudang lainnya di Galang.

“Ketika melihat produk arangnya, ternyata batang arangnya cukup besar. Batang arang ini didapat dari menebang pohon mangrove yang berusia sekitar 50 tahun,” ungkapnya.

Ia kemudian meminta Gakkum KLHK menyegel gudang-gudang ilegal tersebut. Sudin menambahkan ia memperoleh informasi mengenai keberadaan gudang ilegal ini sebulan sebelumnya.

Dalam penelusurannya, ternyata produksi dapur arang ilegal ini berada di Lingga dan Meranti. Arang dikemas di Batam, kemudian diekspor ke negeri jiran melalui Pelabuhan Batuampar.

“Kita akan cek, apakah ada izin reklamasinya apa tidak. Izin reklamasi ada di KKP. Kalau tidak ada izin, kita perintahkan disegel, karena merusak hutan mangrove. Kita juga pernah menyegel PT Kayla di Batam. Saya katakan segel, karena itu merusak hutan bakau. Kita enggak peduli siapa backing-nya. Kalau melanggar hukum, ya kita akan tegakkan hukum,” ungkap politisi PDI Perjuangan itu.

Sebelumnya, Presiden Jokowi pernah langsung turun ke Batam untuk melakukan penanaman mangrove secara simbolis, September 2021. Saat itu, Presiden mengtakan bahwa Indonesia memiliki hutan mangrove seluas 3,36 juta hektar atau kurang lebih 20 persen dari total hutan mangrove yang ada di dunia.

“Artinya, kita memiliki sebuah kekuatan dalam potensi hutan mangrove. Tetapi, yang paling penting adalah bagaimana memelihara, bagaimana merawat, bagaimana merehabilitasi yang rusak, sehingga betul-betul hutan mangrove kita ini semuanya terjaga,” ungkapnya.

Presiden juga menegaskan bahwa dengan menjaga hutan mangrove ini, selain memperbaiki ekosistem di pesisir pantai, juga dapat mengurangi abrasi dari air laut. Selain itu, yang paling penting adalah habitat di sekitar mangrove juga terjaga dengan baik.

Menurutnya, hutan mangrove sangat mengurangi emisi karbon yang ada, apabila dibandingkan dengan hutan-hutan tropis di darat. “Sebagai negara yang memiliki hutan mangrove salah satu yang terluas di dunia, kita wajib memelihara ini. Karena apa pun, ini adalah kekuatan Indonesia,” tegasnya (leo).

Kaitan arang ilegal, hutan mangrove, Komisi IV DPR RI, kota, mangrove kepri, sudin
Admin 26 Januari 2023 26 Januari 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Gesa Pelaporan Keuangan ke BPK, Rudi Ingin Pemko Batam Pertahankan Opini WTP
Artikel Selanjutnya Wakili DPRD Kepri, Ketua Komisi I Bobby Jayanto Hadiri Upacara Hari Bhakti Imigrasi ke-73

APA YANG BARU?

Kapal Terbalik Dihempas Ombak, 2 Orang Nelayan Selamat
Artikel 2 jam lalu 2 disimak
Wako Batam Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik di Sejumlah Pelabuhan
Artikel 3 jam lalu 25 disimak
Sajikan Menu MBG Tidak Layak, SPPG Sri Kuala Lobam Diberhentikan Sementara
Artikel 18 jam lalu 27 disimak
Polres Bintan Siapkan 60 Personel Jaga Keamanan Pelaksanaan Salat Idul Fitri
Artikel 21 jam lalu 39 disimak
HONOR Luncurkan HONOR X7d dan HONOR X6c Terbaru, Smartphone Tangguh Berbasis AI
Gadget 1 hari lalu 130 disimak

POPULER PEKAN INI

Kebijakan Pembebasan PBB-P2 bagi Veteran dan Pensiunan di Batam
Artikel 4 hari lalu 214 disimak
Lonjakan Harga Tiket Pesawat Domestik Jelang Lebaran 2026
Artikel 4 hari lalu 193 disimak
Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
Statistik 4 hari lalu 179 disimak
Seorang Anggota TNI AL Tewas Saat Mengikuti Ospek di KRI Kujang-642 Bintan
Artikel 6 hari lalu 170 disimak
Sambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemko Batam Gelar Pawai Takbir Keliling
Artikel 2 hari lalu 170 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?