Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Chery C5 CSH Resmi Hadir di Batam, Siap Temani Mobilitas Dinamis Kota Industri dan Maritim
    3 jam lalu
    Tinjau Posko Mudik, Bupati Bintan Pastiakn Pemudik Aman di Perjalanan
    4 jam lalu
    Ngemplang Pajak Daerah 4 Miliar Lebih, Bos Da Vienna Hotel Terancam di Penjara
    23 jam lalu
    Polda Kepri Amankan 5 Calo Tiket dan Oknum Pegawai Pelni di Pelabuhan Batu Ampar
    1 hari lalu
    Arus Mudik Lebaran, 43 Ribu Warga Tinggalkan Batam Pake Jalur Laut
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    4 hari lalu
    Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
    4 hari lalu
    Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
    2 minggu lalu
    Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
    2 minggu lalu
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    3 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    6 hari lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    3 minggu lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    1 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 minggu lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    1 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    2 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Sepakbola Jepang dan Indonesia

Editor Admin 3 tahun lalu 653 disimak

KEJUTAN kembali terjadi dalam Piala Dunia 2022 di Qatar. Setelah Arab Saudi mengukir sejarah dengan mengalahkan Argentina 2-1, giliran Jepang menumbangkan Jerman dengan skor yang sama, 2-1.

Jepang merupakan salah satu tim tersukses di Asia. Jepang berhasil menjuarai empat kali Piala Asia (1992, 2000, 2004, 2011), runners-up Piala Konfederasi FIFA (2001), dan tujuh kali tampil di Piala Dunia. Pertama kali tampil di Piala Dunia 1998 di Prancis membuat Jepang menempati rangking sembilan FIFA. Penampilan terbaik Jepang di Piala Dunia lolos ke babak 16 besar pada 2002, 2010, dan 2018.

Kemajuan Jepang dalam waktu singkat menjadi inspirasi dan contoh bagaimana mengelola sepakbola. Sepakbola Jepang baru sepenuhnya profesional pada 1990-an setelah belajar kepada sepakbola Indonesia. Ironisnya, prestasi sepakbola Jepang kemudian meninggalkan jauh sepakbola Indonesia. Kalau perlu, Indonesia balik berguru pada Jepang selaku salah satu raksasa Asia saat ini.

Pada 1991, Jepang pernah berguru ke Indonesia saat membenahi liganya yang saat itu masih semi-profesional. “Semi profesional karena pemain klub, misal Matsushita (maksudnya Gamba Osaka, red.), ya pemainnya diambil dari pegawai Matsushita, bukan orang luar yang memang dikontak karena skill-nya,” ujar Ricky Yacob, pemain legendaris yang menjadi pemain Indonesia pertama dikontrak klub Jepang, kepada Historia.ID beberapa waktu lalu.

Jepang mempelajari betul Galatama (Liga Sepakbola Utama), kompetisi profesional Indonesia yang lahir pada 1979. “Itu awalnya melihat dan mendapatkan konsep (liga) bahwa yang paling bagus model Galatama. Jadi tim-timnya bukan terkait dengan instansi pemerintah tapi dengan perusahaan besar. Tapi justru setelah itu di Indonesia malah terkait dengan pemerintahannya seperti itu. Karena banyak skandal suap juga di Galatama. Namun bukannya dicari solusinya, malah akarnya dicabut (Galatama bubar),” kata Timo Scheunemann, mantan pelatih dan eks Direktur Pembinaan Usia Muda PSSI, kepada Historia.ID beberapa waktu lalu.

Jepang pada akhirnya bukan sekadar mampu membuat liga profesional, namun mengembangkannya lebih jauh sehingga laku dijual. Soal pendidikan pelatih dan pembentukan sejumlah akademi di bawah klub-klub profesionalnya juga menjadi inti pembenahan oleh JFA (Federasi Sepakbola Jepang).

Hasilnya, pada 1993 Jepang sudah punya kompetisi profesional, J-League. Sejumlah pemain Jepang kemudian dilirik klub top Eropa. Kazuyoshi Miura mempelopori pesepakbola profesional Jepang ke liga Eropa ketika dia dikontrak klub Serie A Genoa. Namun, bintangnya tak seterang Hidetoshi Nakata yang mengikuti jejaknya beberapa tahun kemudian dengan klub Perugia.

Di perantauan, mental para pemain Jepang ditempa dan itu terbawa saat mereka pulang untuk membela timnas Jepang. Hasilnya, sejak 1995 Jepang tak pernah absen masuk Piala Dunia Junior dan sejak 1998 juga senantiasa lolos ke Piala Dunia.

Kemauan Jepang belajar dan melewati fase-fase pembelajaran itu mestinya ditiru Indonesia. Sayang, hal itu justru hilang dari persepakbolaan Indonesia tiga dekade belakangan.

“Kalau memang dikatakan (Indonesia) tidak tertinggal, tentu akan terlihat di timnas senior. Tapi nyatanya kita masih tertinggal jauh. Enggak bisa mengejar kalau pendidikan pelatih tidak digencarkan, kemudian akademi-akademi yang ada diperbaiki dan diseriusi lagi, tidak hanya sekadar memenuhi persyaratan,” kata Timo.

Senada dengan Timo, Ricky mengatakan, salah satu prasyarat yang harus dilalui untuk memperbaiki persepakbolaan Indonesia adalah kompetisi tingkat junior.

“Yang di bawah ini mesti dibenahi dulu, disediakan wadah kompetisi. Di situ kita bisa lihat mana anak yang benar-benar bagus sehingga kita punya database. Jadi, enggak terjadi lagi PSSI mau cari pemain usia sekian, 800 orang mesti diseleksi selama tiga hari. Bagaimana menyeleksinya?” ujar Ricky.

Pembinaan di akademi memang bukan investasi yang “basah”. Namun, itu harus dilalui jika ingin persepakbolaan Indonesia maju. Hasil dari proses panjang itu bisa dilihat dalam prestasi Jepang, China, dan India yang mulai seirus membangun pembinaan pemain usia mudanya.

“Mesti dilakukan secara profesional demi Indonesia juga. Karena timnas itu hasil liga profesional yang bagus. Liga yang bagus bahan bakunya ya dari akademi. Kita enggak bisa selalu bicara tentang duit seperti di Eropa,” tutup Timo.

(*)

Sumber: historia.id

Kaitan indonesia, jepang, olahraga, piala dunia, sepakbola
Admin 25 November 2022 25 November 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Hasil Piala Dunia 2022: Uruguay vs Korsel Imbang, Swiss Menang Tipis Atas Kamerun
Artikel Selanjutnya 64,42 Persen Warga Batam Sudah Vaksin Booster  Covid-19

APA YANG BARU?

Chery C5 CSH Resmi Hadir di Batam, Siap Temani Mobilitas Dinamis Kota Industri dan Maritim
Artikel 3 jam lalu 5 disimak
Tinjau Posko Mudik, Bupati Bintan Pastiakn Pemudik Aman di Perjalanan
Artikel 4 jam lalu 22 disimak
Ngemplang Pajak Daerah 4 Miliar Lebih, Bos Da Vienna Hotel Terancam di Penjara
Artikel 23 jam lalu 108 disimak
Polda Kepri Amankan 5 Calo Tiket dan Oknum Pegawai Pelni di Pelabuhan Batu Ampar
Artikel 1 hari lalu 100 disimak
Arus Mudik Lebaran, 43 Ribu Warga Tinggalkan Batam Pake Jalur Laut
Artikel 1 hari lalu 113 disimak

POPULER PEKAN INI

Kebijakan Pembebasan PBB-P2 bagi Veteran dan Pensiunan di Batam
Artikel 6 hari lalu 248 disimak
Lonjakan Harga Tiket Pesawat Domestik Jelang Lebaran 2026
Artikel 6 hari lalu 230 disimak
Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
Statistik 6 hari lalu 221 disimak
Sambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemko Batam Gelar Pawai Takbir Keliling
Artikel 4 hari lalu 203 disimak
Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
Lingkungan 4 hari lalu 192 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?